Home
>
News
>
Publication
>
Aramco Naikkan Harga September, Minyak Kian Terbebani
Aramco Naikkan Harga September, Minyak Kian Terbebani
Monday, 09 August 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.17600

-0.03%

GBPUSD

1.38780

-0.09%

AUDUSD

0.73500

0.05%

NZDUSD

0.70130

0.03%

USDJPY

110.250

-0.04%

USDCHF

0.91440

0.04%

USDCAD

1.25500

0.06%

GOLDUD

1762.290

-1.31%

COFR

974757

-1.49%

USD/IDR

14360

0.14%

Fokus Crude Oil:

  1. Aramco naikkan harga jual resmi minyak mentah untuk pengiriman bulan September ke pasar Asia.
  2. China laporkan kenaikan kasus baru Covid-19 menjadi 125 kasus, naik dari 96 kasus pada sehari sebelumnya. 

Senin, 09 Agustus 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau masih melanjutkan reli bearish dibebani oleh sentimen dari keputusan Aramco yang menaikkan harga jual minyak ke Asia di tengah hantaman kasus baru Covid-19 varian Delta, membuat permintaan minyak semakin terbebani.

Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi minyak mentah jenis Arab Medium dan Heavynya ke pasar Asia untuk pengiriman bulan September masing-masing sebesar 20 hingga 30 sen per barel, level tertinggi dalam empat bulan. Keputusan Aramco tersebut berpotensi semakin menekan permintaan minyak dari wilayah Asia khususnya China yang saat ini tengah dilanda lonjakan wabah Covid-19.

Turut menambah tekanan, China melaporkan 125 kasus infeksi baru, naik dari 96 kasus pada sehari sebelumnya, ungkap Komisi Kesehatan Nasional pada hari Senin. Pemerintah China telah melakukan pembatalan jadwal penerbangan, peringatan perjalanan di 46 kota, dan pembatasan transportasi umum serta layanan taksi di 144 daerah yang paling parah terkena dampaknya. China National Petroleum Corp memperkirakan bahwa gelombang Covid-19 terbaru dapat menghapus 5% permintaan minyak jangka pendek dari China, negara konsumen minyak mentah terbesar kedua di dunia.

Sementara itu, dukungan pada pasar minyak datang dari semakin memanasnya ketegangan politik di Timur Tengah setelah juru runding gerakan Houthi Yaman pada hari Minggu menolak bertemu dengan utusan khusus baru PBB untuk melanjutkan pembahasan upaya perdamaian di wilayah tersebut yang terhenti.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 990,000 - 1,010,000 per barel serta kisaran Support di IDR 940,000 - 920,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - JOLTs Job Opening

-

9.27M

9.209M

22:00

USA - Consumer Inflation Expectations

-

-

4.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788