Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Melambung Pasca Eropa Setujui Embargo Rusia
Minyak Melambung Pasca Eropa Setujui Embargo Rusia
Tuesday, 31 May 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07770

-0.23%

GBPUSD

1.26510

-0.22%

AUDUSD

0.71960

-0.19%

NZDUSD

0.65550

-0.35%

USDJPY

127.550

0.42%

USDCHF

0.95730

0.25%

USDCAD

1.26550

0.06%

GOLDUD

1855.000

-0.32%

COFU

114.96

2.44%

USD/IDR

14550

0.17%

Fokus Crude Oil:

  1. Uni Eropa sepakat embargo 90% impor minyak Rusia pada akhir tahun ini.
  2. Rusia berencana pangkas 30% produksi minyak untuk mendapatkan harga lebih baik.

***************************************************************

Selasa, 31 Mei 2022 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish dipicu oleh sejumlah sentimen positif, dimana untuk sentimen utama yang menjadi pemicunya adalah persetujuan UE untuk mengembargo minyak Rusia serta pernyataan Rusia untuk memangkas 30% produksinya. Optimisme meningkatnya permintaan minyak di China juga turut memberikan dukungan lebih lanjut untuk harga minyak.

Para pemimpin Uni Eropa (UE) menyepakati untuk melarang impor minyak dari Rusia sebesar 90% mulai akhir tahun ini, dan 10% sisanya yang mencakup kuota Hungaria, Slovakia dan Republik Ceko yang mengimpor minyak Rusia melalui jalur pipa Druzhba diberikan pengecualian, ungkap Presiden Dewan UE Charles Michel pada hari Senin. Selain itu, dalam pertemuan tersebut, UE juga mengeluarkan bank terbesar Rusia Sberbank dari sistem SWIFT serta melarang tiga lembaga penyiaran milik negara Rusia, tambahnya. Persetujuan embargo tersebut memberikan sentimen positif pada harga minyak karena akan membuat pasokan di pasar semakin ketat di tengah meningkatnya permintaan untuk bensin, solar dan bahan bakar jet menjelang puncak musim permintaan musim panas di AS dan Eropa.

Menanggapi keputusan UE, Rusia berencana memangkas produksi minyak sebesar 20% - 30% menjadi 7 juta - 8 juta bph untuk mendapatkan harga yang lebih baik dan menghindari menjualnya dengan harga diskon, ungkap Leonid Fedun, wakil presiden perusahaan Rusia Lukoil. Fedun juga menegaskan bahwa Rusia tidak harus mempertahankan produksi minyak 10 juta bph. Selain itu, dia juga menyerukan lebih banyak investasi di armada kapal tanker Rusia, dengan mengatakan sanksi telah meningkatkan biaya penyewaan kapal. Masih dari Rusia, perusahan gas negara Gazprom Rusia pada hari Senin mengumumkan akan menghentikan pasokan gas ke Belanda mulai 31 Mei setelah perusahaan gas negara Belanda GasTerra menolak untuk menyetujui pembayaran dalam rubel.

Turut memberikan dukungan pada pergerakan harga minyak lebih lanjut, otoritas kota Shanghai pada hari Senin mengumumkan akan mulai mencabut penguncian kota mulai tengah malam pada hari Rabu. Transportasi umum termasuk bus, kereta api dan kapal feri dapat mulai beroperasi kembali secara penuh per 1 Juni. Pencabutan penguncian di Shanghai memicu harapan bahwa permintaan minyak di China akan kembali meningkat.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $125 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $110 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:00

USA - House Price Index MoM

 

2.0%

2.1%

20:45

USA - Chicago PMI

 

55.0

56.4

21:00

USA - CB Consumer Confidence

 

103.9

107.3

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788