Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.17160 0.05%
GBPUSD 1.29290 -0.07%
AUDUSD 0.71570 0.11%
NZDUSD 0.66600 -0.05%
USDJPY 105.040 0.05%
USDCHF 0.91780 0.03%
USDCAD 1.33700 0.02%
GOLDUD 1959.350 -0.45%
COFR 599634 -0.34%
USD/IDR 14450 0.00%

Fokus Crude Oil:

      1. Trump mengatakan tidak mendukung semua yang ada dalam usulan proposal stimulus Covid-19.
      2. Laporan mingguan stok minyak mentah AS dari Energy Information Administration (EIA).



Rabu, 29 Juli 2020 - Harga minyak pagi ini terpantau berada di zona merah dan bergerak di kisaran harga IDR 597,000 - 601,000 per barel. Usulan paket stimulus yang mendapat pertentangan dari Trump menambah kekhawatiran akan pemulihan ekonomi AS ditengah melonjaknya kasus Covid-19 di negara tersebut. Selain itu, nada pesimis akan permintaan bahan bakar dari sektor penerbangan global juga turut membebani pasar minyak.
Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa ia tidak mendukung semua yang diusulkan dalam proposal stimulus baru Covid-19 senilai $1 triliun yang diajukan oleh Senat dari Partai Republik pada hari Senin. Namun, Trump tidak merinci lebih lanjut tentang apa yang tidak dia sukai tersebut. Sinyal akan alotnya negosiasi untuk disetujuinya stimulus tersebut menambah kekhawatiran akan pemulihan ekonomi AS ditengah meningkatnya kasus Covid-19 di AS yang saat ini telah melewati angka 4.3 juta kasus, dengan hampir 150 ribu orang meninggal dan puluhan juta warga kehilangan pekerjaan.
Sementara itu, menyusul langkah maskapai terbesar Eropa, Ryanair yang memangkas target penumpang tahunannya, International Air Transport Association (IATA) pada hari Selasa juga menurunkan perkiraan jumlah penumpang 2020 sebesar 55 persen, jauh lebih besar dari penurunan yang diperkirakan pada bulan April sebesar 46 persen. Prospek pemulihan untuk jumlah penumpang kembali ke tingkat sebelum pandemi, akan memakan waktu hingga 2024, ungkap IATA.
Persediaan minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 6.8 juta barel berdasarkan laporan dari American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 24 Juli. Untuk data resmi dari pemerintah akan dirilis malam nanti oleh Energy Information Administration (EIA). Diperkirakan untuk stok versi EIA akan terjadi kenaikan sebesar 357 ribu barel.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 650,000 - 680,000 per barel serta kisaran Support di IDR 550,000 - 520,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
18:00 USA - MBA Mortgage Applications - - 4.1%
19:30 USA - Goods Trade Balance - - $-74.34B
21:00 USA - Pending Home Sales YoY - - -5.1%
21:30 USA - EIA Crude Oil Stocks Change - 0,357M 4,892M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER