Home
>
News
>
Publication
>
Kekhawatiraan Pasokan Global Mendorong Kenaikan Harga Minyak Mentah
Kekhawatiraan Pasokan Global Mendorong Kenaikan Harga Minyak Mentah
Tuesday, 16 May 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0872

0.07%

GBPUSD

1.2521

0.03%

AUDUSD

0.67

0.78%

NZDUSD

0.6240

0.16%

USDJPY

136.10

-0.12%

USDCHF

0.8956

-0.01%

USDCAD

1.3462

-0.46%

GOLDUD

2015.2

0.13%

COFU

71.32

0.25%

USD/IDR

14770

0.10%

Fokus Crude Oil:

  • AS mengkonfirmasi pembelian 3 juta barel untuk mengisi Cadangan Minyak Strategis.
  • Kebakaran Hutan yang melanda Kanada memicu pengurangan pasokan global.

***************************************************************

Selasa, 16 Mei 2023 – Pergerakan harga minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level $71.32 per barel ditengah rencana AS untuk membeli minyak untuk Cadangan Minyak Strategis (SPR) dan kebakaran hutan di Kanada memicu kekhawatiran pasokan.

Departemen Energi A.S. mengatakan pada hari Senin bahwa Pemerintahan Biden akan membeli 3 juta barel minyak mentah untuk SPR. Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintahan Biden menarik SPR ke level terendah sejak 1983 selama setahun terakhir dalam upaya untuk menurunkan harga bahan bakar tertinggi yang dipicu oleh konflik Rusia-Ukraina. Departemen Energi A.S. juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan pembatalan 140 juta barel penjualan yang diamanatkan kongres dari SPR selama empat tahun ke depan.

Dalam berita yang beredar, Kebakaran hutan yang meluas di Alberta, Kanada memaksa lebih dari 30.000 orang keluar dari rumah mereka dan menutup pasokan minyak mentah dalam jumlah besar sebesar 319.000 barel setara minyak per hari (boepd), atau 3,7% dari produksi nasional. Perlu diingat bahwa pada tahun 2016, kebakaran hutan yang terjadi di sana melumpuhkan lebih dari satu juta boepd produksi. Selain itu, ekspektasi pada pasokan minyak mentah global yang mengetat di paruh kedua karena OPEC+ termasuk Rusia merencanakan pengurangan produksi tambahan sehingga mendorong harga minyak lebih lanjut.

Namun di sisi lain, faktor-faktor yang dapat memicu penurunan harga minyak mentah berasal dari kekhawatiran akan pengetatan moneter AS lebih lanjut juga muncul minggu ini setelah beberapa presiden Federal Reserve regional memperingatkan bahwa bank kemungkinan akan berbuat lebih banyak untuk memerangi inflasi yang dianggap masih dalam level yang tinggi.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $70.35 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72.62 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USD - Core Retail Sales m/m

-

0.5%

-0.8%

19:30

USD - Retail Sales m/m

-

0.8%

-1.0%

21:00

USD - FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

21:00

USD - NAHB Housing Market Index

-

45

45

21:00

USD - FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788