| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,13110 | -0,21% |
GBPUSD | 1,35420 | -0,06% |
AUDUSD | 0,72330 | -0,32% |
NZDUSD | 0,67710 | -0,40% |
USDJPY | 114,970 | 0,04% |
USDCHF | 0,91810 | 0,04% |
USDCAD | 1,27310 | 0,09% |
GOLDUD | 1900,000 | 0,72% |
COFU | 92,52 | 0,75% |
USD/IDR | 14350 | 0,03% |
Fokus Minyak Mentah:
Kamis, 24 Februari 2022 - Harga minyak diperdagangkan relatif stabil di atas zona $90/barel, sementara pergerakan dalam jangka pendeknya terlihat mengalami kenaikan mendekati zona $94/barel. Sentimen perdagangan masih relatif memperhatikan perkembangan isu antara Rusia dan Ukraina, dengan sejumlah sanksi yang dilancarkan kepada Rusia.
Terkait sanksi terhadap Rusia - AS, Uni-Eropa, Inggris, Kanada, Australia, dan Jepang, mulai melancarkan sanksinya terhadap Rusia, dengan sanksi tersebut lebih terfokus pada sektor perbankan Rusia dan para perjabat Rusia. Namun demikian, dari sejumlah negara tersebut disebutkan keenganannya memberikan sanksi ke Rusia atas sektor energinya, karena dikhawatirkan akan menganggu pasokan ke wilayah Eropa sehingga membuat kondisi permintaan dan penawaran minyak mentah menjadi semakin ketat. Menambah kekhawatiran, diberitakan bahwa Ukraina mengumumkan keadaan darurat di hari Rabu dan meminta Warga Negara Ukraina di Rusia untuk keluar dari wilayah Rusia, sementara Rusia mulai melakukan evakuasi atas kedutaan besar di Kiev.
Dengan pergerakan demikian, zona support terdekat yang perlu diperhatikan berada di areal $91.10 dan resistance terdekatnya berada di areal $95.00. Support terjauhnya berada di areal $89.75 hingga ke areal $87.40. Sementara untuk zona resistance terjauhnya berada di areal $97.00 dan di areal psikologis $100/barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |
20:30 | US - Prelim GDP q/q | - | 7.0% | 6.9% | |
20:30 | US - Unemployment Claims | - | 233K | 248K | |
23:00 | US - Crude Oil Inventories | - | -1M | 1.1M | |