Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Jumat, 13 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.383 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung meningkatnya permintaan aset lindung nilai, menyusul eskalasi konflik geopolitik antara Israel dan Iran serta pelemahan data inflasi produsen Amerika Serikat.
Kamis, 12 Juni 2025 - Mata uang Loonie turun ke zona 1.3668. Pasangan Loonie terus melemah ke bawah, setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (CPI) untuk bulan Mei yang lebih lemah dari ekspektasi. CPI utama naik 2.4% YoY (vs 2.5% ekspektasi), dan inflasi inti (Core CPI) stagnan di 2.8% YoY. Hasil ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan September, dengan probabilitas pemangkasan kini mendekati 70% menurut CME FedWatch Tool. Imbal hasil obligasi AS juga turun, dan DXY melemah ke bawah level 98.50, menambah tekanan jual pada Greenback secara keseluruhan.
Kamis, 12 Juni 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari masih akan berlakunya tarif tinggi AS terhadap China. Meski demikian, sinyal eskalasi situasi di Timur Tengah, meredanya potensi perang tarif baru, dan laporan stok EIA berpotensi mendorong harga kembali menguat.
Kamis, 12 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.357 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang oleh rilis data inflasi Amerika Serikat yang lebih lemah dari ekspektasi pasar. Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Mei hanya naik 0,1%, di bawah proyeksi 0,2%, sementara inflasi tahunan tercatat sebesar 2,4% yang lebih rendah dari estimasi konsensus sebesar 2,5%.
Rabu, 11 Juni 2025 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1420. Pasangan mata uang EURUSD mencatat pelemahan moderat meskipun data fundamental dari Zona Euro menunjukkan perbaikan. Indeks Sentix Investor Confidence meningkat signifikan menjadi 0.2 pada Juni, naik dari -8.1 di Mei dan mencerminkan optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi di kawasan tersebut. Namun, pelaku pasar tetap berhati-hati karena komentar dari pejabat ECB seperti Boris Vujcic dan Olli Rehn menunjukkan bahwa bank sentral belum siap mengambil langkah agresif lebih lanjut. Presiden ECB Christine Lagarde juga menegaskan bahwa siklus pelonggaran kemungkinan telah mendekati akhir, namun tanpa komitmen tegas soal waktu.
Rabu, 11 Juni 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari pandangan optimis OPEC akan pertumbuhan konsumsi minyak global. Selain itu, situasi konflik Ukraina yang masih terus memanas dan laporan stok API turut menjadi katalis positif bagi harga.
Rabu, 11 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.322 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya ketidakpastian pasar terkait arah negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Sentimen positif yang muncul akibat kemajuan pembicaraan bilateral mulai terkikis oleh kurangnya kejelasan atas finalisasi kesepakatan, mendorong investor kembali pada aset lindung nilai seperti emas.
Selasa, 10 Juni 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6512. Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada Selasa, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok akan mengarah pada deeskalasi ketegangan tarif. Kedekatan ekonomi Australia dengan Tiongkok menjadikan mata uang AUD sensitif terhadap perkembangan tersebut. Data fundamental terbaru dari Tiongkok mendukung optimisme pasar: surplus perdagangan meningkat dan PMI sektor jasa naik ke 51.1 pada Mei, menunjukkan stabilitas permintaan eksternal, terutama terhadap komoditas Australia. Selain itu, data inflasi Tiongkok menunjukkan pelemahan lanjutan, yang bisa mendorong stimulus fiskal lebih lanjut dari Beijing suatu hal yang secara historis berdampak positif terhadap ekspor Australia.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788