Home
>
News
>
Publication
>
Data Penjualan Ritel Australia Yang Suram Telah Menekan Kinerja AUDUSD
Data Penjualan Ritel Australia Yang Suram Telah Menekan Kinerja AUDUSD
Tuesday, 31 January 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0849

-0.03%

GBPUSD

1.2348

-0.02%

AUDUSD

0.7057

-0.23%

NZDUSD

0.6469

-0.23%

USDJPY

130.44

-0.24%

USDCHF

0.9254

0.06%

USDCAD

1.3386

0.03%

GOLDUD

1923.2

-0.10%

USD/IDR

14990

0.00%

Fokus AUDUSD:

  1. Pergerakan pasangan mata uang Aussie melemah ke zona 0.7040
  2. Kinerja mata uang USD menguat

Selasa, 31 Januari 2023 - Pasangan mata uang AUDUSD turun dipengaruhi oleh rilisnya data penjualan ritel Australia untuk Bulan Desember yang suram. Menurut Biro Statistik Australia, Data ekonomi telah menunjukkan penurunan pertumbuhan sebesar 3,9% vs ekspektasi -0,3% dan rilis sebelumnya sebesar 1,4%. Permintaan ritel telah melambat secara dramatis meskipun musim Natal, yang diperkirakan akan memacu belanja konsumen setelah tiga Natal berturut-turut yang terkunci oleh pandemi. Meskipun ada penurunan besar dalam permintaan ritel, Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin akan terus menaikkan suku bunga lebih lanjut karena Konsumen kuartal keempat Indeks Harga (CPI) telah menyegarkan tertinggi multi-tahun di 7,8%.

Di Sisi yang lain, PMI Manufaktur NBS China naik menjadi 50,1 versus perkiraan pasar 49,7 dan 47,0 sebelumnya sedangkan PMI Non-Manufaktur juga optimis dengan angka 54,4 dibandingkan dengan perkiraan 51,0 dan pembacaan sebelumnya 41,6. Perlu dicatat bahwa Australia adalah mitra dagang utama China dan aktivitas ekonomi yang meningkat dalam ekonomi China akan mendukung Dolar Australia kedepannya.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun. Support terdekatnya di zona 0.6990 dan resistance terdekatnya di zona 0.7090. Support lanjutan di zona 0.6960 dan dilanjutkan ke zona 0.6920. Resistance lanjutan di zona 0.7120 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.7150

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0850. Penurunan pasangan mata uang Euro diakibatkan oleh rilis data data makro Zona Euro yang mengecewakan. Pembacaan awal Produk Domestik Bruto (PDB) Jerman kuartal keempat (Q4) lebih lemah dari perkiraan 0,0% dan 0,4% sebelum -0,2% QoQ. “Setelah perekonomian Jerman berhasil berjalan dengan baik meski dalam kondisi sulit pada tiga kuartal pertama, kinerja ekonomi sedikit menurun pada kuartal keempat tahun 2022”, kata Destatis dalam publikasinya. Hal yang sama menimbulkan kekhawatiran akan PDB zona euro yang suram. Selanjutnya, Indikator Sentimen Ekonomi di kawasan Euro meningkat menjadi 99,9 pada bulan Januari dari perkiraan pasar 97,1 sebelumnya dan 97,0 yang direvisi naik. Keyakinan Konsumen, bagaimanapun, cocok dengan perkiraan pasar 20,9 dan pembacaan sebelumnya. Support terdekatnya di zona 1.0790 dan resistance terdekatnya di zona 1.0930

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2350. Turunnya kinerja pergerakan mata uang Inggris disebabkan oleh keragu-raguan yang sedang dialami oleh Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt atas pemotongan pajak dan komplikasi ekonomi akibat pemogokan pekerja yang membebani kinerja GBPUSD. Meski begitu, para pembuat kebijakan mengusulkan perjuangan untuk menjinakkan inflasi sebagai obat untuk mengatasi penghentian pekerja dan menimbulkan masalah seputar hal itu, termasuk inflasi yang lebih tinggi dan produktivitas yang rendah. Support terdekatnya di areal 1.2280 dan resistance terdekatnya di zona 1.2410

NZDUSD – Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6440. Pergerakan pasangan mata uang Kiwi tertekan oleh kinerja USD yang menguat akibat suasana kehati-hatian pasar menjelang pertemuan FOMC pada minggu ini. Di sisi yang lain, walaupun data penjunjang dari China menandakan positif masih belum mampu menopang kinerja NZDUSD. NBS China PMI Manufaktur naik menjadi 50,1 versus 49,7 perkiraan pasar dan 47,0 sebelumnya sedangkan PMI Non-Manufaktur juga optimis dengan angka 54,4 dibandingkan dengan perkiraan 51,0 dan pembacaan sebelumnya 41,6. Support terdekatnya di areal 0.6410 dan resistance terdekatnya di zona 0.6490

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 130.44 akibat penguatan mata uang yen setelah data ekonomi Jepang menunjukan data yang positif. Data ekonomi Jepang melaporkan Unemployment Rate dengan angka yang tidak berubah sebesar 2,5% dibanding sebelumnya. Selain itu data Retail Sales y/y mengalami kenaikan sebesar 3,8% dibanding sebelumnya 2,5%, Indikator ini menunjukkan level pengeluaran konsumen yang merupakan komponen penting penggerak aktivitas perekonomian suatu negara, jika data penjualan ritel lebih baik dari yang diperkirakan, maka hal tersebut mengindikasikan ekonomi yang sedang tumbuh. Tumbuhnya perekonomian mencerminkan kekuatan daya beli konsumen dan kecenderungan naiknya tingkat inflasi. Kuatnya perekonomian menyebabkan penguatan nilai tukar mata uang negara tersebut, sedangkan naiknya inflasi akan menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga acuan. Selain itu pada pagi ini Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan bahwa "kenaikan upah penting bagi pemerintah dan Bank of Japan (BoJ). Support terdekatnya di zona 130.00 dan resistance terdekatnya di zona 130.70.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3386 menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Kanada yang diperkirakan 0,1% versus 0,1%. Selain itu, harga minyak mentah mengalami peningkatan di dekat $78,00 karena harapan berakhirnya masalah Covid memperbaharui harapan permintaan energy.Sebelumnya, dalam berita yang beredar yang menunjukkan kesiapan pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk mencabut keadaan darurat yang disebabkan oleh Covid tampaknya telah mendukung sentimen. Support terdekatnya di zona 1.3350 dan resistance terdekatnya di zona 1.3425.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang naik ke zona 0.9254 menjelang kehati-hatian pasar pada pertemuan FOMC untuk kebijakan tingkat suku bunga AS. Ketua Fed Jerome Powell mungkin menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,50-4,75%. Support terdekatnya di zona 0.9220 dan resistance terdekatnya di zona 0.9280.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:30

JPY - Unemployment Rate

2.5%

2.5%

2.5%

6:50

JPY - Prelim Industrial Production m/m

-0.1%

-1.1%

0.2%

7:30

AUD - Private Sector Credit m/m

0.3%

0.5%

0.5%

7:30

AUD - Retail Sales m/m

-3.9%

-0.2%

1.4%

13:30

EUR - French Consumer Spending m/m

-

0.2%

0.5%

13:30

EUR - French Flash GDP q/q

-

0.0%

0.2%

14:00

EUR - German Import Prices m/m

-

-2.4%

-4.5%

14:00

EUR - German Retail Sales m/m

-

-0.1%

1.1%

15:55

EUR - German Unemployment Change

-

5K

-13K

16:30

GBP - M4 Money Supply m/m

-

1.2%

-1.6%

16:30

GBP - Mortgage Approvals

-

44K

46K

16:30

GBP - Net Lending to Individuals m/m

-

5.1B

5.9B

20:30

CAD - GDP m/m

-

0.2%

0.1%

20:30

USD - Employment Cost Index q/q

-

1.1%

1.2%

21:45

USD - Chicago PMI

-

45.4

44.9

22:00

USD - CB Consumer Confidence

-

109.2

108.3

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788