Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.09140 0.01%
GBPUSD 1.29500 0.07%
AUDUSD 0.67130 0.25%
NZDUSD 0.64040 0.98%
USDJPY 109.770 0.08%
USDCHF 0.97590 -0.07%
USDCAD 1.32840 -0.04%
GOLDUD 1567.430 -0.02%
COFR 689506 -1.19%
USD/IDR 13640 0.11%

Fokus Crude Oil:

      1. Jumlah infeksi baru virus korona di China hari Selasa merupakan level terendah sejak 30 Jan.
      2. EIA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan gobal minyak tahun ini sebesar 310,000 bph.



Rabu, 12 Februari 2020 - Harga minyak pada perdagangan kemarin sempat terkoreksi naik setelah data kasus infeksi baru wabah korona turun ke level terendah sejak 30 Januari, yang sedikit meredam kekhawatiran pasar. Namun, pagi ini harga minyak kembali berada di zona merah dan terpantau bergerak di kisaran harga IDR 680,000 - 689,000 per barel setelah EIA memangkas proyeksi permintaan global tahun ini ditengah melonjaknya pasokan stok minyak AS serta ketidakpastian langkah yang akan diambil oleh OPEC+.
Pasokan minyak mentah AS dalam sepekan melonjak naik hingga mencapai 6 juta barel berdasarkan laporan yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) dini hari tadi. Malam nanti, Energy Information Administration (EIA) akan merilis laporan serupa, dimana untuk stok versi EIA diperkirakan akan naik sebesar 2.9 juta barel, setelah kenaikan di pekan sebelumnya sebesar 3.3 juta barel.
Energy Information Administration (EIA) pada hari Selasa memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini sebesar 310,000 bph akibat wabah virus korona yang berdampak pada penurunan permintaan dari China selaku importir terbesar minyak mentah.
Perkembangan terbaru terkait virus korona pada kapal pesiar di Jepang menyebutkan jumlah penumpang yang positif terkena korona naik sejumlah 39 orang, sehingga total menjadi 175 orang, ungkap Menteri Kesehatan Jepang pada hari Rabu. Sementara itu, jumlah korban tewas akibat wabah korona di China hingga hari Selasa telah mencapai 1,113 korban dan total jumlah infeksi mencapai 44,653 pasien, kata Komisi Kesehatan Nasional China. Meskipun jumlah infeksi baru pada hari Selasa dikonfirmasi sebesar 2,015 kasus, namun angka tersebut merupakan level terendah sejak 30 Januari.
Larangan bepergian ke dan dari China membuat penggunaan bahan bakar di dalam terpangkas hingga sekitar 7 persen atau sebesar 940,000 bph, ungkap dua kilang terbesar China. Perusahaan bahan bakar asing seperti Vitol, Shell dan Litasco telah bersiap-siap untuk menyewa supertanker untuk menyimpan minyak mentah yang akan ditujukan ke China.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 700,000 - 710,000 per barel serta kisaran Support di IDR 670,000 - 660,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:00 USA - MBA Mortgage Applications (Feb 7) - - 5%
20:30 USA - Fed's Harker speech - - -
22:30 USA - EIA Crude Oil Stocks Change (Feb 7) - 2.9 M 3.3 M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER