Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.19780 -0.04%
GBPUSD 1.37790 -0.05%
AUDUSD 0.77260 -0.08%
NZDUSD 0.71380 0.04%
USDJPY 108.900 -0.03%
USDCHF 0.92250 0.10%
USDCAD 1.25200 -0.02%
GOLDUD 1736.100 -0.03%
COFR 917318 0.30%
USD/IDR 14600 0.00%

Fokus Crude Oil:

      1. IEA perkirakan permintaan minyak global tahun ini akan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi AS dan China.
      2. Komisi Uni Eropa memutuskan untuk mengakhiri kontrak vaksin AstraZeneca dan J&J setelah jatuh tempo.



Kamis, 15 April 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish di kisaran harga IDR 915,000 - 920,000 per barel, didukung oleh data penurunan pasokan minyak AS serta optimisme IEA dalam proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini. Meski demikian, potensi gangguan program vaksinasi akibat isu yang melanda vaksin J&J baru-baru ini berpotensi menghambat proses pemulihan pandemi Covid-19.
Badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam merilis laporan yang menunjukkan stok minyak mentah AS dalam sepekan turun sebesar 5.89 juta barel untuk pekan yang berakhir 9 April. Penurunan tersebut jauh lebih besar dari prediksi sebelumnya yang memperkirakan penurunan sebesar 2.89 juta barel. Sementara untuk produksi minyak mentah naik ke level 11 juta barel dari pekan sebelumnya yang berada di level 10.9 juta barel.
Menyusul proyeksi positif sebelumnya dari OPEC dan EIA mengenai permintaan minyak global, International Energy Agency (IEA) pada hari Rabu juga merilis laporan bulanan yang memperkirakan pertumbuhan konsumsi minyak global tahun ini akan meningkat sebesar 230,000 bph menjadi 5.7 juta bph seiring dengan pertumbuhan ekonomi AS dan China. Lembaga yang berbasis di Paris dan menjadi penasihat sebagian besar ekonomi utama dunia itu juga menambahkan bahwa meskipun pasokan OPEC+ kembali pulih dalam beberapa bulan ke depan, persediaan global akan menurun tajam pada paruh kedua tahun ini. IEA meningkatkan perkiraan permintaan dari AS sebesar 360,000 bph pada kuartal kedua, dan 370,000 bph pada kuartal ketiga. Untuk proyeksi permintaan dari China tahun ini juga dinaikkan sebesar 160,000 bph.
Sementara itu, Komisi Uni Eropa pada hari Rabu mengumumkan untuk tidak memperbarui kontrak vaksin Covid-19 tahun depan dengan AstraZeneca dan Johnson & Johnson (J&J). Panel penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada hari Rabu memutuskan untuk menunda selama seminggu atau lebih mengenai keputusan atas kelanjutan suntikan dengan vaksin J&J.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 935,000 - 915,000 per barel serta kisaran Support di IDR 905,000 - 885,000 per barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 USA - Retail Sales MoM - 5.9% -3%
19:30 USA - Retail Sales ex Autos MoM - 5% -2.7%
19:30 USA - Continuing Jobless Claims - 3700K 3734K
19:30 USA - Initial Jobless Claims - 700K 744K
20:15 USA - Industrial Production MoM - 2.8% -2.2%
21:00 USA - Business Inventories MoM - 0.5% 0.3%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER