Home
>
News
>
Publication
>
Berita Negatif Vaksin Moderna & Pfizer Goyahkan Pasar Minyak
Berita Negatif Vaksin Moderna & Pfizer Goyahkan Pasar Minyak
Monday, 30 August 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.17910

0.14%

GBPUSD

1.37560

0.12%

AUDUSD

0.73030

0.11%

NZDUSD

0.70040

0.01%

USDJPY

109.840

-0.05%

USDCHF

0.91290

-0.27%

USDCAD

1.26200

-0.06%

GOLDUD

1816.890

-0.13%

COFR

997227

-0.79%

USD/IDR

14390

-0.14%

Fokus Crude Oil:

  1. Jepang laporkan penemuan kontaminan dalam vaksin Moderna; New Zealand laporkan kematian pertama akibat vaksin Pfizer.
  2. OPEC+ dapat pertimbangkan kembali rencana peningkatan produksi, ungkap menteri perminyakan Kuwait. 


Senin, 30 Agustus 2021 - Pada pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish dibebani oleh berita negatif terkait vaksin Moderna dan vaksin Pfizer yang berpotensi menghambat program vaksinasi khususnya di Asia. Meski demikian, gangguan pasokan minyak di AS akibat Badai Ida membatasi penurunan harga lebih lanjut. Di samping itu, fokus pasar tertuju pada pertemuan OPEC+ tanggal 1 September yang akan menentukan arah pasar minyak selanjutnya.

Jepang pada hari Minggu melaporkan penemuan kontaminan dalam vaksin Moderna di prefektur Gunma, dekat Tokyo. Penemuan tersebut menyusul keputusan otoritas kesehatan Jepang pada hari Kamis yang menangguhkan penggunaan 1.6 juta dosis vaksin Moderna akibat laporan serupa. Sementara itu, Selandia Baru pada hari Senin melaporkan kasus kematian pertama yang tercatat di negara itu terkait dengan vaksin Pfizer. Kedua berita tersebut memicu kekhawatiran akan terhambatnya program vaksinasi, khususnya di Asia, yang saat ini sedang berupaya memerangi penyebaran kasus baru Covid-19.

Dalam pertemuan pada 1 September, OPEC+ kemungkinan akan mempertimbangkan kembali rencana peningkatan produksi sebesar 400,000 bph yang sebelumnya disepakati, ungkap menteri perminyakan Kuwait, Mohammad Abdulatif al-Fares pada hari Minggu.

Sementara itu dukungan pada harga minyak datang dari gangguan pasokan minyak di AS akibat hantaman Badai Ida yang membuat penangguhan sebesar 95% atau 1.74 juta bph produksi minyak di Teluk Meksiko AS. Kawasan tersebut memasok sekitar 17% dari total produksi minyak AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,020,000 - 1,040,000 per barel serta kisaran Support di IDR 960,000 - 940,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - Pending Home Sales YoY

-

-

-1.9%

21:30

USA - Dallas Fed Manufacturing Index

-

-

27.3

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788