Home
>
News
>
Publication
>
Emas Melemah Setelah Alami Lonjakan Di Atas Level $ 1700
Emas Melemah Setelah Alami Lonjakan Di Atas Level $ 1700
Wednesday, 05 October 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

0.9984

0.02%

GBPUSD

1.1474

0.00%

AUDUSD

0.6500

0.03%

NZDUSD

0.5730

0.38%

USDJPY

144.11

-0.03%

USDCHF

0.9792

-0.02%

USDCAD

1.3511

-0.01%

GOLDUD

1726.0

-0.40%

USD/IDR

15150

0.30%

Fokus emas :

1. Harga emas melemah di zona $ 1720.89 per troy ons.

2. Data US JOLTS Job Openings dan pernyataan Presiden Fed San Francisco Mary Daly  

Rabu, 5 Oktober 2022 harga emas bergerak melemah di zona $ 1720.89 per troy ons. Pada pagi hari ini harga emas bergerak melemah setelah ditutup menguat di hari perdagangan kemarin. Pergerakan emas dipengaruhi oleh kinerja indeks dolar pasca sektor ketenagakerjaan AS yang melemah namun masih dibayangi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga.

Emas bergerak melemah setelah ditutup menguat di zona $ 1726.46 pada hari perdagangan kemarin seiring dengan indeks dolar yang ditutup melemah di zona 109.97. Kinerja dolar melemah usai dirilisnya data US JOLTS Job Openings oleh Bureau of Labor Statistics menunjukkan kontraksi di angka 10.05M dibandingkan dengan data sebelumnya 11.17M. Pembukaan pekerjaan yang terkontraksi mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja mulai melemah karena ekonomi bergulat dengan suku bunga yang tinggi. Perusahaan menunda ekspansi kapasitas dan rencana investasi untuk menghindari kewajiban bunga yang lebih tinggi sehingga memperlambat proses penciptaan lapangan kerja. 

Pagi ini, emas bergerak melemah walaupun masih di atas level $ 1700 dibayangi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga. Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan ada banyak ruang bagi The Fed untuk menggunakan suku bunga yang lebih tinggi sebagai alat untuk mengurangi permintaan dan tekanan harga serta turut mencatat sekitar setengah dari apa yang menyebabkan inflasi tinggi saat ini adalah kelebihan permintaan. Daly menegaskan kembali bahwa mandat The Fed adalah untuk mencapai stabilitas harga dengan tetap memperhatikan dampak dari apresiasi dolar karena tingginya suku bunga AS terhadap pertumbuhan global. Pejabat Fed lainnya, Philip Jefferson, turut menyampaikan fokusnya bahwa inflasi adalah masalah paling serius dan memulihkan stabilitas harga membutuhkan waktu dan periode dimana pertumbuhan berada di bawah tren. The Fed telah menaikkan suku bunga AS lebih cepat tahun ini, Jefferson tidak mengomentari langsung terkait besaran kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed November mendatang apakah 75 basis poin untuk yang keempat kalinya berturut - turut, seperti ekspektasi mayoritas pasar saat ini, atau 50 basis poin. Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga, kondisi tingginya suku bunga melemahkan daya tarik emas sehingga menjadi sentimen negatif bagi kinerja emas.

Harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal $ 1714.71 dan resistance terdekatnya berada di areal $ 1732.08. Support terjauhnya berada di areal $ 1709.06 hingga ke areal $ $ 1703.42, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal $ 1740.34 hingga ke areal $ 1745.55.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:15

USD - ADP Non-Farm Employment Change

-

200K

132K

19:30

USD - Trade Balance

-

-67.8B

-70.6B

20:45

USD - Final Services PMI

-

49.2

49.2

21:00

USD - ISM Services PMI

-

56

56.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788