Home
>
GOFX Article
>
Mengenal Futures Trading dan Jenis-jenisnya
Mengenal Futures Trading dan Jenis-jenisnya
Friday, 07 June 2024

Perdagangan berjangka merupakan mekanisme yang dapat dimanfaatkan oleh investor individu dan institusi untuk melakukan lindung nilai terhadap volatilitas harga mengenai harga berbagai aset di masa depan. Bentuk perdagangan ini melibatkan perjanjian untuk membeli atau menjual aset tertentu dengan harga yang telah ditentukan pada tanggal tertentu di masa depan, sehingga pemahamannya sangat penting bagi siapa pun yang ingin mendiversifikasi portofolio investasi mereka.

Artikel berikut ini akan membahas seluk-beluk perdagangan berjangka, dimulai dengan penjelasan yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan perdagangan berjangka dan berbagai jenis kontrak berjangka.


Apa itu Futures Trading?

Perdagangan berjangka, atau yang dikenal dengan istilah futures trading, adalah sebuah sistem di mana dua pihak membuat kontrak untuk membeli atau menjual aset pada harga yang telah disepakati, yang akan diserahkan pada waktu yang ditentukan di masa depan. Kontrak berjangka ini diperdagangkan di bursa berjangka yang terorganisir seperti Chicago Mercantile Exchange (CME) dan memberikan kemungkinan bagi produsen, konsumen, dan investor untuk melindungi diri dari fluktuasi harga aset yang mendasarinya.


Definisi Dasar dan Sejarah

Kontrak berjangka telah ada sejak zaman Yunani kuno, namun perdagangan berjangka modern dimulai pada awal abad ke-18 di Chicago, tempat yang strategis untuk perdagangan karena lokasinya yang dekat dengan pusat pertanian. Bursa berjangka pertama, Chicago Board of Trade (CBOT), didirikan pada tahun 1848, memungkinkan perdagangan kontrak serah yang kemudian berkembang menjadi kontrak berjangka yang terstandardisasi.


Perbedaan Futures Trading dengan Jenis Investasi Lain

Berbeda dengan jenis investasi lain seperti saham atau obligasi, perdagangan berjangka tidak melibatkan aset yang mendasarinya secara langsung, melainkan kontrak yang mencerminkan aset tersebut. Kontrak berjangka adalah standar dan diperdagangkan di bursa, sedangkan kontrak serah (forward contracts) diperdagangkan secara over-the-counter dan lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan pihak-pihak yang terlibat. Futures trading memungkinkan harga aset di masa depan dan juga sebagai sarana lindung nilai, memberikan perlindungan terhadap risiko perubahan harga.


Jenis-Jenis Futures Trading

Perdagangan berjangka, sebuah pasar yang kompleks, mencakup berbagai jenis kontrak yang melayani berbagai aset dan strategi. Berikut kategori-kategorinya:

  • Komoditas Berjangka: Dibagi menjadi beberapa kategori seperti logam (emas, perak), dan energi (minyak, gas), kontrak ini melindungi nilai dari volatilitas harga komoditas fisik.
  • Kontrak Berjangka Valuta Asing (Valas): Kontrak ini melibatkan pasangan mata uang, seperti EUR/USD, yang memungkinkan para trader melihat pergerakan mata uang. Futures valas distandarisasi dan diperdagangkan di bursa teregulasi seperti CME.
  • Derivatif Berjangka Syariah: Sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan syariah, kontrak ini menghindari elemen-elemen seperti bunga, dan berfokus pada aktivitas ekonomi riil dan risiko bisnis bersama.


Risiko dan Manfaat Futures Trading

  • Risiko Pasar dan Leverage:
    Dalam perdagangan futures, perubahan harga aset dapat sangat fluktuatif, yang dikenal sebagai risiko pasar. Faktor-faktor seperti perubahan kebijakan ekonomi dan geopolitik dapat mempengaruhi harga. Leverage memungkinkan investor untuk mendapatkan peluang keuntungan dari modal yang relatif kecil, namun leverage meningkatkan risiko kerugian jika tidak digunakan secara bijak. Fasilitas leverage pada trading forex harus digunakan secara bijak dan melihat pada ketahanan margin yang dimiliki. Margin yang banyak dengan leverage yang besar tidak menjamin seorang trader akan mendapatkan profit yang besar pula. Begitu juga sebaliknya, jika tidak menggunakan leverage maka kesempatan untuk melakukan open posisi open buy atau open sell hanya satu kali dan bisa mengalami kerugian dalam waktu sekejap.
  • Risiko Psikologis:
    Risiko psikologis juga ada dalam perdagangan futures, di mana tekanan pasar dapat mempengaruhi pengambilan keputusan, sering kali menyebabkan kesalahan seperti penutupan posisi terlalu dini atau mengambil risiko berlebihan.
  • Manfaat Futures Trading:
    Futures trading menawarkan kemungkinan memulai dengan modal kecil karena adanya leverage tinggi, memungkinkan trader untuk bertransaksi dengan nilai kontrak yang lebih besar dari modal yang dimiliki. Fleksibilitas waktu adalah keuntungan lain, dengan pasar yang buka 24 jam sehari selama 5 hari kerja, memberikan kesempatan bagi trader untuk bertransaksi kapan saja, sesuai dengan jadwal mereka.


Langkah-langkah Memulai Futures Trading

  1. Pemilihan Broker dan Platform yang Tepat: Memilih broker dan platform yang sesuai sangat penting dalam perdagangan futures. Pastikan platform tersebut intuitif dan menawarkan berbagai jenis order untuk membantu manajemen risiko. Perhatikan juga biaya dan komisi yang kompetitif.
  2. Pengembangan Strategi Trading: Sebelum memulai, penting untuk memiliki ide yang jelas tentang tujuan Anda, apakah itu lindung nilai, spekulasi, atau diversifikasi portofolio. Pahami detail spesifikasi kontrak seperti tanggal kedaluwarsa, jam perdagangan, dan persyaratan margin. Gunakan analisis teknikal untuk menentukan titik masuk atau analisis fundamental untuk reaksi terhadap laporan inventaris.
  3. Analisis Teknikal dan Fundamental: Gunakan analisis teknikal untuk menginformasikan strategi masuk dan keluar dengan menganalisis data harga historis. Alat seperti Moving Averages dan RSI dapat membantu mengidentifikasi tren dan titik masuk atau keluar. Analisis fundamental dapat melibatkan evaluasi indikator ekonomi, volatilitas, dan korelasi dengan aset lain yang dapat mendukung strategi Anda.
  4. Manajemen Risiko: Strategi manajemen risiko harus mempertimbangkan jumlah modal yang bersedia Anda investasikan dan toleransi risiko Anda. Tentukan ukuran posisi futures Anda untuk meminimalkan kerugian sambil memungkinkan keuntungan. Gunakan stop-loss untuk membatasi kerugian dan diversifikasi antar pasar untuk mengurangi risiko portofolio secara keseluruhan.
Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788