Home
>
News
>
Publication
>
Harapan Berakhirnya Penutupan Hormuz Buat Minyak Meredup
Harapan Berakhirnya Penutupan Hormuz Buat Minyak Meredup
Thursday, 21 May 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1624

0.06%

GBPUSD

1.3438

0.01%

AUDUSD

0.7149

-0.24%

NZDUSD

0.5867

0.03%

USDJPY

158.91

-0.03%

USDCHF

0.7869

-0.05%

USDCAD

1.3743

0.07%

GOLDUD

4,544.62

0.49%

COFU

98.95

-0.23%

USD/IDR

17,680

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Tiga kapal tanker yang memuat 6 juta barel minyak mentah untuk pasar Asia berhasil keluar dari Selat Hormuz pada 20 Mei.
  • Trump mengatakan bersedia menunggu beberapa hari untuk mendapatkan jawaban terkait kesepakatan damai dengan Iran.

************************************************************

Kamis, 21 Mei 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari harapan berakhirnya penutupan di Selat Hormuz, dan isyarat AS untuk bersedia menunggu jawaban Iran. Meski demikian, peringatan dari UEA, dan laporan stok EIA membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Tiga kapal tanker yang membawa 6 juta barel minyak mentah, yang ditujukan untuk pasar Asia berhasil melintasi Selat Hormuz pada hari Rabu, setelah menunggu di Teluk selama lebih dari dua bulan, menurut data pengiriman dari LSEG dan Kpler. Kapal-kapal tersebut melalui jalur transit yang telah diperintahkan Iran sebagai rute baru, dan sekaligus memberikan harapan akan berakhirnya penutupan di jalur selat tersebut.

Turut membebani harga, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan bahwa AS siap untuk melanjutkan serangan lebih lanjut terhadap Teheran jika Iran tidak menyetujui kesepakatan perdamaian, tetapi menyarankan Washington dapat menunggu beberapa hari untuk mendapatkan jawaban yang tepat, karena negosiasi telah berada di tahap akhir.

Sementara itu, UEA memperingatkan bahwa aliran minyak global mungkin membutuhkan setidaknya empat bulan untuk pulih hingga 80 persen dari tingkat sebelum konflik, ungkap CEO ADNOC, Sultan Al Jaber, pada hari Rabu.

Dukungan lainnya datang dari laporan stok resmi versi pemerintah yang dirilis EIA pada Rabu malam menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 7,9 juta barel pada pekan yang berakhir 15 Mei, melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 2,9 juta barel. Untuk stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 1,55 juta barel, menandai penurunan mingguan ke-14 berturut-turut. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $101 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $96 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Building Permits

 

1.39M

1.363M

19:30

USA - Housing Starts

 

1.41M

1.502M

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

210K

211K

19:30

USA - Philadelphia Fed Manufacturing Index

 

18

26.7

20:45

USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash

 

53.8

54.5

20:45

USA - S&P Global Services PMI Flash

 

51.1

51.0

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788