Home
>
GOFX Article
>
Apa itu FOMC? Pengertian, dan Dampak Keputusan FOMC
Apa itu FOMC? Pengertian, dan Dampak Keputusan FOMC
Monday, 27 March 2023

Diperbarui 2024

Apa itu FOMC?

FOMC adalah kependekan dari Federal Open Market Committee, yang merupakan dewan rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Kebijakan-kebijakan yang dihasilkan FOMC cenderung berdampak global dan akan selalu didahului oleh rumor, hingga market mampu terguncang sejak sebelum publikasi pengumuman FOMC. Strategi yang dipilih oleh FOMC berpotensi menimbulkan dampak secara global yang selalu diawali oleh kabar burung. Pasar pun turut terguncang baik sebelum atau sejak diumumkannya keputusan dari FOMC.

Secara struktural, Federal Open Market Committee (FOMC) merupakan komite yang beranggotakan para pejabat tinggi bank sentral Amerika Serikat yang disebut Federal Reserve (The Fed). FOMC mengadakan rapat secara berkala guna menentukan perubahan-perubahan atas kebijakan moneter AS, termasuk diantaranya suku bunga, stimulus moneter, program pembelian obligasi, dan lain sebagainya.  

Keputusan-keputusan yang diumumkan pasca rapat FOMC hanya berlaku di wilayah Amerika Serikat saja. Akan tetapi, para investor bakal menggunakannya sebagai dasar pengambilan keputusan investasi mereka. Karenanya, dampak putusan rapat FOMC bisa mempengaruhi kuat-lemahnya nilai tukar Dolar AS, naik-turunnya saham-saham di bursa efek AS, imbal hasil obligasi, dan lain sebagainya.

Imbas dari keputusan FOMC bisa muncul dalam waktu nyaris spontan, selain juga ada dampak kebijakan moneter jangka panjang. Trader yang telah mengetahui kebijakan baru tersebut dapat langsung melakukan aksi beli atau aksi jual di pasar forex. Karena efeknya sangat besar, maka harga-harga di pasar keuangan, termasuk forex dan saham, seringkali langsung bergerak hebat segera setelah keputusan diumumkan.

Dampak Keputusan FOMC Terhadap Trading Forex

Setiap pemegang saham perlu mengetahui dua istilah yang sangat populer yang berhubungan dengan keputusan FOMC, yaitu:

  • Hawkish --> Kebijakan ini memberikan dukungan pada penyempitan sektor keuangan, kenaikan tingkat suku bunga, atau mengurangi stimulus finansial. 
  • Dovish --> Kebijakan dovish dalam FOMC adalah keputusan yang lebih mengarah pada mengendurkan moneter, menurunkan tingkat suku bunga, dan meningkatkan stimulus keuangan. 

Kebijakan yang mengarah pada hawkish umumnya akan menunjang terciptanya penguatan terhadap mata uang Dollar Amerika Serikat. Sebaliknya, kebijakan yang mengarah pada dovish akan berpotensi menyebabkan pelemahan terhadap mata uang negara tersebut. Jika dikaitkan dalam dunia saham, USD akan mengalami penguatan dan penilaian pasar terhadap mata uang tersebut akan cenderung optimis apabila keputusan yang diambil oleh FOMC adalah hawkish.

Namun, mata uang Dollar AS sangat mungkin melemah atau menurun apabila FOMC mengambil kebijakan yang mengarah pada dovish. Bukan tidak mungkin mata uang semakin turun nilainya apabila pasar tidak mampu memprediksi keputusan FOMC.


Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788