Home
>
News
>
Publication
>
GBPUSD Konsolidasi di Balik Perkembangan Brexit Terbaru
GBPUSD Konsolidasi di Balik Perkembangan Brexit Terbaru
Tuesday, 26 October 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.16050

0.00%

GBPUSD

1.37660

0.01%

AUDUSD

0.74900

0.20%

NZDUSD

0.71620

0.03%

USDJPY

113.690

0.12%

USDCHF

0.91960

0.09%

USDCAD

1.23780

0.01%

GOLDUD

1807.612

-0.19%

USD/IDR

14140

0.14%

Fokus GBPUSD:

  1. GBPUSD masuk ke fase konsolidasi
  2. Pasar kembali ragu-ragu terhadap suasana risk-on

Selasa, 26 Oktober 2021 - Pasca sedikit naik pada hari Senin, GBPUSD kini sedang berkonsolidasi lemah dalam rentang baru-baru ini di balik analis yang masih menimbang ekspektasi bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga sebagai respon rilis data ekonomi dan berita utama Brexit. Dari Brexit, Menteri Brexit Inggris David Frost mengatakan kemarin bahwa proposal Uni Eropa untuk menyelesaikan masalah perdagangan yang melibatkan Irlandia Utara tidak berjalan cukup jauh dan kesenjangan yang signifikan tetap ada di antara kedua belah pihak. Sementara itu, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga oleh BoE pada pertemuannya pada 4 November. Namun, data dari Inggris minggu lalu cenderung meragukan pasar. Juga turut membebani adalah ketakutan akan mutasi COVID yang lebih cepat di Inggris dan lonjakan terbaru dimana negara kembali mencatatkan 40 ribu infeksi baru per hari selama 4 hari terakhir.

Di balik itu semua, selera risiko masih dinilai membaik dengan berita utama dari China dan tentang Evergrande yang bergabung dengan harapan stimulus AS, didukung oleh Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Nancy Pelosi. Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR Nancy Pelosi tetap berharap agar paket belanja infrastruktur yang banyak ditunggu segera disahkan. Sementara para pembuat kebijakan baru-baru ini siap untuk memangkas ukuran paket, karenanya stimulus mendapat lebih sedikit kritik dari Partai Republik. Di tempat lain, China mendapat kursi resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Bank Rakyat China (PBOC) tetap siap untuk suntikan lebih lanjut, baru-baru ini sebesar 190 miliar yuan. Selanjutnya, Evergrande mengumumkan dimulainya kembali operasi di beberapa kota setelah membayar kupon obligasi minggu lalu.

Pada saat penulisan, EURUSD bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.16400 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.16600. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.16800 dan support terjauhnya di 1.16200.

AUDUSD - AUDUSD lanjut coba naik untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di dekat 0.749 pada saat penulisan. Terlepas dari penguatan Dolar AS yang luas, mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti AUD, GBP, dan NZD tetap kokoh setidaknya sejak sesi siang kemarin. Namun, investor tampak gugup untuk membuka taruhan agresif pada pasangan ini, karena pengumuman pengurangan obligasi Fed sudah dekat, dianggap positif terhadap USD. Sebaliknya, meskipun mengurangi program pembelian obligasi, Reserve Bank of Australia masih diekspektasi bersikap dovish karena mereka menyatakan akan menaikkan suku bunga hingga 2024. Dalam seminggu ke depan, data ekonomi Australia akan menampilkan angka inflasi di hari Rabu. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.74600 dan resistance di 0.75000.

EURUSD - EURUSD diperdagangkan dalam kisaran ketat pagi hari ini di dekat 1.1610. Sisi negatifnya datang dari USD yang stabil sejak Senin sore setelah memantul dari level terendah satu bulan. Pedagang sekarang melihat ke depan untuk peristiwa data penting, termasuk pertemuan Bank Sentral Eropa Kamis ini. Lingkungan pasar diatur oleh investor yang menimbang prospek suku bunga yang lebih tinggi untuk mata uang yang berhubungan ketat - seperti EUR vs USD. Selain selera risiko, fokus yang lebih besar adalah pertemuan ECB minggu ini dan komentar dari bank dapat mengubah pandangan tentang berapa banyak tekanan inflasi yang dapat memengaruhi suku bunga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37500 dan resistance di 1.38100.

NZDUSD - NZDUSD bertahan pada kisaran perdagangan di sekitar 0.7150, menyusul kinerja yang lebih kuat pada hari Senin. Meskipun demikian, pasangan Kiwi kini bergerak fluktuatif di dekat 0.7160 karena pasar di Selandia Baru (NZ) kembali aktif hari ini setelah merayakan libur Hari Buruh kemarin. Di balik itu, ada sentimen pasar yang membaik kemarin setelah berita utama dari China dan tentang Evergrande bergabung dengan harapan stimulus AS. Yang juga mendukung risk-on adalah ekuitas yang lebih kuat dan ketakutan terhadap COVID yang masih landai. Di NZ, penambahan kasus tercatat surut dan vaksinasi yang lebih cepat membantu pembuat kebijakan Selandia Baru untuk tetap berharap mengatasi pembatasan aktivitas. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71300 dan resistance di 0.71800.

USDCAD - USDCAD mengakumulasi kenaikan pada hari ini di awal jam perdagangan Asia setelah menyentuh angka 1.2400 di sesi AS sebelumnya. Langkah apresiasi Dolar AS membuat USDCAD lebih tinggi karena Investor mengantisipasi kebijakan tapering Fed sambil mencerna penundaan ekspektasi kenaikan suku bunga. Di sisi lain, minyak mentah, ekspor utama Kanada, mundur dari tertinggi baru 7 tahun, yang mendorong CAD lebih rendah terhadap USD. Selain itu, jajak pendapat melaporkan bahwa Bank of Canada (BoC) akan menaikkan suku bunga sedini Q3, 2022, setidaknya tiga bulan lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, yang sudah diekspektasi kenaikan pertamanya pada awal April lalu. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.23700 dan resistance di 1.23800.

USDCHF - USDCHF bergerak di balik Indeks Dolar AS (DXY) yang mempertahankan kenaikan hari sebelumnya, bergerak di dekat 93.90 hari ini. Indeks USD menyegarkan level terendah bulanan pada hari sebelumnya sebelum membukukan kenaikan harian terkuat sejak 11 Oktober. Sementara sentimen beragam mengenai langkah Federal Reserve (Fed) AS selanjutnya dan stimulus AS tampaknya telah mendukung kenaikan USD pada hari sebelumnya, konsolidasi imbal hasil Treasury dari kerugian baru-baru ini juga mendukung daya tarik. Selanjutnya, data perumahan AS, Keyakinan Konsumen dan Indeks Manufaktur Richmond dapat menghibur para pedagang tetapi perhatian utama akan diberikan pada perkembangan moneter AS. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91500 dan resistance di 0.91800.

USDJPY - USDJPY bergerak stabil mengikuti pergerakan sesi sebelumnya, sempat mundur dari tertinggi 2018 di dekat 114.70 yang disentuh pada hari Rabu minggu lalu, dan terus bergerak dalam kisaran psikologis - di bawah 114.00. Pasangan merespon fluktuasi Imbal hasil obligasi AS yang berfokus pada sikap komentar Menteri Keuangan AS Janet Yellen tentang inflasi di mana dia memperkirakan inflasi AS akan kembali normal pada paruh kedua tahun 2022. Di sisi lain, Yen Jepang kehilangan pijakannya karena peningkatan selera risiko di kalangan investor. Untuk saat ini para pedagang menunggu Indeks Harga Perumahan AS, indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller, dan Keyakinan Konsumen AS untuk mengukur sentimen pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 113.500 dan resistance di 114.000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

US - CB Consumer Confidence

-

4

-3

21:00

US - Richmond Manufacturing Index

-

755K

740K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788