Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Kembali Menguat Didukung Laporan Covid-19 Terbaru China
Minyak Kembali Menguat Didukung Laporan Covid-19 Terbaru China
Monday, 23 August 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.16920

0.20%

GBPUSD

1.36310

0.14%

AUDUSD

0.71260

0.48%

NZDUSD

0.68270

0.38%

USDJPY

109.800

0.02%

USDCHF

0.91670

-0.10%

USDCAD

1.28200

-0.33%

GOLDUD

1780.090

0.33%

COFR

919743

0.16%

USD/IDR

14410

0.00%

Fokus Crude Oil:

  1. Rusia janjikan tindakan balasan atas sanksi baru AS.
  2. China melaporkan tidak ada kasus COVID-19 lokal baru untuk pertama kalinya sejak Juli. 


Senin, 23 Agustus 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau mengalami koreksi ke zona bullish didukung oleh sejumlah katalis positif seperti meningkatnya tensi antara AS dengan Rusia, temuan terbaru mengenai penguat vaksin Covid-19 serta data dari otoritas kesehatan China yang menunjukkan tidak ada kasus infeksi baru lokal.

Pasca AS menjatuhkan sanksi pada hari Jumat terhadap kapal Rusia dan dua perusahaan yang terlibat dalam pipa gas Nord Stream 2, Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Sabtu menyatakan akan memberikan tindakan balasan pada AS tersebut. Ketegangan yang meningkat antara AS dan Rusia berpotensi membuat permintaan AS kepada OPEC+ untuk menambah pasokan minyaknya menjadi semakin sulit dipenuhi, terlebih Rusia merupakan salah satu pemain kunci dalam OPEC+.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Israel pada hari Minggu merilis pernyataan bahwa dosis ketiga vaksin Covid-19 Pfizer secara signifikan meningkatkan perlindungan dari infeksi dan penyakit serius di antara orang berusia 60 dan lebih tua di Israel dibandingkan dengan mereka yang menerima dua suntikan. Pernyataan tersebut meningkatkan harapan terhadap ancaman risiko infeksi Covid-19 yang melanda dunia saat ini.

Turut mendukung harga minyak, otoritas kesehatan China pada Senin melaporkan bahwa tidak ada kasus baru Covid-19 yang ditularkan secara lokal untuk pertama kalinya sejak Juli, mengindikasikan bahwa wabah saat ini yang dimulai akhir bulan lalu di negara konsumen minyak terbesar kedua dunia tersebut mungkin akan segera berkurang.

  Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 920,000 - 940,000 per barel serta kisaran Support di IDR 880,000 - 860,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:45

USA - Markit Manufacturing PMI Flash

-

62.8

63.4

20:45

USA - Markit Composite PMI Flash

-

58.3

59.9

20:45

USA - Markit Services PMI Flash

-

59.4

59.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788