| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,1325 | 0,11% |
GBPUSD | 1,3582 | 0,15% |
AUDUSD | 0,7218 | 0,29% |
NZDUSD | 0,673 | 0,64% |
USDJPY | 115,07 | -0,03% |
USDCHF | 0,9205 | 0,01% |
USDCAD | 1,277 | -0,21% |
GOLDUD | 1898,10 | 0,03% |
COFU | 91,74 | 0,25% |
USD/IDR | 14340 | 0,03% |
Fokus Minyak Mentah:
Rabu, 23 Februari 2022 - Harga minyak mentah berhasil bertahan di atas zona $90/barel, dengan sentimen perdagangan minyak mentah masih tertuju pada isu masalah Ukraina dan Rusia. Sementara itu, berdasarkan berita terbarunya, Rusia memecah pasukannya menjadi 2 bagian di wilayah Timur Ukraina.
Sementara itu, masih terkait eskalasi antara Rusia dan Ukraina, sejumlah negara mulai terlihat melancarkan sanksi terhaap Rusia, diantaranya adalah AS dan Inggris memberikan sanksi terhadap bank Rusia, sementara Uni-Eropa mendaftar-hitamkan sejumlah politisi dan Jerman menghentikan proyek pipa gas Nord Stream senilai $11 miliar. Namun demikian, sanksi-sanksi tersebut belum masuk dan terdampak langsung ke sektor energi Rusia, selain penghentian proyek oleh Jerman tersebut.
Di sisi lain, terkait Iran, pembicaraan lanjutan terkait kesepakatan program nuklir dan pengendoran sanksi terhadap Iran hampir mendekati kata sepakat. Sebagai catatan, kesepakatan tersebut, jika disetujui maka dapat mendorong produksi minyak mentah Iran untuk ekspor sekitar 1 juta barel per hari. Hal tersebut sedikit memberikan efek tahanan pada harga minyak mentah untuk menguat dalam jangka pendek.
Dalam jangka menengah gerak harga minyak masih relatif berfluktuasi di kisaran zona $88.50 hingga ke zona $94.65. Zona support terdekat yang perlu diperhatikan berada di areal $91.20, dan resistance terdekatnya di areal $93.00. Zona resistance terjauhnya berada di areal $97, sementara untuk zona support terjauhnya berada di areal $86.40.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |
8:00 | NZ - RBNZ Cash Rate & Meetings | 1.00% | 1.00% | 0.75% | |
16:30 | GB - Monetary Policy Hearing | - | - | - | |