| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.10860 | 0.23% |
GBPUSD | 1.30910 | 0.11% |
AUDUSD | 0.75110 | -0.01% |
NZDUSD | 0.69350 | 0.30% |
USDJPY | 122.840 | -0.78% |
USDCHF | 0.93140 | -0.31% |
USDCAD | 1.25010 | -0.07% |
GOLDUD | 1919.800 | 0.18% |
COFU | 105.24 | -0.31% |
USD/IDR | 14325 | 0.14% |
Rabu, 30 Maret 2022 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi pasca rilis data positif pasar energi AS dan proyeksi kenaikan harga jual minyak Saudi jelang berlangsungnya pertemuan rutin bulanan OPEC dan sekutunya. Meski demikian, ancaman penurunan permintaan dari China akibat perluasan penguncian, membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Dari sisi pasokan, grup industri American Petroleum Institute (API) merilis laporan mingguan untuk pekan yang berakhir 25 Maret yang menunjukkan penurunan baik untuk stok minyak mentah maupun stok bensin masing-masing sebesar 3 juta barel dan 1.36 juta barel. Laporan API tersebut mengindikasikan laju permintaan yang positif di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan angka resmi versi pemerintah yang akan dirilis malam nanti oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA).
Saudi Aramco diperkirakan akan menaikkan harga jual resmi minyak mentah Arab Light utamanya sebesar $5 per barel ke Asia untuk pengiriman bulan Mei, ungkap survei Bloomberg terhadap lima penyuling dan pedagang. Aramco biasanya merilis harga jual resmi dalam lima hari pertama setiap bulan, setelah berakhirnya pertemuan rutin bulanan OPEC dan sekutunya. Harga jual resmi Aramco ini juga biasanya sering dijadikan acuan oleh produsen lain di kawasan Timur Tengah.
Jelang berlangsungnya pertemuan OPEC+ pada hari Kamis untuk memutuskan kuota produksi bulan Mei, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengisyaratkan untuk tetap mempertahankan kebijakan produksi yang telah disepakati sebelumnya, yaitu meningkatkan produksi sebesar 400,000 barel setiap bulan. OPEC dan sekutunya mengatakan bahwa harga melonjak karena ketegangan geopolitik dan hanya ada sedikit bukti bahwa pasar kekurangan pasokan secara signifikan. Menteri Energi UEA Suhail al Mazrouei pada hari Selasa meminta AS untuk percaya pada kebijakan yang akan diputuskan oleh OPEC. Di samping itu, Abdulaziz bin Salman, Menteri Energi Saudi, menegaskan kembali bahwa OPEC+ harus mengabaikan politik dan fokus pada keseimbangan antara penawaran dan permintaan.
Sementara itu, Shanghai pada hari Rabu memperluas penguncian ke beberapa bagian barat kota, lebih cepat dari yang dijadwalkan, karena total kasus lokal baru yang dilaporkan pada hari Selasa telah mencapai 5,982 kasus. Perluasan penguncian yang dilakukan di kota pusat keuangan China tersebut memicu kekhawatiran akan terjadinya penurunan permintaan di China yang merupakan importir minyak mentah terbesar pertama dunia, hal ini disebabkan karena Shanghai menyumbang sekitar 4% dari total konsumsi minyak di China.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $115 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $95 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
22:30 | USA - EIA Crude Oil Domestic Production |
|
| 11.6M | |||||
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| -1.022M | -2.508M | |||||
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| -1.744M | -2.947M | |||||