a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus AUDUSD:

      1. AUDUSD berbalik turun pagi ini
      2. Angka ketenagakerjaan Australia cukup optimis



Kamis, 15 April 2021 - AUDUSD gagal mempertahankan pondasinya sejak awal sesi, dan kini justru bergerak merah dengan mengkonsolidasikan kenaikan tertajam di hari sebelumnya dalam dua bulan terakhir. Sementara kelemahan luas USD dan optimisme pasar tampaknya mendukung pondasi pasangan kemarin, data ketenagakerjaan Australia yang kuat baru-baru ini justru kurang dihiraukan. Australia merilis data Perubahan Pekerjaan naik melampaui perkiraan 35 ribu menjadi 70.7 ribu, dibandingkan sebelumnya 88.7 ribu, sedangkan Tingkat Pengangguran berkurang di bawah 5.8% pembacaan sebelumnya dan 5.7% konsensus pasar menjadi 5.6%. Di sisi lain, penolakan PM Australia Scott Morisson terhadap masalah vaksin menawarkan pondasi ekstra untuk suasana hati yang berisiko.
Meskipun optimisme data bergabung dengan optimisme vaksin, kekhawatiran akan pergolakan baru AS-China tampaknya membebani suasana terbaru. Diplomat top China dari Hong Kong sekali lagi secara tidak langsung memperingatkan AS atas campur tangannya dalam urusan dalam negeri. Lebih lanjut, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen memberi isyarat untuk mengunjungi delegasi AS sambil mengatakan bahwa kegiatan militer China telah mengancam perdamaian regional. Awal pekan ini, China juga telah memperingatkan AS atas hubungan yang berkembang dengan Taiwan. Dengan berita utama ini, perselisihan kedua negara raksasa tersebut kembali dapat menantang sentimen.
Pada saat penulisan, AUDUSD masih konsolidasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.76800 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.77400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.77600 dan support terjauhnya di 0.76500.

EURUSD – Harga masih lanjut reli untuk tiga hari berturut-turut setidaknya hingga menutup sesi kemarin. Sementara optimisme ekonomi dapat dikutip sebagai katalis untuk aset sensitif risiko seperti Euro, kegelisahan vaksin dan tantangan geopolitik kini mulai kembali muncul ke permukaan. Dari dalam Eropa, sebelumnya pemimpin bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan bahwa respons fiskal AS diharapkan dapat mengangkat pertumbuhan Eropa sebesar 0.3% dalam jangka menengah. Ke depannya, rilis IHK Jerman untuk bulan Maret, diharapkan tetap tidak berubah pada 2.0% YoY, dapat memberikan arahan langsung menjelang angka Penjualan Ritel AS untuk bulan yang sama. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.19300 dan resistance di 1.19900.

GBPUSD – Terlepas dari harga yang memanfaatkan pelemahan USD dalam beberapa sesi terakhir, kekhawatiran terkait vaksin keluaran AstraZeneca dan gangguan pembekuan darah yang langka semakin menahan bulls GBP untuk memulai sesi harian baru. Investor sekarang tampaknya khawatir bahwa larangan sementara terhadap dosis untuk kelompok usia di bawah 30 tahun dapat menunda rencana pemerintah Inggris untuk membuka kembali perekonomian. Tidak ada data ekonomi penggerak pasar utama yang akan dirilis pada hari Kamis dari Inggris. Oleh karena itu, fokus utama adalah pada respons pasar terhadap pidato Ketua Fed Jerome Powell sebelumnya, dan data lapis satu dari AS yang akan mempengaruhi dinamika USD dan menghasilkan beberapa peluang perdagangan jangka pendek. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37500 dan resistance di 1.38000.

NZDUSD – Pasangan NZDUSD ditutup di wilayah positif sejak awal pekan hingga sesi Asia kemarin, setelah sempat menyentuh level terbaiknya dalam tiga minggu terakhir - meski kini masuk ke dalam fase konsolidasinya. Sebelumnya, RBNZ jadi fokus dengan mengumumkan bahwa suku bunga kebijakannya tidak berubah pada 0.25% seperti yang diharapkan. Dalam pernyataan kebijakannya, RBNZ menegaskan kembali bahwa prospek masih sangat tidak pasti dan mencatat bahwa pengaturan kebijakan saat ini akan tetap berlaku sampai mereka yakin bahwa target inflasi dan ketenagakerjaan akan tercapai. Pernyataan RBNZ tentang prospek kebijakan moneter gagal memicu reaksi pasar yang signifikan dan tekanan jual berbasis luas di sekitar USD memungkinkan NZDUSD untuk mempertahankan momentum bullishnya kemarin. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71100 dan resistance di 0.71800.

USDCAD – Tekanan di sekitar harha USDCAD seja sesi kemarin disumbangkan oleh harga acuan minyak mentah global yang melonjak ke level tertinggi dalam satu bulan, dengan data persediaan yang optimis telah bergabung dengan pelemahan Dolar AS. Tidak hanya itu, tetapi harapan untuk lebih banyak permintaan dari sektor energi juga mendukung kenaikan WTI. Di tempat lain, berita bahwa Saudi mencegat 2 rudal Houthi dan 4 drone serta pengumuman sanksi tambahan AS terhadap Rusia, tidak lupa kesiapan Iran untuk meningkatkan produksi uranium, menandakan tantangan terhadap pasokan minyak. Ke depan, pasar akan terus memantau katalis risiko sementara Penjualan Ritel AS untuk bulan Maret dapat membantu memperkirakan pergerakan Dolar AS dengan lebih baik. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25000 dan resistance di 1.25400.

USDCHF – Harga akhirnya coba mulai mengumpulkan upaya reboundnya sejak sesi kemarin, mengekor indeks dolar AS (DXY) yang juga memantul dari level terendah tiga minggunya. Di antara fokus yang ada, Ketua Federal Reserve Powell menegaskan kembali prospek pertumbuhan positif tetapi bersabar terhadap inflasi. Komentar Powell tentang komitmen Fed untuk langkah-langkah kebijakan moneter yang agresif memicu kelemahan dalam perbendaharaan AS, namun semakin menguji pasar. Selanjutnya, Penjualan Ritel AS untuk bulan Maret dan Klaim Pengangguran mingguan, tidak ketinggalan Survei Manufaktur Fed Philadelphia untuk bulan April akan menjadi kunci yang harus diperhatikan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92100 dan resistance di 0.92500.

USDJPY – USDJPY gagal memanfaatkan upaya rebound USD yang ingin bangkit dari level terendah multi-minggunya. Dalam hal ini Yen berarti masih mengungguli USD dalam hal pelarian pasar di tengah tantangan risiko. Di sisi lain, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda kemarin menyatakan keprihatinannya atas prospek pemulihan ekonomi yang lebih cepat dalam waktu dekat, menyusul pembatasan baru pada kegiatan ekonomi untuk menghadapi kebangkitan infeksi COVID-19. Pada hari Rabu Jepang mencatat lebih dari 4 ribu kasus COVID varian baru yang sangat menular. Hal ini, pada gilirannya, menambah daya tarik safe-haven Yen, dan pada saatnya penghindaran risiko di antara investor kemungkinan akan memberikan tekanan ke sisi bawah lebih lanjut. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 108.700 dan resistance di 109.200.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
08:30 AU - Employment Change 70.7K 35.2K 88.7K
08:30 AU - Unemployment Rate 5.6% 5.7% 5.8%
19:30 US - Retail Sales m/m - 5.8% -3.0%
19:30 US - Unemployment Claims - 703K 744K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER