Home
>
News
>
Publication
>
ECB Masih Menahan Diri, EURUSD Manfaatkan Persepsi USD di Pasar
ECB Masih Menahan Diri, EURUSD Manfaatkan Persepsi USD di Pasar
Friday, 11 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.21680

0.14%

GBPUSD

1.41750

-0.01%

AUDUSD

0.77540

-0.06%

NZDUSD

0.71990

-0.15%

USDJPY

109.32000

0.07%

USDCHF

0.89420

-0.02%

USDCAD

1.209

-0.02%

GOLDUD

1898.143

0.08%

USD/IDR

14200

0.09%

Fokus EURUSD:

  1. EURUSD kokoh lakukan rebound pagi ini
  2. Data inflasi AS cetak rekor menakjubkan

Jumat, 11 Juni 2021 - Pasangan EURUSD pagi ini berhasil bergerak rebound menghijau pasca memperhatikan duo katalis utama, yaitu pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang direspon anomali oleh pasar. Meskipun ECB menahan diri dari setiap langkah kebijakan, seperti yang diharapkan, revisi ke atas terhadap perkiraan PDB dan Inflasi untuk tahun 2021 dan 2022 menunjukkan para pembuat kebijakan menerima kekhawatiran reflasi meskipun mengelak dari adanya ekspektasi pengurangan. Secara rinci, ECB mengisyaratkan PDB tumbuh sebesar 4.6% tahun ini (naik dari .,0%) dan 4.7% pada 2022 sedangkan inflasi dapat naik menjadi 1.9% untuk 2021 dan 1.5% untuk 2022.

Di fokus lain, angka inflasi AS melonjak lebih dari yang diharapkan tetapi pasar tampaknya telah bersiap untuk itu, dan berujung pada memberikan antusiasme yang lebih rendah. Meski begitu, imbal hasil Treasury AS turun dan Dolar AS yang terdepresiasi juga ikut membantu harga EURUSD. Indeks Harga Konsumen (CPI) AS, angka IHK utama AS menandai lompatan tercepat sejak 2008 menjadi .,0% YoY sementara IHK Inti menguat ke tertinggi dalam 30 tahun di angka 3.8%. Selain itu, perlu dicatat bahwa berita terbaru mengenai kesepakatan pembuat kebijakan AS tentang rencana pengeluaran infrastruktur sebesar $1.7 triliun selama delapan tahun, yang akan disetujui oleh Gedung Putih, menawarkan sinar optimisme baru ke pasar. Terdekat saat ini, pedagang dapat menunggu Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS untuk mengukur sentimen pasar. 

Pada saat penulisan, EURUSD kokoh menguat dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.21700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.22000. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.22300 dan support terjauhnya di 1.21500.

AUDUSD – AUDUSD mempertahankan pergerakan pemulihan hari sebelumnya dari terendah mingguan di sekitar 0.7750 di awal sesi Asia pagi ini. Pasangan ini mengoreksi level terendah pekan ini sebagai reaksi cepat terhadap data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS, yang dikombinasikan dengan kelemahan berkelanjutan dari imbal-hasil Treasury AS yang menjaga USD dalam kondisi loyo. Hal ini pun pada gilirannya mendorong kinerja ekuitas dan komoditas, yang juga dimanfaatkan oleh harga. Di tempat lain, berita yang menunjukkan kesepakatan Senator bipartisan AS atas kesepakatan infrastruktur dan petunjuk positif Menteri Perdagangan AS-China untuk hubungan perdagangan dan investasi juga mendukung pergerakan AUDUSD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77300 dan resistance di 0.77600. 

GBPUSD – GBPUSD pagi ini mengkonsolidasikan rebound kuatnya kemarin, meski kini masih kembali menguji zona 1.41800. Pasangan Pound menyambut pesimisme yang surut atas Brexit dan pelemahan Dolar AS pada hari sebelumnya. Kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Inggris ternyata tidak terlalu pesimistis daripada yang diantisipasi karena PM Johnson mengatakan bahwa Biden setuju bahwa Inggris dan Uni Eropa memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama dan menemukan solusi pragmatis. Juga, berita bahwa Brussel dan Inggris menyetujui perjanjian penangkapan ikan lebih lanjut juga menawarkan tambahan sentimen positif di tajuk Brexit. Namun, keraguan atas tenggat waktu 21 Juni di Inggris untuk pembukaan aktivitas, bertindak jadi resistance kuat harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.41600 dan resistance di 1.41900.

NZDUSD – Pasangan Kiwi kemarin juga ikut memanfaatkan dampak imbal hasil Treasury 10-tahun AS yang diperbarui ke level terendah tiga bulan untuk menyeret daya tarik Dolar AS di papan pasar keuangan - menjadi alasan di balik kinerja baik mata Antipodean yang sensitif terhadap harga komoditas. Juga mendukung Kiwi dapat menjadi ekspektasi tentang perdamaian perdagangan dan investasi AS-China, untuk saat ini, serta obrolan seputar donasi vaksin COVID lebih lanjut oleh Inggris dan AS. Selain itu, desas-desus tentang Inggris dan dorongan yang didukung AS untuk penyelidikan terperinci tentang asal usul COVID dan kebijakan untuk menghukum China atas masalah tenaga kerja ikut perlu diwaspadai pedagang NZDUSD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71700 dan resistance di 0.72050.

USDCAD – Setelah menghabiskan sebagian besar hari dalam kisaran yang sangat ketat di sekitar 1.2100, pasangan USDCAD kehilangan daya tariknya selama jam perdagangan AS dan turun ke terendah harian di 1.207. Meskipun reaksi pasar awal terhadap data AS memungkinkan USD mempertahankan kekuatannya terhadap para pesaingnya, pergeseran positif yang terlihat pada sentimen pasar mempersulit USD untuk terus menemukan permintaan - seperti vs CAD. Di sisi lain juga, harga minyakmentah acuan terpantau naik kemarin ke batas psikologis $70 sekali lagi, mengoreksi dampak negatif pasca laporan yang menunjukkan kenaikan tajam tak terduga dalam persediaan bensin AS. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20800 dan resistance di 1.21000.

USDCHF – Bertindak sebagai refleksi persepsi pasar terhadap sentimen dalam AS, fokus USDCHF menyaksikan rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang sangat diantisipasi untuk dirilis di 5%, tertinggi sejak Agustus 2008. Selain itu, Klaim Pengangguran Awal dirilis sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan di 376 ribu tetapi jatuh ke level terendah pra-pandemi terbaru. Kini, investor cenderung kembali mengabaikan ketakutan inflasi dan menganggapnya sementara. Sementara itu, Komite DPR AS kemarin dikabarkan sedang menuju sikap untuk menyetujui paket infrastruktur senilai $547 miliar sambil mengadopsi bagian dari proposal administrasi Biden sebagai bagian dari paket infrastruktur senilai $2.3 triliun. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.89200 dan resistance di 0.89600.

USDJPY – Tekanan jual di sekitar dolar AS ikut menekan USDJPY turun di jam-jam awal perdagangan Asia pagi ini - setelah menyentuh tinggi intraday di dekat 107.80. Langkah ini secara eksklusif disponsori oleh depresiasi Dolar AS, yang mengikuti penurunan imbal hasil benchmark 10-tahun AS. Imbal hasil pada Treasuries turun kembali ke 1.5% pada level terendah sejak awal Maret. Meskipun data utama AS mengungkapkan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, pasar cenderung menawarkan antusiasme yang minim sebelumnya. Di sisi lain, Yen memperoleh beberapa daya tarik setelah data datang yang menunjukkan bahwa ekonomi Jepang menyusut kurang dari yang diharapkan di Q1. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.300 dan resistance di 109.600.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

15:30

GB - BOE Gov Bailey Speaks

-

-

-

21:00

US - Prelim UoM Consumer Sentiment

-

84.1

82.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

© 2020. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788