Home
>
News
>
Publication
>
Kekhawatiran Resesi Memicu Penurunan Harga Minyak Mentah
Kekhawatiran Resesi Memicu Penurunan Harga Minyak Mentah
Tuesday, 13 June 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0753

0.10%

GBPUSD

1.2503

0.10%

AUDUSD

0.6747

0.04%

NZDUSD

0.6114

0.08%

USDJPY

139.60

-0.06%

USDCHF

0.9086

-0.04%

USDCAD

1.3368

0.05%

GOLDUD

1956.99

-0.09%

USD/IDR

14865

0.03%

COFU

67.31

0.24%

Fokus Crude Oil:

  1. Potensi resesi AS menimbulkan kekhawatiran permintaan. 
  2. Kebijakan Bank Sentral mempengaruhi kinerja minyak mentah. 


Selasa, 13 Juni 2023 – Pergerakan harga minyak mentah mengalami penurunan pada pagi ini ke level $67.26 per barel karena kekhawatiran atas potensi resesi AS, melemahnya permintaan China dan meningkatnya pasokan Rusia melebihi rencana Arab Saudi untuk mengurangi produksi lebih lanjut.


Data ekonomi AS dan China yang lebih lemah dari perkiraan memicu kekhawatiran permintaan di dua konsumen minyak terbesar dunia. Investor juga mencemaskan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut dari bank sentral utama yang dapat membebani ekonomi global dan mengurangi permintaan secara keseluruhan. Di sisi penawaran, ekspor minyak Rusia ke China dan India naik ke level rekor di bulan Mei, mengimbangi niat Arab Saudi untuk mengurangi produksi lebih lanjut di bulan Juli.


Harga minyak menghadapi risiko penurunan lebih lanjut karena pemulihan ekonomi China yang goyah. Sebagian besar pelaku pasar mengharapkan bank sentral AS membiarkan suku bunga tidak berubah pada rapat kebijakannya. Kenaikan suku bunga The Fed telah memperkuat greenback, membuat komoditas berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya dan membebani harga. Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase lagi pada hari Kamis untuk menjinakkan inflasi yang membandel. Namun Bank of Japan, yang akan mengumumkan rencananya pada hari Jumat, diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya.


Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68.78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $65.72 per barel.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:01

USD - 10-y Bond Auction

3.79|2.4

-

3.45|2.4

19:30

USD - CPI m/m

-

0.2%

0.4%

19:30

USD - CPI y/y

-

4.1%

4.9%

19:30

USD - Core CPI m/m

-

0.4%

0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Baca juga artikel lainnya : 

Syariah

Sharia


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788