| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.18220 | -0.02% |
GBPUSD | 1.37990 | -0.03% |
AUDUSD | 0.74950 | -0.13% |
NZDUSD | 0.70090 | -0.10% |
USDJPY | 110.620 | -0.07% |
USDCHF | 0.92410 | 0.00% |
USDCAD | 1.24600 | 0.06% |
GOLDUD | 1796.683 | 0.14% |
COFR | 1069348 | -0.88% |
USD/IDR | 14480 | 0.17% |
Fokus Crude Oil:
Rabu, 07 Juli 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak di zona bearish, tertekan oleh sentimen dari tanda-tanda melonjaknya kasus Covid-19 di Asia yang berpotensi memicu pembatasan dan penguncian baru serta mengancam pemulihan permintaan bahan bakar.
Pihak otoritas kesehatan India pada hari Selasa melaporkan angka kematian akibat Covid-19 mencapai 403,281 kematian atau rekor tertinggi pada Juni setelah kasus memuncak pada awal Mei di negara konsumen minyak terbesar ketiga dunia tersebut. Negara bagian Maharashtra yang terkena dampak terburuk di India juga meningkatkan jumlah kematian Covid-19 secara tajam lebih tinggi setelah ditemukannya ribuan kasus yang tidak dilaporkan.
Pemimpin New South Wales (NSW) Australia pada hari Rabu memerintahkan perpanjangan selama seminggu dari penguncian keras Covid-19 di Sydney. Selain itu, Korea Selatan melaporkan lebih dari 1,200 kasus infeksi baru dalam 24 jam terakhir, jumlah harian tertinggi sejak akhir Desember, ungkap Perdana Menteri Kim Boo-kyum pada hari Rabu.
Sementara itu, pejabat administrasi Biden telah berbicara dengan pejabat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dengan harapan OPEC+ dapat mencapai kesepakatan untuk meningkatkan produksinya guna membendung kenaikan harga minyak mentah, ungkap Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki pada Selasa. Para pengamat meyakini bahwa pada dasarnya koalisi OPEC+ yang beranggotakan 23 negara produsen minyak itu telah berada di ambang kesepakatan untuk memulihkan produksi yang terhenti selama pandemi, dengan peningkatan bulanan sebesar 400,000 bph.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,080,000 - 1,100,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,045,000 - 1,025,000 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
21:00 | USA - IBD/TIPP Economic Optimism | - | - | 56.4 | |||||
21:00 | USA - JOLTs Job Opening | - | 9.388M | 9.286M | |||||