Home
>
News
>
Publication
>
Kematian Akibat Covid Di China Turun Drastis, Minyak Kembali Bergerak Stabil
Kematian Akibat Covid Di China Turun Drastis, Minyak Kembali Bergerak Stabil
Thursday, 26 January 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.09150

0.02%

GBPUSD

1.24000

0.04%

AUDUSD

0.71030

0.10%

NZDUSD

0.64790

0.05%

USDJPY

129.590

-0.27%

USDCHF

0.91800

-0.08%

USDCAD

1.33910

0.04%

GOLDUD

1,945.100

0.03%

COFU

80.48

0.10%

USD/IDR

14,940

0.23%

Fokus Crude Oil:

  • Kilang terbesar AS beroperasi kembali secara normal pasca gangguan badai Kassandra.
  • Kasus kematian dan sakit kritis akibat Covid di China telah turun lebih dari 70% dari puncaknya.

***************************************************************

Kamis, 26 Januari 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dibebani oleh beragam sentimen di pasar. Meredanya gangguan operasi di kilang AS pasca badai Kassandra dan laporan EIA membebani pergerakan harga minyak. Sementara itu, data positif terkait Covid di China dan peningkatan tensi di jalur Laut Hitam memberikan dukungan pada harga minyak.

Kilang Motiva Enterprises di Texas yang merupakan perusahaan kilang terbesar di AS dengan kapasitas produksi sebesar 626 ribu bph, kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu, setelah sempat mengalami gangguan pada sehari sebelumnya akibat badai musim dingin Kassandra yang membawa hujan salju besar. Selain itu, kompleks penyulingan dan petrokimia milik Exxon di Beaumont, Texas, yang berkapasitas 369 ribu bph dan sekaligus merupakan kilang terbesar kedua di AS, juga dilaporkan kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu. Berita tersebut mengindikasikan pasokan di AS akan tetap berjalan stabil dan meredam kekhawatiran akan gangguan pasokan ke retail pasca badai.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA), menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin AS dalam sepekan naik masing-masing sebesar 533 ribu barel dan 1.76 juta barel. Kenaikan tersebut mengindikasikan permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada hari Rabu melaporkan bahwa kasus sakit kritis yang diakibatkan oleh Covid-19 turun 72% dari puncaknya awal bulan ini. Selain itu, untuk kasus kematian harian akibat Covid-19 juga telah turun 79% dari puncaknya. Laporan tersebut meredam kekhawatiran di pasar akan kemungkinan lonjakan kembali kasus infeksi di China dalam dua atau tiga bulan ke depan pasca berakhirnya liburan Tahun Baru Imlek.

Sentimen positif lain datang dari berita yang dikutip dari Reuters pada hari Rabu mengenai sebuah kapal kargo umum milik Turki dihantam oleh rudal di pelabuhan kota Kherson, Ukraina selatan. Selain kapal kargo tersebut, sumber pengapalan mengatakan masih ada dua belas kapal Turki lain yang tertahan di pelabuhan Ukraina, termasuk di Kherson, yang tidak tercakup dalam kesepakatan biji-bijian Laut Hitam yang ditengahi PBB. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan keamanan di jalur pelayaran Laut Hitam.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Durable Goods Orders MoM

 

2.5%

-2.1%

20:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

2.6%

3.2%

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1659K

1647K

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

205K

190K

22:00

USA - New Home Sales

 

0.62M

0.64M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788