Home
>
News
>
Publication
>
Konflik Geopolitik Semakin Memanas Dorong Penguatan Emas
Konflik Geopolitik Semakin Memanas Dorong Penguatan Emas
Wednesday, 20 November 2024

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0594

0.06%

GBPUSD

1.2680

0.06%

AUDUSD

0.6531

0.03%

NZDUSD

0.5911

0.02%

USDJPY

154.65

-0.03%

USDCHF

0.8821

-0.05%

USDCAD

1.3955

-0.10%

GOLDUD

2631.85

0.35%

USD/IDR

15820

-0.01%

Fokus Emas:

  1. Ukraina menyerang Rusia dengan rudal AS untuk pertama kalinya
  2. Beberapa pejabat Fed AS akan berbicara minggu ini

Rabu, 20 November 2024 – Harga emas melonjak pada pagi ini ke zona $2631 per troy ons karena meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina yang memicu serbuan aset-aset safe-haven, sementara investor menunggu sinyal-sinyal penting mengenai rencana suku bunga Federal Reserve.

Pada hari Selasa, dalam berita yang beredar, Pada hari ke-1.000 perang, Ukraina menggunakan rudal jarak jauh ATACMS yang disuplai Amerika Serikat untuk menyerang gudang senjata Rusia di wilayah Bryansk. Serangan ini menandai peningkatan signifikan dalam konflik yang telah berlangsung selama hampir tiga tahun. Sebagai tanggapan, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani doktrin nuklir baru yang menurunkan ambang batas penggunaan senjata atom, meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut. Moskow memperingatkan bahwa persetujuan Presiden AS Joe Biden untuk meluncurkan rudal jarak jauh di wilayah Rusia tidak dapat diterima dan dapat menyebabkan perang dunia ketiga. Pada pertemuan sebelumnya, situasi perang antara Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah persetujuan Presiden Vladimir Putin untuk memperbarui doktrin nuklir, sebuah langkah yang diikuti oleh peluncuran rudal balistik buatan Amerika Serikat (AS) yang dipasok oleh Ukraina ke dalam wilayah mereka. Ketegangan geopolitik yang meningkat ini memicu lonjakan harga emas, karena emas sebagai aset safe-haven.

Di sisi Dolar AS, kinerja Dolar AS melemah pada perdagangan pagi ini karena pelaku pasar memperkirakan bahwa The Fed kemungkinan menurunkan suku bunga sebesar 25 bp menjadi 4,25%-4,50% bulan depan. Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar meningkatkan permintaan emas, yang dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Eskalasi konflik geopolitik, ditambah dengan pelemahan dolar AS, memperkuat daya tarik emas di tengah ketidakpastian pasar global. Fokus pasar ke depan menunggu dengan kehati-hatian karena beberapa pejabat Fed dijadwalkan untuk berbicara pada minggu ini, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai jalur penurunan suku bunga.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2595 dan resistance terdekat berada di area $2650. Support terjauhnya berada di area $2555 hingga ke area $2480, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2670 hingga ke area $2695.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:10

US - FOMC Member Schmid Speaks

-

-

-

22:00

US - FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

23:00

US - FOMC Member Ramsden Speaks

-

-

-

23:00

US - FOMC Member Cook Speaks

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788