Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.17300 -0.08%
GBPUSD 1.37790 0.02%
AUDUSD 0.75960 -0.26%
NZDUSD 0.69830 -0.26%
USDJPY 110.730 -0.06%
USDCHF 0.94330 0.16%
USDCAD 1.25600 0.16%
GOLDUD 1707.813 0.11%
COFR 863795 0.07%
USD/IDR 14520 0.21%

Fokus Crude Oil:

      1. OPEC+ revisi perkiraan permintaan minyak global 2021 dari 5.9 juta bph menjadi 5.6 juta bph.
      2. Prancis resmi berlakukan penguncian nasional ketiga untuk menekan gelombang ketiga pandemi.



Kamis, 01 April 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi di kisaran harga IDR 861,000 - 866,000 per barel. Pasar minyak mendapat dukungan dari keyakinan bahwa OPEC+ akan mempertahankan pemangkasan produksi seiring dengan meningkatnya ancaman gelombang ketiga pandemi yang berdampak pada melemahnya permintaan bahan bakar.
Dalam pertemuan Komite Teknis Bersama yang berlangsung pada hari Rabu, OPEC+ merevisi perkiraan permintaan minyak global untuk tahun 2021 menjadi 5.6 juta bph, turun dari perkiraan sebelumnya di level 5.9 juta bph. Pertemuan OPEC+ tingkat Menteri akan berlangsung pada hari Kamis untuk memutuskan mengenai kebijakan produksi. Diperkirakan OPEC+ akan tetap mempertahankan pemangkasan produksi melihat dari sinyal pesimis akan pertumbuhan permintaan minyak tahun ini.
Dari sisi pasokan dilaporkan bahwa stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 876,000 barel, ungkap data dari badan statistik Energy Information Administration (EIA) yang dirilis Rabu malam. Penurunan tersebut diluar dugaan yang sebelumnya memperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 107,000 barel. Meski demikian, EIA melaporkan kenaikan tipis untuk produksi minyak mentah dalam sepekan ke level 11.1 juta barel dari posisi pekan lalu di level 11 juta barel.
Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Rabu memerintahkan untuk melakukan penguncian nasional ketiga dan sekolah-sekolah akan ditutup selama tiga minggu untuk menekan gelombang ketiga pandemi di negara ekonomi terbesar kedua di Eropa itu. Meningkatnya ancaman gelombang ketiga memicu kekhawatiran akan arah permintaan bahan bakar.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 880,000 - 900,000 per barel serta kisaran Support di IDR 850,000 - 830,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
18:30 USA - Challenger Job Cuts - - 34.53K
19:30 USA - Continuing Jobless Claims - 3775K 3870K
19:30 USA - Initial Jobless Claims - 680K 684K
20:45 USA - Markit Manufacturing PMI Final - 59 58.6
21:00 USA - ISM Manufacturing PMI - 61.3 60.8

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER