Home
>
News
>
Publication
>
USDCAD Reli Dekati 1.28 di Tengah Pemilu Kanada
USDCAD Reli Dekati 1.28 di Tengah Pemilu Kanada
Monday, 20 September 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.17300

-0.16%

GBPUSD

1.37440

-0.30%

AUDUSD

0.72620

-0.47%

NZDUSD

0.70250

-0.07%

USDJPY

109.970

-0.04%

USDCHF

0.93180

0.11%

USDCAD

1.27640

0.20%

GOLDUD

1753.890

-0.54%

USD/IDR

14240

0.21%

Fokus USDCAD:

  1. USDCAD lanjutkan reli pagi ini
  2. USD kembali dominasi pasar keuangan

Senin, 20 September 2021 - USDCAD mundur dari tertinggi bulanan - karen Kanada bersiap untuk pemilihan Federal hari ini - ke 1.2760 untuk mengawali sesi. Sementara sisi atas pasangan sebelumnya dapat dikaitkan dengan Dolar AS yang lebih kuat, dan kehati-hatian yang sama menjelang pemilu. Meski begitu, penurunan harga minyak, ekspor utama Kanada, dan tantrum tapering Fed, ditambah dengan tidak adanya harapan besar dari pemilu Kanada sempat menjaga daya tarik USDCAD. Di dalam negeri, Pemilihan Federal Kanada gagal untuk menstimulus minat spekulasi para pedagang karena sisi Liberal Perdana Menteri Justin Trudeau dan Konservatif Erin O'Toole dinilai akan "bertarung" dengan sangat sengit. Di tempat lain, harga minyak mentah juga masih tertekan di tengah ketidakpastian mengenai negosiasi dan hubungan perdagangan AS dan China. 

Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) tetap menguat di sekitar 93.25, level tertinggi sejak 23 Agustus pagi ini. Indeks USD tetap berada di posisi terdepan setelah tren naik dua minggu di tengah suasana risk-off. Namun, kecemasan sebelum momen The Fed dan hari libur bank di China, serta Jepang, membatasi momentum akhir-akhir ini. Menutup pekan kemarin, pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS untuk September dirilis turun di bawah perkiraan 72.20 menjadi 71.0 tetapi tetap di atas pembacaan sebelumnya 70.30. Hal yang sama bergabung dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang dirilis sebelumnya dan kasus varian Delta yang meningkat untuk meragukan sikap The Fed ke depan. Namun, Penjualan Ritel yang lebih kuat dan data inflasi tingkat pabrik bergabung dengan harapan stimulus lebih lanjut sebaliknya diekspetasi akan mendorong The Fed untuk setidaknya melakukan penyesuaian yang lebih optimis.

Pada saat penulisan, USDCAD bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.27600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.28000. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.28300 dan support terjauhnya di 1.27100.

AUDUSD – AUDUSD menerima penawaran beli di sekitar 0.7250, untuk mencatatkan tekanan turun ke level terendah sejak 27 Agustus pagi ini. Di balik itu, pasangan barometer risiko bereaksi terhadap sentimen masam di tengah hari kalender yang cerah. Kekhawatiran akan runtuhnya Evergrande China seperti Lehman dan pembaruan statistik pandemi yang beragam membebani selera risiko akhir-akhir ini. Juga menantang suasana bisa menjadi ketidakpastian atas stimulus AS. Selanjutnya, tekanan bagi pasangan kemungkinan akan mempertahankan kendali di tengah kurangnya data/peristiwa utama dan di China, serta Jepang yang kekurangan volatilitas karena hari libur perdagangan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72200 dan resistance di 0.72600.

EURUSD – EURUSD terus merosot untuk hari kedua berturut-turut, turun ke bawah zona 1.17300 hari ini pada saat penulisan. Setelah laporan Penjualan Ritel AS yang luar biasa pada hari Kamis, pasangan EURUSD diterpa aksi jual dan diperdagangkan di posisi terendah tiga minggu, paralel dengann penguatan Dolar AS secara luas. Dari dalam blok Eropa, Indeks Harga Konsumen Inti Zona Euro (YoY) naik 1.6%, sesuai dengan ekspektasi. Sementara itu, IHK Inti untuk Agustus (MoM) naik tipis 0.3% seperti yang diperkirakan. Kini, fokus investor beralih ke acara minggu depan, dimana FOMC akan membahas masalah kebijakan moneter, dengan penyesuaian kebijakan, terutama terkait QE akan menjadi sorotan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.17000 dan resistance di 1.17500.

GBPUSD – Pada saat penulisan, GBPUSD bergerak sideways untuk konsolidasi, mencoba menahan tekanan yang disumbangkan oleh penguatan USD di balik profil risiko pasar. Sebelumnya, GBPUSD mencapai posisi terendah baru pada hari Jumat karena beberapa firma keuangan serentak mengumumkan ekspektasi mereka untuk kenaikan suku bunga Bank of England. Konsensus umum adalah bahwa sementara penentu suku bunga BoE dapat dilihat berada di ambang yang menentukan. Ke depannya, ini adalah minggu yang kritis bagi para pedagang GBPUSD karena kalender ekonomi menawarkan pertemuan Bank of England dan Federal Reserve. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.36900 dan resistance di 1.37400.

NZDUSD – NZDUSD memulai minggu dengan nada masam di sekitar 0.7035, setelah bergerak dalam tren turun selama dua minggu terakhir. Infeksi COVID-19 baru di luar Auckland menambah tekanan turun pada harga sementara suasana hati-hati menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) AS dan pergolakan China-AS masih membebani harga. Namun, hari libur perbankan di China dan kurangnya data/peristiwa besar di dalam negeri tampaknya membatasi pergerakan langsung pasangan, dan pada gilirannya akan menyoroti katalis risiko untuk arah baru. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.70100 dan resistance di 0.70600.

USDCHF – USDCHF berhasil memanfaatkan kenaikan Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja USD terhadap sekeranjang enam mata uang utama, untuk reli di atas 93.00 dan menyentuh level tertinggi sejak 22 Agustus. Di sisi lain, benchmark imbal hasil Treasury 10-tahun AS naik 4 basis poin menjadi 1.37% karena investor cenderung "mengencangkan sabuk pengaman" menjelang pertemuan Federal Reserve minggu ini. Selanjutnya, kalender ringan di dalam dan luar negeri, kecuali untuk Pemilihan Federal Kanada, dapat membatasi pergerakan DXY. Namun, obrolan terkait Fed dan pembaruan COVID dapat menjadi fokus terdekat para pedagang. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.93100 dan resistance di 0.93400.

USDJPY – USDJPY menguji level rendah dekat 109.20 pada minggu sebelumnya dan kini tetap tertekan di dekat 110.00, hanya untuk diperdagangkan dalam rentang perdagangan yang sangat sempit. USDJPY gagal memanfaatkan kenaikan dalam USD, yang reli di atas 93.00 dan menyentuh level tertinggi sejak 22 Agustus. Di sisi lain, Yen Jepang menemukan beberapa penawaran beli atas meningkatnya kekhawatiran varian Delta di Asia-Pasifik. Selanjutnya, pasar di China dan Jepang yang ditutup hari ini, masih akan menekan likuiditas pasar. Dengan tidak adanya data ekonomi utama, dinamika pasar dan katalis risiko akan mempengaruhi kinerja pasangan ini dalam jangka pendek.  Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.800 dan resistance di 110.000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

CA - Federal Election

-

-

-

All Day

JP, CN - Bank Holiday

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© 2020. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788