| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1707 | -0.19% |
GBPUSD | 1.3425 | -0.21% |
AUDUSD | 0.7090 | 0.45% |
NZDUSD | 0.5928 | 0.46% |
USDJPY | 157.17 | 0.27% |
USDCHF | 0.7777 | 0.27% |
USDCAD | 1.3663 | 0.10% |
GOLDUD | 5344.96 | 0.99% |
USD/IDR | 16,843 | 0.00% |
Fokus EUR/USD:
Selasa, 03 Maret 2026 – Euro dibuka di 1.1707 dan melemah -0.19%. EUR/USD menjadi sorotan utama perdagangan hari ini, dengan pasangan mata uang ini tercatat melemah sekitar -0,19% dan sempat menyentuh area 1.1680–1.1740, level terendah dalam lebih dari satu bulan. Tekanan terhadap Euro meningkat tajam seiring eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul serangan terkoordinasi antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu aksi balasan berupa serangan rudal dan drone. Situasi tersebut mendorong pelaku pasar beralih ke aset safe haven, memperkuat Dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Ketegangan yang melibatkan potensi gangguan di Selat Hormuz turut mendorong lonjakan harga minyak dunia. Kondisi ini relatif lebih merugikan kawasan Eurozone yang sangat bergantung pada impor energi, sehingga kenaikan harga minyak berisiko memperburuk tekanan inflasi sekaligus menekan prospek pertumbuhan. Di sisi domestik, data Penjualan Ritel Jerman yang turun 0,9% secara bulanan memperkuat sinyal pelemahan permintaan domestik. Meski PMI manufaktur Jerman dan Eurozone kembali berada di atas level ekspansi 50, pasar tetap berhati-hati menanti rilis awal data HICP Eurozone yang akan memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter European Central Bank (ECB).
Dari sisi Amerika Serikat, penguatan Dolar AS juga ditopang oleh sikap Federal Reserve yang masih cenderung wait and see di tengah inflasi yang tetap berada di atas target 2%. Data ISM Manufacturing PMI menunjukkan sektor manufaktur masih ekspansif, sementara indeks harga yang dibayar melonjak signifikan, mempertegas tekanan harga di tingkat produsen. Selain itu, fokus pasar pekan ini tertuju pada data ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) yang berpotensi membentuk ulang ekspektasi suku bunga. Kombinasi sentimen risk-off global dan fundamental AS yang relatif solid menjaga EUR/USD tetap berada dalam tekanan.
Tekanan jual masih terlihat dominan pada sesi awal, dengan support terdekat di 1.1675 dan resistance di 1.1745.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3425 dan turun -0.21%. GBP/USD mengalami pelemahan tajam dan sempat menyentuh level terendah dalam sebelas minggu sebelum stabil di sekitar 1.3400. Tekanan terhadap Pound Sterling terutama dipicu oleh penguatan luas Dolar AS akibat meningkatnya permintaan safe haven. Selain faktor eksternal, kondisi domestik Inggris turut membebani mata uang ini. Data ketenagakerjaan menunjukkan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 5,2% dan perlambatan pertumbuhan upah ke 4,2%, memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England berpotensi mempertimbangkan pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan ke depan. Walaupun Gubernur Andrew Bailey menyatakan keputusan suku bunga masih terbuka, pasar mulai meragukan ruang bagi kebijakan yang lebih ketat, terutama di tengah inflasi jasa yang masih tinggi namun aktivitas ekonomi melambat. Di sisi politik, hasil pemilihan sela di Gorton dan Denton yang melemahkan posisi Perdana Menteri Keir Starmer menambah ketidakpastian domestik. Pasar juga menantikan pembaruan proyeksi fiskal dari Office for Budget Responsibility yang berpotensi merevisi turun outlook pertumbuhan Inggris. Dengan latar belakang geopolitik global yang memanas dan kebijakan moneter Inggris yang cenderung lebih dovish dibandingkan Amerika Serikat, GBP/USD masih berada dalam tekanan fundamental yang cukup kuat. Pergerakan cenderung terkoreksi moderat, dengan support di 1.3385 dan resistance terdekat di 1.3470.
AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.7090 dan menguat 0.45%. AUD/USD menunjukkan ketahanan relatif dan cenderung menguat, meskipun tetap sensitif terhadap sentimen risiko global. Dukungan utama bagi Dolar Australia berasal dari sikap hawkish Reserve Bank of Australia, di mana Gubernur Michele Bullock menegaskan bahwa kondisi keuangan mungkin belum cukup ketat untuk membawa inflasi kembali ke target secara berkelanjutan. Inflasi domestik yang masih tinggi dan pasar tenaga kerja yang ketat mendorong spekulasi bahwa RBA masih membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan. Faktor ini membedakan Australia dari banyak negara maju lain yang mulai mempertimbangkan pelonggaran. Namun demikian, risiko eksternal tetap menjadi pembatas. Ketegangan Timur Tengah yang mendorong harga minyak lebih tinggi berpotensi menekan pertumbuhan global, yang pada akhirnya bisa berdampak pada permintaan komoditas Australia. Meski begitu, selama diferensial kebijakan moneter antara RBA dan The Fed tidak melebar signifikan ke arah dovish Australia, AUD/USD memiliki fundamental yang relatif lebih stabil dibandingkan pasangan berbasis Eropa. Rebound cukup solid terjadi setelah tekanan sebelumnya, dengan support terdekat di 0.7055 dan resistance di 0.7135.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5928 dan naik 0.46%. NZD/USD juga menunjukkan penguatan moderat, meskipun masih bergerak dekat level terendah lima minggu terakhir. Kiwi mendapat sedikit dukungan dari penyesuaian ekspektasi kebijakan di mana pasar mulai melihat Reserve Bank of New Zealand tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga. Walau prospek ekonomi Selandia Baru masih menghadapi tantangan, stabilisasi pertumbuhan dan inflasi yang belum sepenuhnya jinak membuat bank sentral cenderung berhati-hati. Di sisi lain, penguatan Dolar AS membatasi ruang apresiasi lebih lanjut. Eskalasi konflik global meningkatkan premi risiko dan mendorong arus dana ke aset likuid berbasis USD. Selain itu, ekspektasi bahwa The Fed mungkin menunda pemangkasan suku bunga hingga paruh kedua tahun ini membuat diferensial imbal hasil tetap mendukung Dolar AS. Dengan latar tersebut, penguatan NZD/USD lebih bersifat korektif dan selektif dibandingkan tren naik yang solid. Penguatan relatif kuat menjaga bias positif jangka pendek, dengan support di 0.5895 dan resistance terdekat di 0.5970.
USDJPY – Mata uang Yen dibuka di 157.17 dan menguat 0.27%. USD/JPY menguat signifikan dan mendekati puncak bulanan di atas 157, mencerminkan dominasi kekuatan Dolar AS atas Yen. Meskipun Yen juga berstatus safe haven, arus modal global saat ini lebih condong ke Dolar karena likuiditas dan imbal hasil yang lebih menarik. Data manufaktur AS yang tetap ekspansif serta kenaikan tajam indeks harga dalam laporan ISM memperkuat pandangan bahwa inflasi AS masih cukup persisten, sehingga membatasi ruang pelonggaran cepat oleh Federal Reserve. Sementara itu, Bank of Japan masih berada dalam fase normalisasi kebijakan yang sangat gradual. Meskipun pejabat BoJ menyatakan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan menuju level netral, perlambatan inflasi inti di Tokyo menimbulkan kehati-hatian. Ketimpangan kecepatan kebijakan antara BoJ dan The Fed membuat USD/JPY tetap memiliki bias fundamental menguat dalam jangka pendek. Penguatan dolar terhadap yen masih berlanjut secara bertahap, dengan support terdekat di 156.50 dan resistance di 157.90.
USDCHF – Mata uang Swiss Frach dibuka di 0.7777 dan naik 0.27%. USD/CHF mencatat penguatan tajam, mencerminkan dominasi Dolar AS bahkan terhadap mata uang safe haven tradisional seperti Franc Swiss. Data ekonomi Swiss yang melemah, termasuk penurunan penjualan ritel dan PMI manufaktur yang berada di bawah 50, mengurangi daya tarik fundamental Franc. Di saat bersamaan, lonjakan komponen Prices Paid dalam ISM AS memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga. Meskipun Franc Swiss biasanya menguat dalam periode ketidakpastian global, kali ini arus dana lebih banyak mengalir ke Dolar AS karena faktor imbal hasil dan statusnya sebagai mata uang cadangan utama dunia. Kombinasi fundamental AS yang resilien dan pelemahan data domestik Swiss menjadikan USD/CHF salah satu pasangan dengan momentum penguatan paling jelas dalam lanskap pasar saat ini. Momentum bullish masih terjaga, dengan support di 0.7740 dan resistance terdekat di 0.7815.
USDCAD – Loonie dibuka di 1.3663 dan menguat 0.10%. USD/CAD juga bergerak lebih tinggi, meskipun penguatannya lebih terbatas dibandingkan pasangan lain karena dukungan dari harga minyak terhadap Dolar Kanada. Lonjakan harga WTI akibat kekhawatiran gangguan pasokan melalui Selat Hormuz meningkatkan pendapatan ekspor Kanada, mengingat negara ini merupakan salah satu pemasok minyak utama ke Amerika Serikat. Faktor ini menciptakan penyeimbang terhadap tekanan risk-off global. Namun demikian, kekuatan Dolar AS yang didorong oleh ekspektasi suku bunga lebih tinggi untuk waktu lebih lama tetap menjadi pendorong utama arah pasangan ini. Data manufaktur Kanada yang membaik memberikan sedikit dukungan domestik, tetapi belum cukup untuk menandingi arus modal ke USD. Dengan demikian, USD/CAD cenderung menguat secara moderat, dengan dinamika harga minyak menjadi variabel kunci penentu arah berikutnya. Pergerakan relatif stabil dengan bias naik tipis, dengan support terdekat di 1.3625 dan resistance di 1.3705.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
4:10am | AUD | RBA Gov Bullock Speaks | - | - | - |
4:45am | NZD | Building Consents m/m | 1.9% | - | -4.5% |
6:30am | JPY | Unemployment Rate | 2.7% | 2.6% | 2.6% |
6:50am | JPY | Capital Spending q/y | 6.5% | 3.0% | 2.9% |
6:50am | JPY | Monetary Base y/y | -10.6% | -9.8% | -9.5% |
7:01am | GBP | BRC Shop Price Index y/y | 1.1% | 1.4% | 1.5% |
7:30am | AUD | Building Approvals m/m | -7.2% | 5.4% | -14.9% |
7:30am | AUD | Current Account | -21.1B | -16.8B | -18.3B |
10:35am | JPY | 10-y Bond Auction | - | - | 2.25|3.0 |
11:00am | JPY | BOJ Gov Ueda Speaks | - | - | - |
2:45pm | EUR | French Gov Budget Balance | - | - | -124.7B |
3:00pm | EUR | Spanish Unemployment Change | - | 26.7K | 30.4K |
5:00pm | EUR | Core CPI Flash Estimate y/y | - | 2.2% | 2.2% |
5:00pm | EUR | CPI Flash Estimate y/y | - | 1.7% | 1.7% |
5:00pm | EUR | Italian Prelim CPI m/m | - | 0.3% | 0.4% |
7:30pm | GBP | Annual Budget Release | - | - | - |
9:55pm | USD | FOMC Member Williams Speaks | - | - | - |
Tentative | USD | RCM/TIPP Economic Optimism | - | 50.1 | 48.8 |
All Day | USD | Wards Total Vehicle Sales | - | 15.4B | 14.9M |
Tentative | NZD | GDT Price Index | - | - | 3.6% |
11:45pm | USD | FOMC Member Kashkari Speaks | - | - | - |