a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.21500 -0.04%
GBPUSD 1.35190 0.03%
AUDUSD 0.76970 0.00%
NZDUSD 0.71560 0.10%
USDJPY 104.260 0.03%
USDCHF 0.89010 0.10%
USDCAD 1.27800 0.02%
GOLDUD 1844.960 0.01%
USD/IDR 14090 0.64%

Fokus USDJPY:

      1. USDJPY masih lanjutkan bias bullish
      2. Tensi AS-China jadi fokus kuat



Selasa, 12 Januari 2021 - Pasangan USDJPY pagi ini kembali lanjut naik untuk hari kelima berturut-turut di tengah penguatan USD dan katalis risiko yang beragam. Sementara dari dalam Jepang sendiri, perspektif fundamental masih beragam. Angka Transaksi Berjalan Jepang untuk November tumbuh melewati- perkiraan ¥1551 M menjadi ¥1878.4 M, tetapi Neraca Perdagangan - dengan Dasar BOP berkurang dari ¥971.1 M menjadi ¥616.1 M. Di sisi lain, perlu disebutkan bahwa kondisi pandemi dalam Jepang masih dalam kondisi yang mencengangkan dengan laporan bahwa pemerintah akan memperluas penguncian dari/ke Tokyo lebih meluas. Bersamaan dengan itu, pemerintah Jepang dikabarkan telah memutuskan untuk memberikan stimulus senilai ¥400 ribu kepada perusahaan kecil.
Terkait katalis risiko, di antaranya, meningkatnya pergolakan tensi AS-China dan ketakutan pandemi masih meluas sebagai fokus utama. Sementara obrolan tentang sanksi lebih lanjut terhadap China dan sikap persahabatan AS yang ditunjukkan pada Taiwan dan Hong Kong, juga dinilai memancing eskalasi lebih lanjut tensi kedua belah pihak. Di sisi lain. sementara ketidakpastian atas pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang bergabung untuk membebani risiko, harapan stimulus fiskal AS dan komentar optimis yang hati-hati dari pembuat kebijakan Fed baru-baru ini masih menjaga para petaruh risiko, sebelum menentukan arah pembalikkan yang lebih luas.
Pada saat penulisan, USDJPY masih coba jaga posisinya dengan fokus zona support penting terdekat di level 104.100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 104.400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 104.600 dan support terjauhnya di 103.800.

AUDUSD – AUDUSD ditutup defensif di sekitar ambang 0.77000, setelah turun ke level terendah dalam satu minggu pada hari sebelumnya di tengah penguatan USD yang luas. Angka inflasi optimis China untuk Desember dan Penjualan Ritel Australia yang dirilis optimis untuk November, belum dapat menarik pembeli AUDUSD di tengah tantangan risiko yang kuat. Namun, meskipun kekhawatiran C-19 terus menyebar dan kegelisahan politik AS bergabung dengan ketegangan antara AS-China untuk menantang risiko, ekspektasi stimulus baru di AS yang didukung oleh harapan vaksin masih menjaga penurunan harga tidak terjadi lebih dalam. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.76700 dan resistance di 0.77500.

EURUSD – Senada dengan aset sensitif risiko lainnya, EURUSD juga terseret ke bawah level terendah tiga-mingguannya, di dekat zona 1.21500. Kekhawatiran tentang keadaan virus COVID-19 di Eropa, serta laporan strain baru yang terdeteksi di AS dan Jepang, dan penurunan lebih lanjut dalam hubungan AS/China dengan pembukaan kembali yang sebelumnya lebih banyak berurusan dengan Taiwan, telah membebani sentimen sepanjang hari. Ke depannya, tidak ada rilis ekonomi penting lebih lanjut dari Eropa, selain pidato Lagarde minggu ini, sehingga selera risiko dan faktor valuasi USD, seperti kenaikan imbal hasil obligasi riil dan nominal AS, tetap menjadi pemegang setir harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.21200 dan resistance di 1.22000.

GBPUSD – Pasangan GBPUSD diperdagangkan di sekitar 1.35100 di akhir sesi kemarin, pulih dari terendah harian 1.34500, meski masih membukukan kerugian yang dalam dalam beberapa hari terakhir. Harga yang sempat bergerak pulih selama jam perdagangan AS, dengan permintaan USD yang "melunak". Namun demikian, pemulihan dibatasi oleh kesengsaraan fundamental Inggris, dimana PM Boris Johnson memperingatkan Inggris saat ini berada pada "saat yang sangat berbahaya" dalam pandemi, karena lonjakan kasus telah menekan sistem kesehatan dan kini pihaknya sedang "berpacu dengan waktu" di tengah kekhawatiran sistem kesehatan yang mungkin kewalahan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.34800 dan resistance di 1.35800.

NZDUSD – NZDUSD mengawali pekan ini dengan diperdagangkan di atas level 0.72000, namun menyerah di tengah kenaikan luas USD hingga tergelincir ke sekitar 0.71500. Di tengah kurangnya berita atau peristiwa penting di dalam Selandia Baru, USD masih bertindak sebagai setir aksi harga. Singkatnya, pasar telah diperdagangkan dengan bias defensif kemarin, dengan refleksi pasar (ekuitas, saham, komoditas, mata uang sensitif risiko - diterpa aksi jual), dan di sisi lain memacu daya tarik USD dan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71500 dan resistance di 0.72100.

USDCAD – Pasangan USDCAD sempat lanjut reli untuk naik ke level tertinggi dalam dua minggu di atas 1.28350 pada awal jam perdagangan tetapi terpantau berjuang untuk mempertahankan momentum bullishnya. Penguatan USD berbasis luas dan tekanan jual di sekitar minyak mentah di awal minggu telah memberikan dorongan untuk USDCAD. Harga minyak mentah acuan WTI, yang naik lebih dari 9% minggu lalu, kemarin sempat mencatatkan koreksi sebanyak 2% sebelum melakukan rebound, - dibalik aksi ambil untung yang dilatarbelakangi kekhawatiran terkait COVID-19 dan tensi AS-China. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.27500 dan resistance di 1.28000.

USDCHF – USDCHF terus melanjutkan dan mempertahankan bias tren bullishnya kemarin hingga reli ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan di atas angka 0.89200. Namun, jelang penutupan hari, harga secara mengejutkan berbalik tajam setelah dan kembali ke bawah 0.89000. Faktor utama yang mendorong USDCHF masih semuanya berkaitan dengan USD dan, secara lebih luas, minat pasar yang suram terhadap risiko. Kendati demikian, meskipun pasar ekuitas tampaknya hampir berhasil pulih kembali, secara luas sentimen risk-off masih belum dapat sepenuhnya dikoreksi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.88800 dan resistance di 0.89200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
06:50 JPY - Current Account 2.34T 2.00T 1.98T
17:-0:00 GBP - MPC Member Broadbent Speaks - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER