| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,1063 | 0,05% |
GBPUSD | 1,3134 | 0,00% |
AUDUSD | 0,7479 | 0,07% |
NZDUSD | 0,6939 | -0,12% |
USDJPY | 121,65 | 0,58% |
USDCHF | 0,9227 | 0,15% |
USDCAD | 1,25 | -0,03% |
GOLDUD | 1937,0 | -0,05% |
COFU | 101,23 | -0,83% |
USD/IDR | 14350 | 0,07% |
Fokus Minyak Mentah:
Jumat, 1 April 2022 - Harga minyak mentah kembali turun dan bergerak mendekati zona $100/barel pada sesi perdagangan kemarin, dengan pasar yang mengharapkan akan ada tambahan pasokan minyak mentah ke pasar global sehingga dianggap dapat menyeimbangkan kembali pasar komoditas minyak mentah. Berdasarkan pernyataan dari Biden, AS akan menggelontorkan minyak mentahnya yang selama ini disimpan sebagai cadangan.
Berdasarkan rencana tersebut, AS akan menggelontorkan cadangan minyak mentahnya sebesar 180 juta barel atau setara dengan 2 hari permintaan minyak mentah dunia. Rencana tersebut diimplementasikan dengan melepas 1 juta barel setiap hari selama 6 bulan ke depan. Keputusan tersebut diserap oleh pasar sebagai langkah untuk menstabilkan harga minyak mentah dunia, namun demikian beberapa pihak juga berasumsi bahwa dengan adanya langkah tersebut, konflik antara Rusia dan Ukraina yang selama ini mendorong harga minyak belum akan usai dalam waktu dekat.
Untuk sementara ini, zona support di areal $98/barel menjadi zona support terdekat, sementara untuk resistance terdekatnya berada di areal 104.50. Zona support terjauhnya berada di areal $95.50 hingga ke areal $91.10, sedang untuk resistance terjauhnya berada di areal $108.50 hingga ke zona $113.00.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19.30 | US - Average Hourly Earnings m/m | - | 0.4% | 0.0% | |||||
19.30 | US - Non-Farm Employment Change | - | 492K | 678K | |||||
19.30 | US - Unemployment Rate | - | 3.7% | 3.8% | |||||
21.00 | US - ISM Manufacturing PMI | - | 58.9 | 58.6 | |||||