Home
>
News
>
Publication
>
Kebijakan Hawkish RBA Masih Belum Menjadi Fokus Pelaku Pasar, USD Masih Bullish
Kebijakan Hawkish RBA Masih Belum Menjadi Fokus Pelaku Pasar, USD Masih Bullish
Wednesday, 08 June 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0698

-0.08%

GBPUSD

1.2591

-0.09%

AUDUSD

0.7235

-0.11%

NZDUSD

0.6489

-0.18%

USDJPY

132.56

0.35%

USDCHF

0.9729

0.11%

USDCAD

1.2530

0.02%

GOLDUD

1851.0

-0.16%

USD/IDR

14455

0.05%

Fokus AUDUSD:

  1. Pergerakan AUDUSD turun ke zona 0.7220
  2. Kinerja USD menguat, pengaruhi pasangan mata uang lainnya

Rabu, 08 Juni 2022 – Pergerakan pasangan mata uang AUDUSD tergelincir ke zona 0.7220 di sesi perdagangan Asia, setelah kemarin sempat mengalami kenaikan terbatas. Pada selasa lalu, efek lanjutan dari RBA menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bp) dalam pertemuan kebijakan moneternya masih belum menjadi fokus pelaku pasar. Perubahan Ketenagakerjaan yang buruk minggu lalu menunjukkan bahwa RBA tidak akan mengayuh tingkat suku bunga resmi (OCR) dengan penuh semangat karena dapat mengurangi peluang kerja lebih lanjut. Ekonomi Australia telah menambahkan 4 ribu lapangan pekerjaan dalam angkatan kerja di bulan Mei, jauh lebih rendah dari perkiraan 30 ribu.

Disisi USD, Indeks dollar AS (DXY) melanjutkan pergerakan positif di atas 102,80. Fokus para investor akan tetap tertuju pada inflasi AS yang akan dirilis pada hari Jumat nanti. Inflasi tahunan AS diperkirakan tetap tidak berubah pada 8,3% sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) inti bisa jatuh ke 5,9% dari data sebelumnya 6,2%. Dampak USD masih lebih tinggi terhadap Aussie, sehingga hingga saat ini belum ada tanda tanda pergerakan bullish dari AUDUSD.

Harga pada pasangan mata uang ini turun. Support terdekatnya di areal 0.7180 dan resisstence terdekatnya di areal 0.7260. dilanjutkan support lanjutan du areal 0.7140 dan selanjutnya di 0.7090, ressistence selanjutnya di areal 0.7290 dan selajutnya di areal 1.7320.

EURUSD – Pasangan mata uang Euro turun di areal 1.0690, Pasangan ini sempat menguat di sesi perdagangan Amerika, turun nya Euro karena kekhawatiran tentang kemungkinan resesi di ekonomi utama diperburuk oleh laporan dari Bank Dunia, merevisi pertumbuhan global dari 4,1% menjadi 2,9% pada tahun tahun 2022. Dalam berita yang beredar pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Madis Müller mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk berasumsi harga energi dan makanan akan turun, entah bagaimana mengkonfirmasi bank sentral memperkirakan inflasi akan terus meningkat, mengantisipasi pengumuman ECB yang hawkish pada hari Kamis besok. Support tedekatnya di areal 1.0650 dan resistence terdekatnya di areal 1.0730

GBPUSD – Pasangan mata uang ini turun ke zona 1.2570, imbas dari gejolak politik di Inggris. Meningkatnya ketegangan politik di Inggris dapat mempersulit pound Inggris untuk menemukan permintaan. Sementara itu, data dari Inggris menunjukkan bahwa IMP Jasa S&P Global/CIPS turun ke 53,4 di bulan Mei dari 58,9 di bulan April. Data ini lebih tinggi dari perkiraan pendahuluan 51,8 tetapi masih mencatat penurunan satu bulan terbesar, selain dari yang berasal selama lockdown virus Corona. Support terdekatnya di areal 1.2540 dan resistence terdekatnya di areal 1.2650.

NZDUSD – Pasangan mata uang ini turun ke zona 0.6470. Turunnya mata uang NZD sejalan dengan turunnya mata uang Aussie, efek kinerja Dollar As yang meningkat membuat mata uang lainnya turun termasuk NZDUSD. Support terdekatnya di areal 0.6440 dan resistence terdekatnya di areal 0.6580.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 132.00, pelaku pasar menilai komentar BoJ pada perdagangan lalu untuk menjaga kebijakan moneter tetap mudah berbanding terbalik dengan kebijakan The Fed yang berencana lebih hawkish terhadap tingkat suku bunga yang membuat pergerakan pasangan mata uang ini meningkat. Dalam berita yang beredar Gubernur BoJ tetap melanjutkan strategi ini sampai target inflasi menyentuh 2%. Rilisnya PDB Jepang pada kuartal 1 2022 meningkat -0,1% dari perkiraan sebelumnya -0,3%, sementara data tahunan juga turun -0,5% masih menjadi fokus pelaku pasar untuk perdagangan kedepan. Support terdekatnya berada di areal 132.45 dan resistance terdekatnya di areal 133.18.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.2500 akibat fokus pelaku pasar masih melihat rencana BoC untuk meningkatkan tingkat suku bunga pada pertemuan berikutnya untuk menekan tingkat inflasi yang tinggi rencana ini membuat imbal obligasi Kanada telah naik lebih jauh dibanding dengan imbal obligasi AS, selain itu harga minyak WTI meningkat, hal ini menjadi keuntungan karena Kanada merupakan negara penghasil komoditas minyak mentah. Support terdekatnya berada di areal 1.2520 dan resistance terdekatnya di areal 1.2540.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini meningkat ke zona 0.9700, kinerja USD yang masih menguat mendorong pergerakan pasangan mata uang ini, selain itu fokus pelaku pasar menunggu rilisnya Indeks Harga Konsumen (IHK) AS, yang akan dirilis pada hari Jumat minggu ini. Support terdekatnya berada di areal 0.9710 dan resistance terdekatnya di areal 0.9750.


Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:50

JPY - Bank Lending y/y

0.7%

0.8%

0.9%

6:50

JPY - Current Account

0.51T

0.40T

1.56T

6:50

JPY - Final GDP Price Index y/y

-0.5%

-0.4%

-0.4%

6:50

JPY - Final GDP q/q

-0.1%

-0.3%

-0.20%

12:00

JPY - Economy Watcher Sentiment

-

51.9

50.4

15:30

GBP - Contruction PMI

-

56.5

58.2

16:00

EUR - Final Employment Change q/q

-

0.5%

0.5%

16:00

EUR - Revised GDP q/q

-

0.3%

0.3%

21:00

USD - Final Wholesale Inventories m/m

-

2.1%

2.1%

21:00

USD - Crude Oil Inventories

-

-2.6M

-5.1M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788