| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1422 | -0.07% |
GBPUSD | 1.3256 | -0.08% |
AUDUSD | 0.6885 | -0.04% |
NZDUSD | 0.5650 | 0.05% |
USDJPY | 161.92 | 0.09% |
USDCHF | 0.8070 | 0.11% |
USDCAD | 1.4209 | 0.04% |
GOLDUD | 4,018.65 | -1.07% |
COFU | 70.43 | -0.18% |
USD/IDR | 17,957 | 0.00% |
Selasa, 30 Juni 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dibayangi oleh ketidakpastian akan arah pertemuan antara AS dengan Iran di Doha. Meski demikian, kondisi stok di cadangan minyak AS yang dilaporkan telah menyentuh level terendah sejak Mei 1983 berpotensi menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Presiden Donald Trump pada hari Senin mengatakan bahwa pejabat AS dan Iran akan bertemu di Doha untuk membahas isu-isu terkait Teheran, termasuk program nuklirnya, dan menggambarkan pembicaraan tersebut berpotensi signifikan. Selain itu, dua pejabat AS mengatakan bahwa utusan Khusus AS Steve Witkoff sedang dalam perjalanan ke Doha pada hari Senin.
Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada hari Senin menegaskan tidak akan ada pertemuan negosiasi di tingkat mana pun dengan pihak AS dalam beberapa hari mendatang. Baghaei menambahkan bahwa delegasi teknis Teheran akan mengunjungi Qatar minggu ini, tetapi tidak ada hubungannya dengan pejabat AS yang mengunjungi negara tersebut.
Sementara itu, persediaan minyak mentah di Cadangan Minyak Strategis AS turun 5,5 juta barel menjadi 325,7 juta barel, level terendah sejak Mei 1983, menurut data terbaru dari Departemen Energi. Dilihat secara keseluruhan, termasuk persediaan komersial dan SPR, telah turun 111,4 juta barel menjadi 743,3 juta barel per 19 Juni, level terendah sejak 1984.
Dari Rusia, dalam sebuah surat kabar harian Kommersant yang dirilis pada hari Senin mengatakan bahwa Moskow mempertimbangkan kemungkinan untuk sementara mengizinkan produksi dan impor bensin dan solar Euro-2 berkualitas rendah hingga Juli 2027 guna mengurangi kekurangan bahan bakar domestik di tengah meningkatnya serangan drone Ukraina terhadap kilang minyaknya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:00 | USA - S&P Case Shiller Home Price YoY |
| 0.9% | 0.8% |
20:45 | USA - Chicago PMI |
| 58.1 | 62.7 |
21:00 | USA - JOLTs Job Openings |
| 7.30M | 7.618M |
21:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 94.7 | 93.1 |