Home
>
News
>
Publication
>
Konsumsi Bahan Bakar Berpotensi Terus Tumbuh Hingga 2035, Minyak Kembali Stabil
Konsumsi Bahan Bakar Berpotensi Terus Tumbuh Hingga 2035, Minyak Kembali Stabil
Wednesday, 29 September 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.16810

0.05%

GBPUSD

1.35340

0.10%

AUDUSD

0.72350

0.11%

NZDUSD

0.69550

-0.06%

USDJPY

111.480

-0.03%

USDCHF

0.92950

-0.11%

USDCAD

1.26850

-0.02%

GOLDUD

1733.692

0.39%

COFR

1062890

-0.27%

USD/IDR

14290

0.10%

Fokus Crude Oil:

  1. API laporkan stok minyak mentah AS naik tak terduga; AS bahas kondisi harga minyak dan gas terkini dengan OPEC.
  2. OPEC proyeksikan permintaan minyak akan pulih tahun 2023 dan terus tumbuh hingga mencapai puncak di tahun 2035.

Rabu, 29 September 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dibebani oleh laporan kenaikan stok minyak AS serta desakan AS kepada OPEC untuk mengupayakan segala cara guna menstabilkan kembali harga minyak dan gas. Meski demikian, proyeksi positif pertumbuhan permintaan bahan bakar global memberikan dukungan pada pasar minyak dan membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Stok minyak mentah AS dalam sepekan naik sebesar 4.13 juta barel, ungkap data dari grup industri American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 24 September. Angka resmi dari pemerintah akan dirilis malam nanti oleh Energy Information Administration (EIA), yang diperkirakan untuk stok minyak mentah akan turun sebesar 1.65 juta barel. Sementara untuk stok bensin diperkirakan akan naik sebesar 1.4 juta barel.

Sementara itu, harga minyak mentah global pada hari Selasa melewati level $80 per barel untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, memicu kekhawatiran akan kenaikan harga bensin di AS yang pada musim panas ini telah mencapai level tertinggi sejak 2014, ungkap data dari EIA. Hal ini membuat pihak Gedung Putih menghubungi OPEC guna mencari segala upaya agar dapat menstabilkan harga minyak serta menurunkan harga gas saat ini. Sebelumnya AS pernah meminta OPEC agar memompa lebih banyak minyak untuk menurunkan harga, namun di sisi lain hal tersebut akan bertentangan dengan target emisi nol bersih yang saat ini sedang diupayakan secara global.

Dalam laporan Outlook Minyak Dunia yang dirilis hari Selasa, OPEC memperkirakan konsumsi bahan bakar global akan pulih sepenuhnya dari kemerosotan atau naik di atas 100 juta bph pada tahun 2023, dan akan terus tumbuh hingga mencapai puncaknya di level 107.9 juta bph pada tahun 2035 nanti. OPEC juga menambahkan bahwa masih ada keraguan besar akan komitmen mitigasi iklim melalui pengurangan bahan bakar berbasis fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dapat berjalan sesuai kerangka waktu yang ditargetkan oleh PBB. Meski terus menunjukkan peningkatan, namun energi terbarukan diproyeksikan hanya akan menyumbang sekitar 10% dari kebutuhan energi dunia pada tahun 2045, ungkap OPEC.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,075,000 - 1,095,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,050,000 - 1,030,000 per barel.   

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30
USA - EIA Crude Oil Domestic Production
-
-
10.6M
21:30
USA - EIA Crude Oil Stocks Change
-
-1.652M
-3.481M
21:30
USA - EIA Gasoline Stocks Change
-
1.400M
3.475M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788