Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.11690 0.03%
GBPUSD 1.20580 -0.02%
AUDUSD 0.68000 -0.07%
NZDUSD 0.64510 0.25%
USDJPY 106.730 -0.36%
USDCHF 0.97640 -0.08%
USDCAD 1.32240 -0.03%
GOLDUD 1.501 0.08%
COFR SEP19 819362 -1.00%
USD/IDR 14250 -0.25%

Fokus Crude Oil:

      1. Tarif 10% Trump ditunda hingga 15 Desember.
      2. Laporan mingguan stok minyak mentah AS dari EIA.



Rabu, 14 Agustus 2019 - Di perdagangan pagi ini harga minyak dibuka naik hingga 5 persen dibanding penutupan kemarin, bergerak di kisaran harga IDR 809,000 - 822,000 per barel. Harga minyak melonjak setelah Trump memutuskan menunda tarif 10 persen yang sedikit meredakan tensi antara AS - China, menyusul keputusan OPEC+ untuk berkomitmen memangkas produksinya serta ketegangan situasi di Timur Tengah telah menjadi katalis positif yang mengangkat harga minyak sejauh ini.
Dalam laporan yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) dini hari tadi menunjukkan persediaan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 9 Agustus turun sebesar 2.19 juta barel, sekaligus menandai rekor penurunan selama 9 pekan berturut - turut. Malam nanti Energy Information Administration (EIA) akan merilis laporan serupa yang memperkirakan pasokan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 9 Agustus akan turun sebesar 2,761 juta barel. Di pekan sebelumnya EIA melaporkan stok minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 2,385 juta barel, berbanding terbalik dengan laporan versi API yang menunjukkan penurunan sebesar 3.40 juta barel di pekan yang sama.
Presiden AS Donald Trump kemarin mengumumkan batas waktu pemberlakuan tarif 10 persen untuk barang impor asal China senilai 300 miliar dolar yang dijadwalkan akan berlaku efektif pada 1 September ditunda hingga 15 Desember mendatang. Trump mengatakan alasan penundaan tersebut agar tidak berdampak pada konsumen AS saat musim belanja Natal. Keputusan Trump tersebut diumumkan setelah Wakil Perdana Menteri Liu He setuju untuk berbicara lagi melalui telepon dalam 2 minggu ke depan dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.
Meski demikian Trump masih berencana untuk menerapkan tarif 10 persen di 1 September mendatang untuk barang - barang impor asal China dengan ketentuan kategori produk dimana China memasok kurang dari 75 persen dari total impor AS. Penundaan tarif hanya berlaku untuk produk yang dipasok China melebihi 75 persen dari total produk impor AS seperti telepon seluler dan laptop yang menguasai porsi impor AS di 2018 masing - masing sebesar 82 persen dan 94.5 persen. Produk asal China seperti televisi layar datar, hewan hidup, produk susu, ski, bola golf, lensa kontak, baterai lithium ion, dan mesin peniup salju termasuk dalam kategori produk yang dikenakan tarif tersebut.
Sementara itu mengutip dari kantor berita Iran ISNA (13/8), juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi mengatakan bahwa Iran telah memperkaya 370 kilogram uranium hingga konsentrasi 4.5 persen. Baik dari segi jumlah maupun tingkat pengayaan telah melanggar kesepakatan nuklir. Dalam kesepakatan nuklir 2015 Iran diperbolehkan untuk memperkaya 300 kilogram uranium ke tingkat yang tidak lebih tinggi dari 3.67 persen. Sebelumnya Iran telah memperingatkan selama beberapa bulan terakhir bahwa mereka akan secara bertahap menarik diri dari kesepakatan nuklir apabila tidak ada tindakan nyata dari Uni Eropa untuk melindungi ekonomi Iran dari sanksi AS.
Selain itu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kemarin juga mengatakan bahwa Iran akan terus mendukung gerakan Yaman Houthi menghadapi koalisi yang dipimpin Arab Saudi, sekaligus sekutu dari AS. Pernyataan Khamenei tersebut semakin memicu kekhawatiran akan semakin memanasnya situasi di Timur Tengah disamping tensi yang terjadi di jalur pelayaran Selat Hormuz.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance 845,000 - 870,000 serta kisaran Support 785,000 - 760,000.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
18:00 USA - MBA Mortgage Applications (Aug 9) - - 5.3%
19:30 USA - Export Price Index (YoY) (Jul) - -1.4% -1.6%
19:30 USA - Export Price Index (MoM) (Jul) - 0.0% -0.7%
19:30 USA - Import Price Index (YoY) (Jul) - -2.9% -2.0%
19:30 USA - Import Price Index (MoM) (Jul) - 0.0% -0.9%
21:30 USA - EIA Crude Oil Stocks Change (Aug 9) - -2.761M 2.385M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER