a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus USDJPY:

      1. USDJPY upayakan naik pagi ini
      2. Biden dan Suga dijadwalkan bertemu



Jumat, 16 April 2021 - USDJPY pagi ini mulai mencoba rebound sedikit demi sedikit, meski posisi tetap tertekan setelah penurunan hari kelima berturut-turut sebelumnya. Dari dalam Jepang, data survei Tankan yang optimis dapat dikutip sebagai katalis yang mendukung Yen dalam pergerakan saat ini. Serta, penguatan imbal hasil dan berita utama AS baru-baru ini menunjukkan pembicaraan AS-Jepang tampaknya memicu daya tarik pasangan. Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga akan mengadakan pertemuan di Gedung Putih sekitar pukul 13:30 GMT pada hari Jumat, dengan sesuai update terbaru dari pejabat Administrasi AS, kedua pihak akan berbicara lebih dalam terkait China dan kerja sama bidang teknologi. Hal tersebut berujung pada rilis indeks sentimen di antara pelaku industri Jepang yang menguat ke level tertinggi lebih dari dua tahun.
Terbaru ditawarkan, pagi ini pasar kembali dipaksa untuk mengingat pergolakan AS-China, dan oleh karena itu diskusi administrasi Washington dengan Tokyo dapat mendorong Beijing untuk menyampaikan kembali kemarahannya pada sikap politik Amerika. Berbicara tentang persepsi risiko lebih luas, yang juga menantang suasana pasar sebelumnya adalah sanksi AS terhadap Rusia dan artikel berita yang mayoritas mencakup saran akan pelarangan yang lebih lama pada penggunaan vaksin Johnson & Johnson. Ke depan, pertemuan pembuat kebijakan di AS dan data survei sentimen konsumen Amerika akan menjadi penting untuk diperhatikan sebagai dorongan baru, di tengah fluktuasi pasar obligasi AS.
Pada saat penulisan, USDJPY masih coba kumpulkan upaya rebound dengan fokus zona support penting terdekat di level 108.700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 109.000. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 109.200 dan support terjauhnya di 108.500.

AUDUSD – AUDUSD sedikit memperhatikan rilis data papan atas China hari ini, dengan fokus pasangan masih menyegarkan level intraday rendah di sekitar 0.7720. PDB Q1 China melambat di bawah perkiraan 1.5% dan 2.6% sebelum, untuk dirilis di 0.6% YoY, sedangkan Produksi Industri melemah menjadi 14.1% dibandingkan perkiraan 17.2% dan pembacaan sebelumnya di 35.1% pada bulan Maret. Namun, Penjualan Ritel meningkat dari 28.0% konsensus pasar dan 33.8% sebelumnya menjadi 34.2%. Tidak hanya data beragam dari pelanggan utama Australia, tantangan harga juga disumbangkan dari sentimen suram geopolitik dan berita utama pandemi, yang juga membebani persepsi risiko pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77100 dan resistance di 0.77600.

EURUSD – Harga sempat naik ke level tertinggi dalam empat mingguannya kemarin, dekat zona 1.1, tetapi kini berjuang untuk mempertahankan momentum bullishnya. Masih sama, valuasi pasar di sekitar USD di tengah fluktuasi imbal hasil obligasi Treasury AS dan persepsi risiko pasar telah menyetir sentimen di sekitar pasangan - sementara tidak ada katalis utama dari dalam Eropa. Data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS menunjukkan bahwa Penjualan Ritel di bulan Maret melonjak 9.8% setiap bulan, melampaui ekspektasi pasar untuk kenaikan 5.9%. Investor ke depannya akan menantikan rilis Indeks Harga Konsumen Inti (IHK) di kawasan Eropa yang diekspektasi tetap tidak berubah di 1.3% secara tahunan di bulan Maret. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.19300 dan resistance di 1.19900.

GBPUSD – GBPUSD sebelumnya naik untuk empat hari berturut-turut sejauh ini dalam seminggu, tetapi baru-baru ini mundur dari puncak tujuh hari di tengah pesimisme Brexit yang kembali setelah lama absen dari fokus pasar, serta pergeseran suasana risiko. Selama pertemuan penting dengan Wapres Komisi Eropa Maros Sefcovic, David Frost sebagai UK National Security Adviser tidak dapat memecahkan negosiasi pelik tentang protokol Irlandia Utara yang baru-baru ini memicu kekerasan di wilayah yang bermasalah. Di akhir pertemuan, juga disebutkan dalam berita bahwa blok tersebut bersikeras pada implementasi penuh protokol, termasuk pada serangkaian pemeriksaan perdagangan Irlandia Utara dan Inggris. Lebih lanjut memperumit masalah, Uni Eropa yang didukung untuk mengambil tindakan hukum atas sikap Inggris. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37400 dan resistance di 1.38000.

NZDUSD – Sebelumnya, pasangan Kiwi masih memanfaatkan suasana risk-on di pasar untuk memperpanjang posisi ke level tertinggi sejak 24 Maret lalu. Namun kini, koreksi pasangan berkutat antara kekhawatiran pasar akan tajuk geopolitik yang baru-baru ini kembali digaungkan oleh AS-China. Mempertimbangkan dorongan AS untuk mengumpulkan dukungan global vs China, ketegangan kedua pihak kemungkinan akan meningkat karena negara naga baru-baru ini memperingatkan AS atas peran masalah Hong Kong dan Taiwan. Di sisi domestik, Business NZ Performance of Manufacturing Index melonjak ke rekor 63.6 di bulan Maret dari 54.4, sebulan sebelumnya. Namun, data tersebut terbukti tidak menyumbangkan pondasi yang cukup kokoh bagi harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71300 dan resistance di 0.71800.

USDCAD – Pasangan USDCAD jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu kemarin, meski sempat mencoba melakukan rebound pada paruh kedua sesi. Tekanan jual di sekitar USD dan kenaikan harga minyak mentah menjadi sumber utama tekanan kuat bagi harga. Namun, rilis data yang optimis dari AS membantu USD tetap tangguh terhadap para pesaingnya. Di sisi lain, harga minyak mentah acuan West Texas Intermediate (WTI) kemarin kembali naik hampir 1% ke atas level $63, sehingga sulit bagi pasangan untuk meneruskan upaya reboundnya dengan dorongan terhadap CAD yang sensitif terkait komoditas. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25200 dan resistance di 1.25600.

USDCHF – Harga bergerak fluktuatif dalam tentang yang sempit di tengah tarik ulur persepsi risiko terhadap USD yang tetap berada di bawah tekanan jual, dengan sebagian besar rival utama memperpanjang kenaikan mingguan, salah satunya CHF. Fokus terhadap USD kali ini disumbangkan secara luas oleh rilis data Penjualan Ritel Maret AS yang pulih tajam, mencetak 9.8%, jauh lebih baik dari yang diantisipasi 6.3%. Selain itu, Klaim Pengangguran Awal menyusut menjadi 683 ribu di pekan yang berakhir 9 April, juga mengalahkan ekspektasi, sementara Survei Manufaktur Fed Philadelphia masuk di 50.2 pada April. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92200 dan resistance di 0.92400.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
09:00 CN - GDP q/y 18.3% 18.3% 6.5%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER