Home
>
GOFX Article
>
Apa itu Trading Plan?
Apa itu Trading Plan?
Wednesday, 10 August 2022

Trading Plan itu apa sih sebenarnya?

Trading Plan merupakan rencana bertransaksi dalam instrumen Forex. Trading Plan ini sangat sederhana, berupa strategi dan hal-hal yang akan dilakukan selama melakukan Trading.

Ada hal-hal yang harus dipahami dan dipersiapkan terlebih dahulu, antara lain memahami jenis-jenis trading, mempelajari analisis trading dengan aplikasi simulasi trading atau akun demo, dan mempersiapkan modal, serta memiliki mindset trader yang profesional.

Persiapan Sebelum Trading

1. Memahami jenis-jenis Trading

Ada beberapa jenis trading yang populer di dunia saat ini, dengan karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan asetnya, yaitu:

  • Trading forex (foreign exchange) → Perdagangan kurs mata uang asing, dimana trader memilih pasangan mata uang yang tertentu untuk ditransaksikan. Sifat dari pasar kurs mata uang ini sangat fluktuatif dan merupakan pasar paling likuid di dunia, sehingga peluang keuntungan yang diperoleh bisa sangat tinggi.
  • Trading emas → Trading emas memiliki karakteristik yang hampir sama dengan trading forex. Perbedaannya terletak pada komoditas yang mendasarinya saja, yaitu emas. Fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh permintaan dan ketersediaan emas di dunia. Selain itu, ada juga nilai dolar Amerika Serikat yang turut berpengaruh padafluktuasi harga emas dan memilki hubungan yang cenderung negatif. Jika kita memilih untuk menjadi trader emas, maka kita juga harus selalu memantau nilai dolar Amerika Serikat. 
  • Trading saham → Aktivitas jual-beli saham atau surat berharga perusahaan untuk tujuan memperoleh profit dari fluktuasi harga tak menentu dalam periode waktu yang relatif singkat. Sehingga, sebagai seorang trader saham, Anda harus membuat keputusan yang tepat dalam waktu singkat untuk memperoleh capital gain.
  • Trading kripto → Memperjualbelikan mata uang digital berbasis tenknologi blockchain, seperti Bitcoin, Dogecoin, Litecoin, dan ribuan koin lainnya. Volatilitas pasar kripto sangat tinggi dibanding aset-aset lainnya. Setiap negara memiliki regulasi berbeda terkait mata uang kripto, namun di Indonesia mata uang kripto termasuk dalam jenis komoditas, bukan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Maka dari itu, perdagangannya diatur di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), satuan badan pengawas di bawah Kementerian Perdagangan.


2. Mempelajari analisis trading dengan aplikasi simulasi trading atau akun demo

Sebagai trader pemula, alangkah baiknya kita mempersiapkan diri dengan mempelajari teknik analisis sebelum melakukan live trading dengan menggunakan akun demo atau simulasi trading secara online. Ada dua jenis teknik analisis dalam trading yaitu analisis secara teknikal dan fundamental

Analisis teknikal merupakan pendekatan aktivitas pasar dengan data, grafik harga tertinggi, terendah, maupun volume perdagangan yang bertujuan untuk memprediksi harga di masa yang akan datang. 

Sementara analisis fundamental merupakan pendekatan yang menilai aset dari nilai intrinsik dan pengaruh lingkungan luar yang mempengaruhi fluktuasi harga dalam pasar uang. Ada beberapa aplikasi yang menyediakan akun demo untuk digunakan dalam mempelajari analisis dan mengecek strategi traders, seperti Meta Trader untuk trading forex dan emas derivatif.

3. Gunakan modal dengan "Cold Money"

Penggunaan modal dalam investasi sebaiknya menggunakan dana untuk kebutuhan tersier atau dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko yang akan terjadi saat masuk di dunia trading, sebab selalu ada risiko kerugian baik untuk sebagian atau seluruh dana yang digunakan, serta dalam waktu yang lama maupun dalam waktu singkat. 

Sebuah hukum berlaku dalam dunia investasi, dimana perolehan return yang besar dalam sebuah investasi akan berbanding lurus dengan risiko yang dihadapi. Jadi, jika Anda berani mengambil risiko yang kecil, maka potensi return yang diperoleh pun juga relatif kecil. Dalam hal ini, seorang trader perlu mempertimbangkan seberapa besar modal yang digunakan dan seberapa besar risiko yang mampu dihadapi ke depannya. 

Salah satu aturan yang dapat diterapkan adalah dengan tidak mentransaksikan lebih dari 30% modal yang dimiliki dalam satu kali transaksi, sehingga potensi kerugian dapat diminimalisasi. Jika ragu untuk membuka posisi, maka Anda dapat menerapkan prinsip “wait and see”. Kesempatan memang tidak datang untuk kedua kali, tetapi mengatur strategi untuk menang di lain waktu lebih baik daripada membuang uang hanya untuk ambisi sesaat.

4. Memiliki mindset trader yang profesional

Kebiasaan buruk trader pemula adalah memiliki mindset yang salah yaitu make money dalam jumlah besar, menganggap trading adalah jalan pintas untuk mendapatkan uang, dan trading untuk membayar hutang. Padahal trading memerlukan effort yang besar untuk mendapatkan profit besar yang tidak bisa instan. 

Tidak ada trader yang selalu sukses atau profit, sebab seorang trader bisa saja mengalami kerugian. Jika tidak memahami ilmunya dan tidak bisa menemukan sistem yang cocok dengan diri sendiri, maka trader dapat mengalami kerugian baik secara materi maupun psikologis. 

Mindset yang harus dimiliki oleh trader pemula adalah fokus pada proses bukan pada profit yang diperoleh dan selalu belajar dari kesalahan. Selain itu, perlu membangun sistem trading yang sesuai dengan karakter diri sendiri melalui proses perencanaan, kedisiplinan, fokus, dan evaluasi. Memiliki target profit harian juga sangat penting dalam trading karena hal ini dapat membangun konsistensi dalam diri supaya tidak serakah dalam menjalankan trading

Mulailah dengan modal kecil, karena jumlah dana yang besar juga tidak menjamin mendapat keuntungan yang lebih besar. Berpikir realistis harus dibangun juga dalam diri trader karena jika berharap terlalu besar dan tidak sesuai dengan kemampuan diri maka hanya akan mengalami kekecewaan, frustasi dan akhirnya mengalami kegagalan. Selain itu, seorang trader harus memiliki sifat yang sabar dan tenang, karena dalam dunia trading akan terjadi volatilitas harga yang tidak dapat diprediksi. 

Para trader pemula akan mudah tergiur dengan lonjakan harga sesaat dan cenderung mempertaruhkan semua modal yang dimiliki, sehingga akan berakhir dengan kerugian. Oleh karena itu, kesabaran sangat penting dimiliki para trader pemula supaya tidak gegabah dalam mengambil keputusan dalam mengambil posisi yang tidak menguntungkan.

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788