Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.08720 -0.01%
GBPUSD 1.29570 0.00%
AUDUSD 0.67370 -0.15%
NZDUSD 0.64640 -0.19%
USDJPY 110.090 -0.12%
USDCHF 0.97810 -0.01%
USDCAD 1.32470 -0.03%
GOLDUD 1565.300 0.28%
COFR 699204 0.70%
USD/IDR 13655 0.10%

Fokus Crude Oil:

      1. Tingkat pemulihan dari wabah COVID-19 naik dari 1.3% menjadi 10.6%, ungkap Komisi Kesehatan Nasional China (12/2).
      2. EIA: Stok mingguan minyak mentah AS melonjak naik sebesar 7.5 juta barel.



Kamis, 13 Februari 2020 - Pasar minyak kembali stabil pada perdagangan semalam didukung oleh penurunan angka kasus infeksi baru ke level terendah sejak akhir Januari, serta meningkatnya tingkat pemulihan pasien COVID-19. Harga minyak pagi ini terpantau bergerak di kisaran harga IDR 696,000 - 704,000 per barel. Meski demikian, melonjaknya pasokan stok EIA dan OPEC+ yang masih menanti keputusan Rusia dan Kazakhstan memberi tekanan pada pasar minyak.
Pasokan minyak mentah AS dalam sepekan melonjak naik sebesar 7.5 juta barel berdasarkan laporan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) untuk pekan yang berakhir 7 Feb. Kenaikan tersebut jauh melebihi prediksi pasar yang sebelumnya memperkirakan stok akan naik sebesar 3 juta barel.
Komisi Kesehatan Nasional China pada hari Rabu mengatakan bahwa tingkat pemulihan pasien dari wabah coronavirus pneumonia (COVID-19) di China telah meningkat menjadi 10.6% dari level terendah 1.3% pada 27 Jan. Dari data statistik resmi, terpantau total 744 orang telah keluar dari rumah sakit, termasuk 417 di Provinsi Hubei, dan pada akhir hari (12/2), total 4.740 orang telah keluar dari rumah sakit setelah pemulihan.
OPEC+ pada hari Rabu secara resmi memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak mentah global tahun 2020 sebesar 230,000 bph menjadi 990,000 bph, akibat dampak dari wabah, yang oleh WHO dikategorikan sebagai "COVID-19", diambil dari kata "Corona", "Virus", "Diseases" dan angka yang mewakili "2019".
Sementara itu, pasar masih menunggu keputusan Rusia dan Kazakhstan terkait rekomendasi dari Komite Teknis Bersama (JTC) OPEC+ pada minggu lalu untuk memperdalam pemangkasan produksi minyak sebesar 600,000 bph. Meski Pemerintah Rusia belum mengumumkan secara resmi untuk mendukung pemotongan lebih dalam, namun mayoritas perusahaan minyak Rusia setuju untuk memperpanjang pemangkasan hingga setidaknya di kuartal kedua, ungkap pejabat senior Lukoil pada hari Rabu.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 715,000 - 725,000 per barel serta kisaran Support di IDR 690,000 - 680,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
20:30 USA - Consumer Price Index (MoM) (Jan) - 0.2% 0.2%
20:30 USA - Initial Jobless Claims (Feb 7) - 210 K 202 K
22:30 USA - EIA Natural Gas Storage Change (Feb 7) - - -137 B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER