Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.10730 0.04%
GBPUSD 1.28830 -0.03%
AUDUSD 0.68930 0.01%
NZDUSD 0.63750 -0.03%
USDJPY 109.150 -0.11%
USDCHF 0.99280 -0.05%
USDCAD 1.31540 0.03%
GOLDUD 1483.600 0.17%
COFR 801294 -0.31%
USD/IDR 13975 0.11%

Fokus Crude Oil:

      1. OPEC: Prospek pasar minyak pada tahun 2020 mungkin memiliki potensi naik.
      2. Iran akan mulai mengaktifkan fasilitas nuklir Fordow pada hari Rabu.



Rabu, 06 November 2019 - Di perdagangan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkonsolidasi di kisaran harga IDR 797,000 - 802,000 per barel. Ditengah lonjakan persediaan minyak mentah AS, harga minyak mendapat dukungan dari pernyataan bernada positif OPEC mengenai potensi kenaikan permintaan minyak di 2020 serta ditambah memanasnya tensi antara AS dan Iran. Meski demikian, pasar juga fokus memantau perkembangan seputar kesepakatan dagang fase pertama AS - China.
Stok minyak mentah AS dalam sepekan melonjak naik sebesar 4,260 juta barel berdasarkan data yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 1 November. Malam nanti Energy Information Administration (EIA) juga akan merilis laporan serupa. Diperkirakan untuk versi EIA akan terjadi peningkatan stok sebesar 2,721 juta barel.
Pada hari Selasa, OPEC merilis laporan Outlook Minyak Global 2019, dimana OPEC menurunkan angka perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak global, menjadi 104.8 juta bph pada 2024, dan 110.6 juta bph pada 2040. Produksi minyak mentah dan cairan lainnya diperkirakan akan menurun selama lima tahun ke depan, turun menjadi 32.8 juta bph pada 2024, kata OPEC. Meski demikian, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan pada hari Selasa bahwa prospek pasar minyak untuk tahun 2020 mungkin memiliki potensi naik yang membuat pemangkasan produksi lebih dalam perlu dipikirkan ulang.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran akan mulai menyuntikkan gas uranium UF6 (uranium hexafluoride) ke sentrifugal di fasilitas pengayaan bawah tanah Fordow mulai hari Rabu sebagai bagian dari langkah keempat Iran untuk mengurangi komitmen nuklir negara tersebut. Berdasarkan Kesepakatan Nuklir 2015, Iran setuju untuk mengubah Fordow menjadi "pusat nuklir, fisika dan teknologi" di mana 1,044 sentrifugal digunakan untuk tujuan selain pengayaan, seperti memproduksi isotop stabil, yang memiliki berbagai kegunaan sipil. Dengan menyuntikkan UF6 ke sentrifugal, fasilitas itu akan berubah statusnya dari pabrik penelitian menjadi situs nuklir aktif. AS menyebut langkah Iran sebagai "langkah besar ke arah yang salah" dan menambahkan bahwa Iran tidak memiliki alasan yang dapat dipercaya untuk memperluas program pengayaan uraniumnya.
Sementara itu, China dikabarkan mendorong Presiden AS Donald Trump untuk menghapus lebih banyak tarif atas produk asal China sebagai bagian dari kesepakatan dagang fase pertama, menurut sumber yang dekat dengan negosiasi tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 825,000 - 850,000 per barel serta kisaran Support di IDR 775,000 - 750,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:00 USA - MBA Mortgage Applications (Nov 1) - - 0.6%
20:00 USA - Fed's Evans speech - - -
20:30 USA - Nonfarm Productivity (Q3) - 0.9% 2.3%
20:30 USA - Unit Labor Costs (Q3) - 2.2% 2.6%
21:30 USA - Fed's Williams speech - - -
22:00 CAD - Ivey Purchasing Managers Index (Oct) - - 55.8
22:30 USA - EIA Crude Oil Stocks Change (Nov 1) - 2.721M 5.702M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER