| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.17500 | 0.05% |
GBPUSD | 1.36960 | -0.01% |
AUDUSD | 0.72350 | 0.08% |
NZDUSD | 0.69480 | -0.06% |
USDJPY | 110.080 | -0.10% |
USDCHF | 0.91750 | -0.04% |
USDCAD | 1.26900 | -0.03% |
GOLDUD | 1792.325 | 0.28% |
COFR | 976955 | 0.32% |
USD/IDR | 14420 | 0.07% |
Fokus Crude Oil:
Jumat, 27 Agustus 2021 - Harga minyak pada penutupan pekan pagi ini terpantau mengalami koreksi ke zona hijau didukung oleh kekhawatiran gangguan pasokan jangka pendek di Teluk Meksiko akibat ancaman Badai Tropis Ida pada akhir pekan. Meski demikian, peningkatan kasus Covid-19 terus membayangi pemulihan permintaan bahan bakar dan membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Perusahaan energi di Teluk Meksiko pada hari Kamis mulai menghentikan produksi di anjungan lepas pantai saat Badai Tropis Ida yang sedang terjadi di Laut Karibia diperkirakan akan menghantam Teluk pada akhir pekan. Sumur lepas pantai Teluk Meksiko berkontribusi terhadap 17% dari produksi minyak mentah AS dan 5% dari produksi gas alam. Selain itu, lebih dari 45% dari total kapasitas penyulingan AS terletak di sepanjang Pantai Teluk.
Sementara itu, Jepang pada hari Kamis memutuskan untuk menangguhkan penggunaan 1.6 juta dosis vaksin Moderna untuk pekerja setelah pihak distributor domestik menerima laporan kontaminasi. Regulator obat Eropa, European Medicines Agency (EMA) mengatakan sedang menyelidiki insiden kontaminasi dan menilai apakah ada dampak pada pasokan UE. Penangguhan tersebut berpotensi memicu kemunduran bagi program vaksinasi khususnya di Asia yang jumlah kasusnya saat ini masih mengkhawatirkan.
Di China, Komisi Kesehatan Nasional melaporkan kenaikan jumlah kasus baru Covid-19 untuk 26 Agustus, naik menjadi 32 kasus dari hari sebelumnya sebanyak 26 kasus. Di Eropa, Menteri Kesehatan Prancis pada hari Kamis mengatakan bahwa meski gelombang keempat Covid-19 telah menunjukkan tren stabil pada Agustus, namun tetap perlu mewaspadai menjelang periode kembali ke sekolah.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,000,000 - 1,020,000 per barel serta kisaran Support di IDR 960,000 - 940,000 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:30 | USA - Core PCE Price Index YoY | - | 3.6% | 3.5% | |||||
19:30 | USA - PCE Price Index YoY | - | - | 4% | |||||
19:30 | USA - Personal Income MoM | - | 0.2% | 0.1% | |||||
19:30 | USA - Personal Spending MoM | - | 0.3% | 1% | |||||
21:00 | USA - Michigan Consumer Sentiment Final | - | 70.7 | 81.2 | |||||