a

Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18110 0.07%
GBPUSD 1.36860 0.11%
AUDUSD 0.75810 0.36%
NZDUSD 0.69600 0.29%
USDJPY 108.720 0.19%
USDCHF 0.93550 0.03%
USDCAD 1.25750 -0.05%
GOLDUD 1734.300 -0.04%
USD/IDR 14420 0.21%

Fokus EURUSD:

      1. EURUSD bergerak hijau pagi ini
      2. Barometer risiko pasar sedang konsolidasi



Kamis, 25 Maret 2021 - Pagi ini, pasangan EURUSD mulai mencoba memulihkan kerugian cukup tajamnya sejak hari Selasa, dengan bantuan data aktivitas dari dalam Eropa yang dirilis akhir sesi kemarin. Perkiraan awal untuk IMP jasa UE dicetak pada 48.8, mengalahkan perkiraan 46, sementara output manufaktur melonjak menjadi 62.4 dari 57.9 pada bulan Februari. Di Jerman, indeks jasa pulih ke wilayah ekspansi, menghasilkan 50.8, sementara PMI manufaktur berada di 66.6. Kendati demikian, berita utama yang menggembirakan sebagian diimbangi oleh penguncian yang sedang berlangsung di dalam Uni. Dalam pandangan para analis, Euro tetap rentan terhadap Dolar AS di tengah peluncuran vaksin COVID yang cenderung lambat di tengah adanya gelombang virus baru, pembatasan baru, jika dibandingkan dengan negara lainnya.
Barometer risiko kemarin bereaksi terhadap pembaruan uji coba vaksin terbaru dari produsen AstraZeneca. Sebelumnya, selama dua minggu terakhir, beberapa negara Eropa telah berhenti menggunakan vaksin AstraZeneca atas tuduhan pembekuan darah, namun upaya pembelaan telah dilakukan oleh pihak produsen dan akhirnya mulai menunjukkan secercah optimisme. Di sisi lain juga mendukung pelonggaran pada suasana risk-off adalah ekspektasi stimulus lebih lanjut dari pemerintah AS. Sisi positif lainnya juga datang dari pemungutan suara Senat AS tentang perpanjangan Program Perlindungan Gaji (PPP) setelah berakhir di 31 Maret serta mengisyaratkan rencana pengeluaran infrastruktur senilai $ 3.0 triliun.
Pada saat penulisan, EURUSD masih bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.18100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.18400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.18800 dan support terjauhnya di 1.17800.

AUDUSD – Pasangan AUDUSD kemarin jatuh ke level terendah dalam lebih dari sebulan, tetapi berhasil menghapus penurunan hariannya untuk menyelesaikan sesi kemarin dengan penurunan harian kecil. Penilaian pasar terhadap USD tetap menjadi pendorong utama AUDUSD hingga pertengahan minggu. Di sisi lain, lingkungan pasar yang kerap berhati-hati dengan menghindari risiko cenderung meningkatkan daya saing USD terhadap mata uang sensitif risiko lainnya, seperti AUD. Di dalam Australia sendiri, kemarin Deputi Gubernur RBA Debelle mengatakan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga sampai mereka melihat inflasi secara berkelanjutan kembali ke kisaran 2-3% (yang diperkirakan belum akan terjadi hingga 2024). Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.75800 dan resistance di 0.76200.

GBPUSD – Dolar AS yang terus menguat kemarin telah menempatkan Cable lanjut berada di bawah tekanan. Pasangan ini terus diperdagangkan dalam kisaran intra-hari tetapi baru-baru ini turun kembali di bawah level 1.37000. Sebagaimana dicatat, kemarin GBP jadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di G10. Dalam hal perkembangan fundamental, laporan Inflasi Harga Konsumen Inggris yang sangat lemah untuk bulan Februari mungkin membebani Pound. Sebagai rekap; IHK utama tercatat 0.4% YoY (di bawah ekspektasi 0.8% YoY) dan 0.1% MoM (di bawah perkiraan untuk 0.5% MoM). Di tempat lain, sementara data survei PMI Inggris pada hari Rabu sangat kuat, begitu juga dengan PMI Zona Euro dan AS, yang menyebabkan rilis data tidak terlalu diapresiasi pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.36800 dan resistance di 1.37200.

NZDUSD – NZDUSD berjuang untuk rebound dari terendah multi-hari, meski tetap tertekan di dekat level terendah sejak November 2020 di tengah tantangan baru terhadap sentimen pasar dan kalender tipis di Asia. Di antara hal tersebut adalah; ketakutan akan refleksi dan pudarnya daya pikat Selandia Baru, di tengah data yang suram baru-baru ini, bergabung dengan perang perdagangan China dengan AS dan pergolakan geopolitik dengan Barat untuk membebani risiko. Di tempat lain, Fed dan Departemen Keuangan AS tetap teguh untuk menawarkan stimulus yang lebih banyak dan konsisten gagal meyakinkan pasar untuk juga membebani sentimen - membantu USD untuk kembali memegang peran dalam pasangan sensitif risiko seperti NZDUSD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69600 dan resistance di 0.70000.

USDCAD – Kemunduran terbaru dalam pembalikan risiko menunjukkan investor memangkas taruhan ke posisi lebih jauh untuk USDCAD., yang salah satu alasannya bisa dilacak dari langkah pemulihan WTI. Pasar minyak mentah menunjukkan pemulihan yang menakjubkan pada hari Rabu, dengan kontrak berjangka bulan depan untuk WTI naik dari kembali sentuh $ 61.00, yang berarti bahwa hampir semua kerugian tajam yang terjadi pada hari sebelumnya telah pulih. Berita bahwa kapal tanker besar kandas di Terusan Suez, telah memicu kekhawatiran kekurangan pasokan di Eropa dan Amerika Utara. Sementara itu, laporan persediaan minyak mentah mingguan EIA terbaru tampaknya dianggap bullish dengan adanya pengurangan pasokan bensin yang cukup signifikan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25500 dan resistance di 1.26000.

USDCHF – Harga mengikuti valuasi USD yang sempat memanfaatkan kenaikan imbal hasil obligasi dan Indeks Dolar AS (DXY) yang naik ke tertinggi baru sejak November 2020. Dari dalam AS, data menunjukkan pada hari Rabu bahwa Pesanan Barang Tahan Lama di bulan Februari turun sebesar 1.1%. Di sisi positif, laporan IMP awal IHS Markit mengungkapkan bahwa aktivitas bisnis di sektor manufaktur dan jasa terus berkembang dengan kecepatan yang tinggi. Sementara itu, serangkaian pidato dari perwakilan bank sentral AS juga diperhatikan secara seksama sejak awal pekan untuk memberikan arahan kondisi saat ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.93500 dan resistance di 0.93600.

USDJPY – Setelah menghabiskan sebagian besar hari dalam kisaran yang relatif ketat, pasangan USDJPY kembali memperoleh daya tarik dan menyentuh tertinggi harian di dekat level 109. Namun demikian, pasangan kehilangan momentum bullishnya dalam beberapa jam terakhir. Sebelumnya pada hari itu, Gubernur BoJ Kuroda menegaskan bahwa pelonggaran moneter akan bertahan lama dan menambahkan bahwa perlu waktu bagi mereka untuk mencapai target inflasi 2%. Di sisi lain untuk menguji suasana risiko, Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa Penjaga Pantai Jepang mencatat bahwa Korea Utara mungkin telah meluncurkan rudal balistik. Tidak akan ada rilis data ekonomi makro yang signifikan dari Jepang pada hari Kamis, oleh karena itu investor akan mencermati kembali barometer risiko pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 108.800 dan resistance di 108.900.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
15:30 CH - SNB Monetary Policy Assessment - -0.75% -0.75%
16:00 CA - BOC Gov Macklem Speaks - - -
16:00 EU - ECB President Lagarde Speaks - - -
16:30 GB - BOE Gov Bailey Speaks - - -
Tentative JP - BOJ Gov Kuroda Speaks - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER