Home
>
News
>
Publication
>
GBPUSD Kembali Konsolidasi Pasca Terpukul Perkasanya USD Pekan Lalu
GBPUSD Kembali Konsolidasi Pasca Terpukul Perkasanya USD Pekan Lalu
Monday, 14 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.21080

-0.07%

GBPUSD

1.41170

-0.03%

AUDUSD

0.76950

0.10%

NZDUSD

0.71260

0.22%

USDJPY

109.63000

0.12%

USDCHF

0.89840

0.03%

USDCAD

1.215

0.00%

GOLDUD

1874.190

-0.43%

USD/IDR

14190

0.21%

Fokus GBPUSD:

  1. GBPUSD masuk fase konsolidasi pagi ini
  2. Brexit dan kondisi pandemi Inggris ikut jadi fokus

Senin, 14 Juni 2021 - Pasangan Pound memulai pekan ini dengan sebagian besar tidak berubah di sekitar 1.4110. Di balik itu, harga tampaknya sedikit memperhatikan berita utama negatif baru-baru ini mengenai Brexit dan perpanjangan tanggal pencabutan pembatasan aktivitas di dalam Inggris. Dari Brexit, Presiden AS Joe Biden menahan diri untuk tidak mengambil sikap keras, seperti yang diantisipasi secara luas. Namun, para pejabat Uni Eropa (UE) menyambut dukungan dari Amerika untuk mendorong Inggris menuju persyaratan Brexit yang telah disepakati sebelumnya di Irlandia Utara (NI). Dari sisi lain, dirilisnya presentase angka GDP Inggris bulan lalu di 2.3% dari yang diharapkan 2.4%, setelah sebelumnya 2.1% dan estimasi perubahan GDP 3 bulan lalu di angka 3.8% masih memberi sinyal positif bagi pertumbuhan perekonomian.

Selanjutnya, pers mengkonfirmasi spekulasi pasar tentang penundaan pembukaan aktivitas di Inggris - yang sebelumnya diwacanakan oleh beberapa pejabat di tanggal 21 Juni mendatang, menyusul peningkatan varian Delta virus Covid. Lebih lanjut, data mengutip lompatan mingguan 49% dalam kasus COVID dalam negeri untuk memaksa otoritas menginisaisi tindakan terbaru. Ke depan, kalender ringan dan konfirmasi berita yang dihebohkan, ditambah dengan kehati-hatian sebelum Fed dan minimnya volatilitas dari Australia dan China, dapat membatasi pergerakan GBPUSD jangka pendek. Juga tak luput dari perhatian, adanya sumbu baru yang kembali digaungkan paska KTT G7 kemarin terkait hubungan China dan negara-negara barat juga perlu diwaspadai.

Pada saat penulisan, GBPUSD masih konsolidasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.40900 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.41400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.41800 dan support terjauhnya di 1.40700.

AUDUSD – Disponsori kekuatan USD di akhir pekan kemarin, AUDUSD tertekan untuk berakhir lebih rendah pada hari Jumat dan menguji level 0.77 setelah jatuh dari tertinggi. Untuk hari ini, selain akhir pekan yang diperpanjang di Australia dan China, kalender yang ringan dan tidak adanya kejutan dari pertemuan Kelompok Tujuh (G7) terbaru tampaknya mendukung konsolidasi pasangan. Di sisi lain, "gesekan" baru-baru ini antara AS dan China juga ikut memperburuk sentimen pasar yang membantu Dolar AS mendapatkan daya tarik. Sebelumnya, sikap pemerintahan Biden pada KTT G7 kembali lagi menyudutkan China terkait sejumlah isu berjalan yaitu C-19, Taiwan , dan hak asasi manusia. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.76800 dan resistance di 0.77300. 

EURUSD – EURUSD ikut terkoreksi cukup dalam di hari Jumat kemarin, ditekan kuat oleh pergerakan kokoh USD. Harga kembali terpukul jauh ke bawah level 1.21 - sebagai level terendahnya sejak 14 Mei lalu. Sebelumnya, meskipun ECB menahan diri dari setiap langkah kebijakan, seperti yang diharapkan, revisi ke atas terhadap perkiraan PDB dan Inflasi untuk tahun 2021 dan 2022 menunjukkan para pembuat kebijakan menerima kekhawatiran reflasi meskipun mengelak dari adanya ekspektasi pengurangan. Secara rinci, ECB mengisyaratkan PDB tumbuh sebesar 4.6% tahun ini (naik dari 4.0%) dan 4.7% pada 2022 sedangkan inflasi dapat naik menjadi 1.9% untuk 2021 dan 1.5% untuk 2022.. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20900 dan resistance di 1.21400.

NZDUSD – Pasangan Kiwi memperpanjang prospek suram di akhirf pekan kemarin, untuk kembali goyah ke sekitar 0.773. NZDUSD menanggung beban Dolar AS yang kuat di tengah serbuan pasar untuk mengambil risiko keamanan menjelang FOMC minggu ini. Berdampak sama, sentimen juga datang dari pertemuan Kelompok Tujuh (G7) yang kembali mencuatkan sinyal bahwa negara-negara Barat kompak untuk mengkritik China. Dari dalam negeri, perlu dicatat bahwa hasil optimis dari Indeks Manufaktur Business NZ, dirilis sedikit membaik ke 58.6 versus 58.3 untuk bulan Mei juga tidak dapat membantu harga NZDUSD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71200 dan resistance di 0.71600.

USDCAD – USDCAD kini bergerak dekat zona 1.216 di sekitar puncak tiga-mingguan. Tidak hanya kurangnya data/peristiwa utama tetapi katalis campuran dan pasar China dan Australia yang absen juga membatasi pergerakan pasangan akhir-akhir ini. Sentimen hati-hati menjelang notulensi FOMC minggu ini menempatkan tawaran beli di bawah Dolar AS dan mendukung pembeli USDCAD untuk memperpanjang kenaikan besar hari Jumat. Namun untuk menahan harga, barang ekspor utama Kanada, minyak mentah WTI, tetap kuat di dekat level tertinggi akhir 2018. Peluncuran vaksin di Amerika Utara serta Eropa membantu memulihkan permintaan, masih dimanfaatkan dengan apresiasi pasar akan sikap OPEC+ yang akan terus mengambil pendekatan yang sangat hati-hati. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.21400 dan resistance di 1.21700.

USDCHF – Pasangan USDCHF mengumpulkan kenaikan pagi ini, masih mengekor valuasi USD di pasar. Pergerakan apresiasi Dolar AS sebulumnya mendorong harga untuk bergerak lebih tinggi. Investor tetap percaya (setidaknya untuk beberapa waktu kedepan) terhadap USD menjelang pertemuan FOMC. Sebelumnya juga, data ekonomi yang optimis terus mendukung pemulihan ekonomi dan memperoleh prospek tapering Fed yang lebih cepat dari perkiraan. Terbaru, Indeks Dolar AS naik pada hari Jumat setelah angka sentimen Konsumen Michigan AS naik menjadi 86.4 pada bulan Juni, mengalahkan ekspektasi pasar di 84. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.89700 dan resistance di 0.90000.

USDJPY – Harga memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya di jam-jam awal perdagangan Asia pagi ini - dan kini berkonsolidasi di kisaran yang lebih luas dsekitar 109.20-80. Di sisi lain, Yen kurang mendapat sorotan investor pada keadaan ekonomi yang beragam di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi yang buruk dari para pembuat kebijakan dalam negeri. Dalam kalender ekonomi, investor akan ditawarkan data Produksi Industri Jepang. Selain itu juga, perlu dicatat bahwa peringatan PM Jepang Yoshihide Suga kepada partai oposisi atas seruan mosi tidak percaya, serta sentimen hati-hati menjelang pertemuan Fed minggu ini, ikut membebani momentum kenaikan harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.500 dan resistance di 109.900.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:00

GB - BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

All Day

AU, CN - Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788