Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Thursday, 16 December 2021
Publication
Rabu, 16 Desember 2021 - Harga emas sempat bergerak tertekan ke zona $1750 dan kemudian melonjak kembali hingga mencapai areal $1780. Kenaikan yang terjadi pada harga emas tersebut terjadi setelah hasil pertemuan the Fed semalam diumumkan dan sebagian besar pernyataannya menunjukan optimisme terhadap kondisi ekonomi serta adanya percepatan pengurangan pemberian bantuan AS.
Rabu, 15 Desember 2021 - Harga minyak masih terpantau tertekan, dan lanjutkan penurunan untuk hari ketiga pada saat penulisan. Di balik itu ada kondisi sentimen pasar yang belum membaik sejak awal pekan ini, dengan sejumlah tajuk yang masih secara cermat diperhatikan pasar - yaitu perkembangan terkait Omicron dan penantian pasar akan agenda utama The Fed besok.
Rabu, 15 Desember 2021 - Harga emas pagi ini coba bangkit setelah penurunan harian terbesar dalam tiga minggu yang dicetak kemarin, dan kini bergerak di sekitar $1772 - menantikan dorongan baru. Data inflasi PPI AS yang terus dicerna, bergabung dengan kehati-hatian pasar sebelum pertemuan The Fed, dan meningkatnya kekhawatiran terkait Omicron, tampaknya memicu pullback korektif terbaru dari harga emas.
Rabu, 15 Desember 2021 - NZDUSD bertahan lebih rendah setelah turun ke level terendah tahunan lanjutkan penurunan tiga hari. Keragu-raguan terbaru harga dapat dikaitkan dengan data beragam dari China dan kecemasan menjelang pertemuan The Fed. Penjualan Ritel China pagi ini dirilis di angka 3.9% untuk bulan November - turun di bawah perkiraan 4.6% dan 4.9% sebelumnya, sedangkan Investasi Aset Tetap (YTD) turun menjadi 5.2% dari perkiraan 5.4% dan pembacaan sebelumnya 6.1%. Selanjutnya, data Produksi Industri (IP) melonjak ke angka 3.8% - melewati konsensus pasar 3.6% dan 3.5% sebelum. Di balik itu semua, masih ada refleksi sentimen pasar yang cenderung lemah dengan imbal hasil Treasury AS dan kinerja sejumlah ekuitas tetap lamban di hampir beberapa penjuru.
Selasa, 14 Desember 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak tertekan dibebani oleh perkiraan akan melemahnya permintaan minyak terutama dari Asia akibat varian Omicron. Meski demikian, revisi perkiraan konsumsi global oleh OPEC serta potensi melonjaknya harga minyak akibat transisi energi membatasi penurunan harga minyak lebih lanjut.
Selasa, 14 Desember 2021 - Pada saat penulisan, GBPUSD masih terpantau minim pergerakan di sekitar level 1.32 - meski pasar mengekspektasi tekanan bearish hingga ke bawah level 1.30 karena meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran Omicron. Tingkat waspada Covid di Inggris telah dinaikkan ke level empat. Artinya ada tingkat penularan yang tinggi atau meningkat untuk pertama kalinya sejak Mei - dan pada akhirnya merusak prospek kenaikan suku bunga untuk pertemuan Bank of England minggu ini. Juga telah dilaporkan oleh PM Johnson bahwa setidaknya satu orang di Inggris telah meninggal terkait varian Omicron. Lebih lanjut, Menteri Kesehatan Sajid Javid mengatakan bahwa varian Omicron sekarang mewakili 20% kasus di Inggris dengan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) memperkirakan jumlah infeksi harian saat ini sekitar 200 ribu kasus.
Tuesday, 14 December 2021
Publication
Selasa, 14 Desember 2021 - Harga emas bergerak hampir datar di zona $1780, dengan kondisi pasar yang relatif menunggu dan berjaga-jaga jelang hasil pertemuan the Fed besok malam. Pertemuan the Fed kali ini menjadi perhatian pasar karena menunggu perkembangan isu terbaru yang bisa dapat digulirkan oleh Powell dan berdampak pada kinerja ekonomi AS tahun depan.
Senin, 13 Desember 2021 - USDJPY diperdagangkan dalam penawaran beli yang lebih baik pagi hari ini, setelah dapat kembali menyentuh zona 113.50, memanfaatkan katalis dari peningkatan sentimen pasar. Dari dalam negeri, Indeks Manufaktur Besar Tankan Jepang yang sebagian suram untuk kuartal keempat membebani Yen, berkolaborasi dengan USD yang masih diminati pasar. Perlu dicatat, Indeks Manufaktur Tankan dirilis pesimis di angka 18 vs ekspektasi 19, sementara pembacaan Indeks Non-Manufaktur Tankan cenderung optimis di angka 9 vs ekspektasi 5. Dari sisi inflasi, data mencatat bahwa ekspektasi inflasi perusahaan Jepang untuk satu tahun ke depan berada di tingkat tertinggi sejak September 2015. Ke depan, semua perhatian tetap tertuju pada keputusan kebijakan moneter Fed untuk petunjuk baru tentang potensi kenaikan suku bunga 2022, yang pada akhirnya akan berdampak pada imbal hasil dan pasangan USDJPY.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788