Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Kembali Bergejolak Ditopang Rencana Rusia Stop Pasokan Gas Ke Eropa
Minyak Kembali Bergejolak Ditopang Rencana Rusia Stop Pasokan Gas Ke Eropa
Tuesday, 29 March 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.09790

0.13%

GBPUSD

1.30840

0.13%

AUDUSD

0.74880

0.05%

NZDUSD

0.68920

0.15%

USDJPY

123.700

-0.02%

USDCHF

0.93370

-0.03%

USDCAD

1.25160

-0.03%

GOLDUD

1922.710

0.17%

COFU

103.47

1.51%

USD/IDR

14360

-0.01%

Fokus Crude Oil:

  1. Rusia akan menghentikan pasokan gas ke Eropa jika pembayaran tidak dilakukan dalam mata uang Rubel.
  2. OPEC+ melihat tidak perlu menyesuaikan rencana produksi meskipun ada konflik Rusia - Ukraina.

***************************************************************

Selasa, 29 Maret 2022 - Harga minyak pagi ini terpantau mengalami koreksi ke zona bullish didukung kekhawatiran gangguan pasokan pasca Rusia berencana memberlakukan pembayaran gas dalam Rubel mulai 31 Maret. Selain itu, sinyal OPEC+ untuk tidak menambah pasokan dalam rangka mengimbangi potensi kekurangan pasokan minyak Rusia mendukung pergerakan harga minyak lebih lanjut.

Rusia mengatakan tidak akan memasok gas ke Eropa secara gratis dan saat ini sedang menyusun metode pembayaran atas ekspor gasnya dalam Rubel, yang rencananya akan diputuskan pada hari Kamis nanti saat Bank sentral Rusia, pemerintah dan Gazprom - yang menyumbang 40% dari impor gas Eropa - mempresentasikan proposal sistem pembayaran kepada Presiden Vladimir Putin, ungkap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin. Meski belum ada keputusan tentang bagaimana menanggapi jika negara-negara Eropa menolak untuk membayar dalam Rubel, namun pengumuman tersebut memicu kekhawatiran atas keamanan pasokan gas ke Eropa dalam waktu dekat ini.

Ultimatum pembayaran dalam Rubel tersebut merupakan tanggapan dari Rusia setelah dalam pertemuan NATO pekan lalu, Uni Eropa (UE) menyatakan akan mengurangi ketergantungannya pada gas Rusia hingga dua pertiga tahun ini dan mengakhiri impor bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027, dimana AS menyatakan dukungannya dengan cara memasok 15 miliar meter kubik gas alam cair ke UE tahun ini. Menteri ekonomi dan perlindungan iklim Jerman, Robert Habeck pada hari Senin mengatakan bahwa para menteri energi dari negara-negara industri G7 menolak tuntutan Rusia mengenai pembayaran gas dalam Rubel tersebut.

Sementara itu, OPEC dan sekutunya mengisyaratkan bahwa mereka masih melihat tidak perlu menyesuaikan kebijakan produksi minyak mereka bahkan ketika konflik Rusia-Ukraina mengancam gangguan pasokan pada pasar, terbesar dalam beberapa dekade. Dalam sebuah konferensi di Dubai pada hari Senin, Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail Al-Mazrouei menegaskan bahwa kemitraan dengan Rusia tetap solid dan sekaligus menekankan bahwa tidak ada yang bisa menggantikan kekurangan volume minyak Rusia apabila larangan impor minyak diberlakukan secara luas. Komentar Mazrouei tersebut senada dengan pernyataan dari Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo pada awal bulan ini yang mengatakan tidak ada yang bisa meniru produksi Rusia. OPEC+ dijadwalkan akan bertemu pada 31 Maret untuk memutuskan mengenai kuota produksi bulan Mei.

Fokus pasar juga tertuju pada pembicaraan negosiasi gencatan senjata antara Ukraina dengan Rusia yang akan berlangsung secara tatap muka pada hari Selasa, setelah pertemuan sebelumnya pada 10 Maret tidak menghasilkan terobosan apapun. Dalam pidato Senin malam, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berulang kali menyerukan Barat untuk menerapkan lebih banyak sanksi pada Moskow. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $115 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $95 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - JOLTS Job Opening

 

11.00M

11.26M

21:00

USA - CB Consumer Confidence

 

106.9

110.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788