Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Masih Menghijau Jelang Pertemuan OPEC+
Minyak Masih Menghijau Jelang Pertemuan OPEC+
Thursday, 01 July 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.18570

-0.07%

GBPUSD

1.38270

-0.10%

AUDUSD

0.74970

-0.11%

NZDUSD

0.69890

-0.06%

USDJPY

111.090

-0.03%

USDCHF

0.92470

0.10%

USDCAD

1.24000

0.03%

GOLDUD

1769.800

0.28%

COFR

1065750

0.45%

USD/IDR

14500

0.17%

Fokus Crude Oil:

  1. EIA: penurunan stok mingguan minyak mentah jauh lebih besar dari prediksi.
  2. OPEC dan sekutunya diperkirakan akan meningkatkan produksi sebesar 500,000 hingga 1 juta barel mulai bulan Agustus. 


Kamis, 01 Juli 2021 -
Harga minyak pagi ini terpantau masih berada dalam tren bullish dan bergerak di kisaran harga IDR 1,064,000 - 1,071,000 per barel, didukung oleh data penurunan stok minyak mentah untuk minggu keenam berturut-turut. Di sisi lain, pasar juga menunggu keputusan yang akan dibuat oleh OPEC+ apakah akan mempertahankan atau meningkatkan kuota produksi pada paruh kedua tahun ini.

Badan statistik pemerintah AS pada hari Rabu malam melaporkan data stok mingguan minyak mentah yang turun sebesar 6.72 juta barel, jauh lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 4.69 juta barel. Untuk stok bensin di luar dugaan naik sebesar 1.52 juta barel dari prediksi awal yang memperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 886,000 barel. Sedangkan dari sisi produksi secara mingguan tidak mengalami perubahan, masih bertahan di level 11.1 juta barel.

Fokus utama pasar minyak akan tertuju pada pertemuan antara OPEC dan sekutunya yang akan berlangsung hari ini untuk membahas kuota produksi OPEC+ bulan Agustus. Sejauh ini pasar memperkirakan OPEC dan sekutunya akan meningkatkan produksi sebesar 500,000 hingga 1 juta barel mulai bulan Agustus, terlebih pada hari Rabu, OPEC mengatakan dalam laporan internalnya bahwa permintaan berpotensi untuk kembali ke tingkat sebelum pandemi pada akhir tahun 2021.

Sementara itu, kekhawatiran pemulihan permintaan berpotensi menemui hambatan dengan melonjaknya kasus Covid-19 yang dipicu oleh varian Delta. India melaporkan lonjakan kasus infeksi baru sebesar 48,786 kasus dan angka kematian sebesar 1,005, ungkap data Kementerian Kesehatan negara konsumen minyak terbesar ketiga dunia itu. Australia sejauh ini telah melakukan penguncian di Sydney, Perth, Brisbane, dan Darwin. Dari Eropa dilaporkan bahwa Prancis pada hari Rabu mengumumkan penundaan pelonggaran pembatasan di wilayah barat daya negara itu serta ancaman gelombang keempat.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,080,000 - 1,100,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,050,000 - 1,030,000 per barel. 


DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

-

3382K

3390K

19:30

USA - Initial Jobless Claims

-

390K

411K

20:45

USA - Markit Manufacturing PMI Final

-

62.6

62.1

21:00

USA - ISM Manufacturing PMI

-

61

61.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

(forex, trading)

(bursa berjangka, komoditi)

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788