| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.18080 | -0.06% |
GBPUSD | 1.37510 | -0.12% |
AUDUSD | 0.73140 | 0.03% |
NZDUSD | 0.70430 | -0.03% |
USDJPY | 110.010 | 0.17% |
USDCHF | 0.91480 | 0.28% |
USDCAD | 1.26200 | 0.00% |
GOLDUD | 1813.294 | 0.02% |
COFR | 976838 | 0.48% |
USD/IDR | 14250 | 0.11% |
Fokus Crude Oil:
Rabu, 01 September 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau mengalami koreksi ke zona hijau di dukung oleh sentimen setelah dirilisnya data positif persediaan minyak mentah dari API serta proyeksi OPEC+ mengenai pasokan minyak. Meski demikian, hambatan program vaksinasi di Jepang membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Persediaan minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 4.05 juta barel, ungkap data terbaru yang dirilis oleh grup industri American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 27 Agustus. Badan statistik AS, Energy Information Administration (EIA) akan merilis angka resmi versi pemerintah malam nanti, yang diperkirakan untuk stok minyak mentah dan bensin masing-masing akan mengalami penurunan sebesar 3.09 juta barel dan 1.63 juta barel. Selain itu, EIA juga akan merilis laporan mingguan produksi minyak mentah AS.
Turut mendukung harga minyak, OPEC+ memperkirakan pasar minyak akan mengalami defisit setidaknya hingga akhir 2021 dan stok tetap relatif rendah hingga Mei 2022, ungkap sumber OPEC+ pada hari Selasa. Pernyataan tersebut memberikan sinyal bahwa OPEC+ kemungkinan akan mempercepat peningkatan produksinya untuk menyeimbangkan pasar minyak serta ditambah dengan tingginya harga minyak saat ini. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia dijadwalkan akan bertemu hari ini untuk memutuskan kebijakan tersebut.
Sementara itu, Jepang pada hari Selasa kembali melaporkan penemuan kontaminan dalam vaksin Moderna di Prefektur Kanagawa. Laporan tersebut membuat vaksinasi Covid-19 berpotensi dihentikan sementara di Prefektur Kanagawa, menyusul 2 Prefektur lainnya yakni Prefektur Gunma dekat Tokyo dan Prefektur selatan Okinawa pada hari Minggu lalu akibat alasan serupa.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,000,000 - 1,020,000 per barel serta kisaran Support di IDR 960,000 - 940,000 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
21:30 | USA - EIA Crude Oil Domestic Production | - | - | 11.4M | |||||
21:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change | - | -3.088M | -2.979M | |||||
21:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change | - | -1.633M | -2.242M | |||||