Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Melaju Datar Dibayangi Beragam Sentimen
Minyak Melaju Datar Dibayangi Beragam Sentimen
Monday, 30 January 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08730

0.06%

GBPUSD

1.23970

0.02%

AUDUSD

0.70920

0.01%

NZDUSD

0.64660

0.40%

USDJPY

129.710

-0.02%

USDCHF

0.92070

-0.08%

USDCAD

1.33120

-0.05%

GOLDUD

1,928.100

0.10%

COFU

80.04

-0.17%

USD/IDR

14,975

-0.01%

Fokus Crude Oil:

  • Kapasitas penyulingan minyak Rusia tahun 2023 akan meningkat sebesar 29 persen.
  • China berkomitmen untuk mendorong tingkat pemulihan konsumsi dan impor di tengah menurunnya permintaan global.

***************************************************************

Senin, 30 Januari 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak datar dibayangi berbagai sentimen. Sinyal peningkatan pasokan minyak Rusia yang menjadi katalis negatif bagi harga, diimbangi oleh sentimen positif dari komitmen pemulihan ekonomi China, ketegangan situasi di Timur Tengah, dan kebijakan AS untuk membatasi penarikan stok dari cadangan darurat.

Kapasitas penyulingan minyak primer offline Rusia untuk tahun 2023 diperkirakan akan meningkat 29% atau sebesar 5.98 juta ton dari tahun sebelumnya menjadi 26.55 juta ton, ungkap data dari sumber industri. Di sisi lain, pemuatan minyak mentah dari pelabuhan Baltik Rusia pada bulan Januari diperkirakan akan naik sebesar 50% dari bulan Desember, dan selama periode 1 - 10 Februari kembali naik menjadi 1 juta ton dibanding periode yang sama di bulan Januari, kata para pedagang.

Sementara itu, kabinet China pada hari Sabtu mengatakan akan mendorong pemulihan konsumsi dan meningkatkan impor sebagai penggerak utama ekonomi di tengah permintaan ekonomi global yang sedang menurun akibat resesi. Selain itu, China juga merilis sejumlah kebijakan stimulus guna mempercepat pemulihan ekonominya. Sepanjang liburan Tahun Baru Imlek dalam sepekan terakhir yang akan berakhir pada hari Jumat nanti, konsumsi telah meningkat sebesar 12.2% dari periode yang sama tahun lalu, kata otoritas pajak pada hari Sabtu.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, situasi di Timur Tengah kembali memanas pasca serangan drone di malam hari pada sebuah pabrik militer di Iran, dan dituding dilakukan oleh Israel, kata seorang pejabat AS pada hari Minggu. Serangan yang terjadi di tengah ketegangan Iran dan Barat terkait aktivitas nuklir Iran dan pasokan drone ke Rusia, berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut terhadap situasi di Timur Tengah.

Sentimen positif lainnya datang dari keputusan DPR AS yang pada akhir pekan lalu mengesahkan undang-undang untuk membatasi penarikan minyak dari cadangan minyak strategis. Berita tersebut mengindikasikan bahwa dalam waktu dekat AS tidak akan dapat merilis lebih banyak pasokan ke pasar seperti yang telah dilakukan sebelumnya oleh Biden sewaktu mengatasi lonjakan harga bahan bakar.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $77 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:30

USA - Dallas Fed Manufacturing Index

 

 

-18.8

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788