Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Menguat, Pelemahan ADP Meredakan Tekanan The Fed
Harga Emas Menguat, Pelemahan ADP Meredakan Tekanan The Fed
Friday, 03 July 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1431

0.08%

GBPUSD

1.3345

0.09%

AUDUSD

0.6915

0.23%

NZDUSD

0.5696

0.16%

USDJPY

161.09

0.01%

USDCHF

0.8034

-0.06%

USDCAD

1.4180

-0.02%

GOLDUD

4125.81

1.56%

USD/IDR

17,989

0.00%

Fokus Utama:

  1. Pelemahan data ketenagakerjaan AS meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed
  2. Pelaku pasar menantikan data Nonfarm Payrolls (NFP) 

Jumat, 03 Juli 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.121 per troy ons setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari ekspektasi. Data Nonfarm Payrolls (NFP) menunjukkan penambahan tenaga kerja hanya 57 ribu pada Juni, jauh di bawah proyeksi pasar sebesar 110 ribu. Pelemahan pasar tenaga kerja tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada September turun menjadi sekitar 54% dari sebelumnya 66%, sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Selain didukung perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan harga emas juga dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS yang mencatat penurunan mingguan terbesar sejak April. Dolar yang lebih lemah membuat harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga mendorong peningkatan permintaan. Di sisi fundamental, World Gold Council melaporkan bank sentral global kembali mencatat pembelian bersih sebesar 41 ton pada Mei, yang menunjukkan permintaan dari sektor resmi masih menjadi salah satu penopang harga emas dalam jangka menengah hingga panjang. 

Sementara itu, pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan inflasi AS serta pernyataan pejabat The Fed untuk memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan moneter pada semester II-2026. Di sisi lain, perkembangan geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan meskipun pengaruhnya terhadap pergerakan harga emas mulai berkurang dibandingkan faktor makroekonomi. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.053 hingga $3.984, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.167 hingga $4.212. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.870, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.326.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30am

USD

Fed balance Sheet

$6,725T

$6.5T

$6.736T

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788