| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,13220 | -0,04% |
GBPUSD | 1,34940 | 0,04% |
AUDUSD | 0,72500 | 0,06% |
NZDUSD | 0,68300 | -0,03% |
USDJPY | 115,060 | -0,01% |
USDCHF | 0,91340 | 0,05% |
USDCAD | 1,27390 | 0,05% |
GOLDUD | 1815,060 | 0,04% |
USD/IDR | 14265 | 0,07% |
Fokus Emas:
Jumat, 31 Desember 2021 - Harga emas kembali bergerak naik ke zona $1810 menyusul kenaikan kasus Omicron di sejumlah negara dan dunia yang kembali mencetak rekor baru. Sementara itu, sejumlah pemerintah terlihat enggan melakukan pembatasan karena dinilai efek Omicron yang tidak terlalu berat seperti varian Delta lalu. Minimnya volume transaksi di pasar keuangan global juga turut menjadi penyebab gerak harga emas kembali berfluktuasi naik.
Tidak banyak sentimen pasar yang menjadi perhatian di akhir tahun ini, dengan isu-isunya masih terkait penyebaran varian Omicron serta harapan-harapan yang akan dilakukan oleh the Fed terkait tingkat suku bunga dan kebijakan stimulus pada tahun 2022 nanti. Ekspektasi terhadap tingkat inflasi pada tahun 2022 juga masih dicermati oleh para pelaku pasar karena dapat mendorong selera terhadap aset emas.
Di akhir tahun ini, harga emas terlihat menguji zona resistance yang berada di areal $1820 dan support terdekatnya berada di areal $1806. Support terjauhnya berada di areal $1800 hingga ke areal $1790, sedang untuk resistance terjauhnya berada di areal $1825 hingga ke areal $1835.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
8.00 | CN - Manufacturing PMI | 50,3 | 50 | 50,1 | |||||
8.00 | CN - Non-Manufacturing PMI | 52,7 | 52 | 52,3 | |||||
All Day | JP, DE - Bank Holiday | - | - | - | |||||