a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus USDCAD:

      1. USDCAD belum dapat lanjutkan apresiasi
      2. Pasar minyak masih sumbang katalis



Kamis, 08 April 2021 - USDCAD pagi ini terpantau melanjutkan apresiasinya ke atas 1.26000, mengkonsolidasikan tren naik dua hari ke tertinggi mingguan. Sentimen bearish di sekitar harga WTI membebani Dolar Kanada yang terkait dengan komditas energei, dan pada gilirannya, dilacak sebagai katalis utama harga. Harga minyak masih dirusak oleh peningkatan yang besar dalam persediaan bensin AS sementara kinerja ekuitas Asia yang beragam juga menambah beban. Dari dalam data sendiri, Kanada kemarin merilis angka Ivey PMI, yang merefleksikan Tingkat indeks difusi berdasarkan manajer pembelian yang disurvei oleh Ivey; untuk dirilis optimis di angka pembacaan 72.9, versus ekspektasi 62.0 - namun belum dicerna lebih dalam oleh pasar sebagai landasan untuk memasang posisi lebih jauh terhadap CAD.
Acara utama untuk sesi perdagangan pagi ini diawali oleh rilis risalah rapat FOMC bulan Maret; dimana risalah tidak menunjukkan kejutan baru dan oleh karena itu, tampaknya tidak memiliki banyak dampak pada aksi harga. Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden juga telah berpidato dengan mencatat bahwa Demokrat dan Republik akan bertemu dalam beberapa minggu mendatang untuk membicarakan infrastruktur dan menegaskan kembali bahwa dia tidak berencana menaikkan pajak pada siapa pun yang berpenghasilan kurang dari $400K per tahun dan bahwa pihaknya terbuka untuk proposal alternatif mengenai rencananya untuk meningkatkan pajak perusahaan AS menjadi 28%. Ke depannya, investor akan lanjut mencermati pidato Ketua The Fed Jerome Powell untuk arahan baru.
Pada saat penulisan, USDCAD balik konsolidasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.26000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.26400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.26600 dan support terjauhnya di 1.25500.

AUDUSD – AUDUSD mempertahankan posisinya dekat 0.76, merespon USD yang mempertahankan pemulihannya di tengah penutupan negatif sejumlah ekuitas dan rebound dalam imbal hasil Treasury. Sementara itu, dalam hal terbaru tentang pandemi, kekhawatiran tetap ada terkait penyebaran virus di India, Brasil, Jepang, Korea Selatan, dan Eropa, sementara badan medis Inggris dan UE baru saja merilis panduan terbaru untuk vaksin AstraZeneca, dengan yang pertama menyatakan bahwa ada beberapa kasus pembekuan darah langka sebagai efek negatif. Ke depan, perhatian masih senada dengan sikap pasar yang beralih pada tajuk di AS dengan pidato Ketua Fed Jerome Powell di virtual IMF. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.75900 dan resistance di 0.76400.

EURUSD – EURUSD naik sebelumnya ke atas zona 1.19100, menandakan level tertinggi dalam dua minggu, tetapi gagal bertahan dan ditarik kembali ke 1.1880 - meski sejauh ini, Euro termasuk yang berkinerja terbaik. Suasana pasar risk-off muncul setelah memudarnya harapan kenaikan suku bunga Fed lebih cepat, keraguan atas kekuatan pemulihan ekonomi AS dan kenaikan baru dalam imbal hasil Treasury, mengangkat sentimen di sekitar USD dan mengorbankan aset sensitif risiko seperti Euro. Sementara itu, aksi harga Dolar AS dan dinamika imbal hasil akan terus menjadi pengaruh utama dalam sikap pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18400 dan resistance di 1.18900.

GBPUSD – GBPUSD telah jatuh kembali ke posisi terendah baru hariannya dalam sesi baru-baru ini, meragukan pondasi kuatnya selama ini atas dinamika USD. Dalam hal mengapa GBP berkinerja buruk, tidak ada katalis fundamental yang tampaknya mendorong kelemahan tersebut. Malah sebaliknya, berita dari Inggris minggu ini sebagian besar bernada optimis, dengan PM Johnson mengumumkan bahwa Inggris akan dapat melanjutkan rencana pelonggaran pembatasan penguncian pada 12 April. Di sisi lain, narasi prospek ekonomi jangka pendek Inggris yang relatif kuat versus sebagian besar rekan-rekan negara maju mengingat peluncuran vaksin yang cepat dan penurunan infeksi, akan terus menjaga daya tarik Sterling. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37300 dan resistance di 1.37900.

NZDUSD – Kombinasi kekuatan divergen gagal memberikan dorongan yang berarti dan memaksa pasangan Kiwi untuk mengkonsolidasikan penurunan hari sebelumnya ke posisi terendah mingguan. Namun, nada bullish yang mendasari di pasar keuangan masih memperpanjang beberapa pondasi untuk Kiwi yang dianggap lebih sensitif terhadap suasana risiko. Namun, kenaikan sederhana Dolar AS menahan kenaikan yang berarti untuk pasangan secara luas. Sebagai arahan terbaru, data dari dalam Selandia Baru menunjukkan sinyal yang cenderung pesimis dengan data Prelim ANZ Business Confidence dirilis merosot dua kali lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya (-8.4 vs -4.1). Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69900 dan resistance di 0.70500.

USDCHF – Koreksi cukup dalam USDCHF secara luas katalisnya dilacak dari rendahnya daya tarik USD yang dalam hal ini melawan CHF sebagai safe-haven. Prospek optimis untuk pemulihan ekonomi AS yang relatif lebih cepat dari pandemi menjadi salah satu alasannya. Hal ini, bersama dengan rencana belanja infrastruktur Presiden AS Joe Biden lebih dari $ 2 triliun, yang masih memicu spekulasi tentang kenaikan inflasi AS, dan semakin meningkatkan keraguan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga sangat rendah untuk periode yang lebih lama. Fokus selanjutnya masih akan disita oleh tajuk utama dari AS, dengan Ketua The Fed Jerome Powell yang dijadwalkan akan berpidato malam hari nanti. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92700 dan resistance di 0.93300.

USDJPY – USDJPY mengkonsolidasikan pemulihan di bawah zona 110, karena investor menjadi berhati-hati di tengah sentimen pasar beragam yang menunggu pidato Ketua Fed Jerome Powell untuk dorongan perdagangan baru. Pasangan ini cenderung bergerak di tengah indeks Wall Street yang melihat perdagangan tenang menjelang musim laporan laba sementara investor masih mencerna risalah rapat FOMC Maret. Dari dalam Jepang, rilis data datang dari surplus Transaksi Berjalan Jepang dan ekuitas domestik negatif yang mendukung sentimen di sekitar Yen. Neraca Pembayaran Rekening Koran Jepang untuk Februari naik JPY 2,916.9 miliar vs. JPY 1,996 miliar yang diharapkan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.600 dan resistance di 109.900.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
00:45 US - President Biden Speaks - - -
01:00 US - FOMC Meeting Minutes - - -
23:00 US - Fed Chair Powell Speaks - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER