Home
>
News
>
Publication
>
Larangan Impor Gas Rusia Pengaruhi EURUSD
Larangan Impor Gas Rusia Pengaruhi EURUSD
Monday, 04 April 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1034

0.15%

GBPUSD

1.3112

-0.01%

AUDUSD

0.7486

0.27%

NZDUSD

0.6896

0.38%

USDJPY

122.61

-0.02%

USDCHF

0.9257

0.03%

USDCAD

1.2518

-0.04%

GOLDUD

1924.0

-0.20%

USD/IDR

14350

0.07%

Fokus EURUSD:

  1. EURUSD menurun ke zona 1.1000
  2. Uni Eropa berencana untuk membahas larangan gas Rusia

Senin, 4 April 2022 – Pergerakan mata uang EURUSD turun ke zona 1.1000. Mata uang EURUSD bergerak melemah, pergerakan melemah ini dibebani oleh invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina, dan larangan impor gas Rusia.

Sebelum meningkatnya gejolak di Eropa Timur, Jerman diketahui mengimpor 55% pasokan gas alamnya dari Rusia dan juga Rusia mengimpor 40% gas alamnya ke Eropa. Setelah invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina, negara Eropa dan AS memberikan sanksi ekonomi ke negara Rusia untuk menghentikan aski tersebut. Setelah keluar wacana sanksi ekonomi terhadap Rusia, negara Rusia secara resmi mengumumkan kebijakan untuk setiap pembelian dan pengiriman gas dan minyak dari Rusia harus dibayar menggunakan mata uang Rubel, hal ini dinilai anggota G7 untuk menolak permintaan Rusia karena tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak. Dalam berita yang beredar, Mentri pertahanan Jerman pada Minggu kemarin menyebutkan bahwa Uni Eropa harus membahas pelarangan impor gas Rusia. Larangan impor gas Rusia sebagai salah satu sanksi ekonomi yang diberikan oleh negara Eropa akibat dari invasi yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina. Isu mengenai perdamaian tidak terlalu berpengaruh terhadap fluktuasi harga mata uang saat ini. Pada tahun 2009, Lithuania yang merupakan wilayah Eropa Timur memutuskan untuk menyetop impor gas dari Rusia dan mulai mencari sumber pasokan energi alternatif dari negara lain seperti Polandia, Finlandia dan lain-lain. Negara Uni Eropa yang lain diharapkan untuk mencari sumber pasokan energi alternatif dan tidak bergantung pada negara Rusia.

Selain itu, USD menguat akibat ekpektasi kenaikan tingkat suku bunga yang lebih agresif pada pertemuan bulan Mei mendatang. Data pada hari Jumat pengangguran AS mencapai level terendah dua tahun sebesar 3,6% pada bulan Maret dan tingkat inflasi AS yang masih tinggi membuat pelaku pasar berekspektasi The Fed menikan tingkat suku bunga yang lebih agresif. Harga pergerakan EURUSD relatif menurun. support di areal 1.0975 dan resistance terdekat di areal 1.1215 Support terjauhnya berada di areal 1.0887 hingga ke areal 1.0705. Sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal 1.1309 hingga ke areal 1.1477

GBPUSD – Pergerakan harga sedikit tertekan menyusul rilis data lapis pertama AS yang membuat kinerja USD sedikit perkasa. Namun demikian, hingga pagi ini, perdagangan terlihat bergerak tidak terlalu signifikan dengan gerak harganya masih berada di kisaran 1.30600 hingga ke zona resistance di areal 1.31500.

AUDUSD – Pergerakan mata Uang AUDUSD terdorong naik oleh harga komoditas yang melambung tinggi dan spekulasi Bank sentral Austrailia dengan rencana yang lebih dovish pada pertemuan minggu ini. Support terdekatnya berada di areal 0.7483 dan resistance terdekatnya berada di areal 0.7537.

NZDUSD – Pergerakan mata uang NZDUSD bergerak menguat sedikit banyak terpengaruh oleh gerak pasangan mata uang AUDUSD. Pelaku pasar masih menunggu data quartal Januari – Maret Business confidence New Zealand yang akan keluar di bulan April. Support terdekatnya berada di areal 0.6868 dan resistance terdekatnya di areal 0.6973.

USDCHF – Walau dalam beberapa waktu terakhir kinerja USDCHF relatif mengalami tekanan hingga mencapai zona 0.92000, kali ini harga USDCHF terlihat masih melanjutkan koreksi naiknya terutama atas efek penguatan USD paska hasil laporan data sektor tenaga kerja AS akhir pekan kemarin. Support terdekatnya berada di areal 0.92250 dan resistance terdekatnya berada di areal 0.93000.

USDJPY – Harga USDJPY terlihat bertahan stabil di atas zona support dengan sentimen perdagangan dari kinerja USD masih memberikan support pada harga USDJPY. Sentimen masih menyerap isu dari AS atas sejumlah data lapis pertama AS yang cukup optimis dan mendorong harapan pasar bahwa Bank Sentral AS akan dapat lebih agresif dalam beberapa waktu ke depan. Support terdekatnya berada di areal 122.300 dengan resistance penting terdekatnya berada di areal 123.300.

USDCAD – Pergerakan mata uang USDCAD terlihat flat, akibat dari melemah nya pergerakan harga minyak dan indeks dollar AS yg menguat dengan rencana The Fed yang lebih agresif. Support terdekatnya berada di areal 1.2435 dan resistance terdekatnya berada di areal 1.2563.

Data Ekonomi Hari Ini

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - Factory Orders MoM

 

-0.5%

1.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788