| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,1144 | 0,02% |
GBPUSD | 1,3378 | 0,11% |
AUDUSD | 0,703 | 0,17% |
NZDUSD | 0,6582 | 0,00% |
USDJPY | 115,35 | 0,06% |
USDCHF | 0,9304 | 0,01% |
USDCAD | 1,2741 | -0,09% |
GOLDUD | 1796,60 | 0,09% |
COFU | 87,5 | -0,59% |
USD/IDR | 14360 | 0,10% |
Fokus Crude Oil:
Jumat, 28 Januari 2022 - Harga minyak mentah dunia terlihat kesulitan menembus zona $88/barel pada sesi perdagangan kemarin, dengan harganya terpengaruh oleh kondisi USD yang menguat tajam pada sebagian besar mata uang dan aset dunia. Kenaikan nilai USD dan ditambah dengan kondisi harga minyak yang berada pada level cukup tinggi membuat harga minyak relatif lebih mahal bagi para importir dari negara lain, sehingga memberikan tekanan pada sisi permintaan minyak mentah dunia.
Sementara itu, sentimen geopolitik di Ukraina juga cukup memberikan support pada harga minyak dunia, dengan tambahan isu yakni adanya pembicaraan antara Biden dengan Ukraina, serta ditambah adanya laporan lebih dari 100.000 pasukan militer yang dikerahkan ke perbatasan Ukraina. Hal-hal tersebut memberikan indikasi bahwa kondisi geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang mempengaruhi harga minyak terlihat masih ada hingga kekhawatiran terhadap perang dapat terkendali.
Untuk perdagangan hari ini, zona penting yang perlu diperhatikan berada di areal support $86/barel dan resistance pentingnya di areal $88/barel. Zona support penting terjauhnya berada di areal $85 hingga ke areal $83/barel. Sedang untuk resistance terjauhnya berada di areal $89 hingga ke zona $92.50/barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20.30 | US - Core PCE Index m/m | - | 0.5% | 0.5% |
22.00 | US - UoM Consumer Sentiment R | - | 68.8 | 68.8 |